Banana swingarm menjadi satu fitur yang bisa dibilang wow untuk motorsport. Tak semua motorsport dibekali lengan ayun pisang yang biasanya terbuat dari alumunium dan harganya mahal ini! Tak hanya harga mahal yang bikin doi disukai, tetapi karena memang terlihat keren dan membuat aroma GP semakin terasa di motor.

Unterzug- oder Bananen-Schwinge Zweitakter

Lengan ayun model ini sepengamatan saya mulai dikenal di akhir tahun 80an. Lengan ayun banana dipakai menggantikan lengan ayun dengan stabilizer. Bentuknya yang lebih kokoh dan cantik membuatnya begitu digemari, apalagi khasiatnya terbukti mujarab. Oh ya, bentuk swingarm banana memang melengkung ke bawah. Contohnya di  Suter MMX500 ini. Atau kalau Bro googling, NSR 500 tahun 1989 juga sudah mengadopsinya.

Nah, swingarm banana itu sebenarnya tipikal 2 tak Bro, karena ada perut knalpot, makanya bentuknya menyisakan banyak ruang di bawah motor tempat perut knalpot. NAh, di motor jalanan sekarang yang 4tak, bentuk banana agak ditinggalkan karena memang tak membutuhkan ruang khusus untuk perut knalpot layaknya 2 tak. Namun, lengan ayun yang tadinya dikatakan menggunakan stabilizer itu semakin solid dan utuh, jadi bentuknya pipih dan melebar secara vertikal. Kalau dipikir-pikir, jadi seperti per daun ya.. Maklum, lengan ayun itu sebenarnya memerankan peran suspensi ketika motor itu rebah! Makanya butuh daya redam tertentu juga.

Yamaha-YZF-R1-121_Unterzug- oder Bananen-Schwinge

Motor macam R1 sebelum R1 anyar menggunakan lengan ayun yang mirip dengan M1 atau RC213V yang melebarnya ke bawah. Di motor-motor MotoGP terkini, memang lengan ayun melebar ke bawah. Itu memang kalau dilihat menggeser titik berat motor lebih rendah yang bisa meminimalisir highsider, tetapi jadi membuat motor kurang agresif atau kalau berlebihan cenderung lebih mudah tergelincir karena harus menikung lebih miring dibandingkan motor yang titik beratnya tinggi. Alasan utamanya sih sebenarnya karena tanki motor MotoGP sekarang letaknya di bawah jok, makanya butuh ruang lebih. Karena itulah lengan ayun melebar ke bawah. Dan, katanya juga lebih bisa melettakkan suspensi lebih rendah sehingga dudukan ke rangkanya bisa kuat tanpa harus menambah bobot rangka karena harus memperkuat rangka sebelah atas.

Nah, di R1 dan R1M terbaru, lengan ayun kembali melebar ke atas. Alasannya ya mudah saja, toh mereka tak butuh ruang di bawah jok untuk tanki bahan bakar! R1 anyar dan R1M lebih membutuhkan tempat di bawah untuk knalpot! Yup, knalpotnya memang harus didesain begitu dan sebesar itu Bro kalau mau lulus regulasi.

sumber:

http://www.motorradonline.de/vermischtes/ps-leserfrage-zur-motorrad-technik/750462