020_PS_2016_07_90_Tuneup_Spezial_Auspuffanlage_1024

Ini bukan knalpot Honda CBR250RR Bro, tapi knalpot Ducati 959. Yup, knalpot underbelly yang beberapa tahun belakangan ini ngetrend di Panigale series dan KTM Duke sudah lewat masanya. Meskipun unggul karena berat motor semakin seimbang dan bobot knalpot terpangkas, knalpot model ini habis masa depannya di Eropa karena aturan Euro4.

Karena kebisingan di Euro4 semakin diredam dan emisi semakin ketat, maka produsen pun harus menyesuaikannya. Nah, korbannya ya desain knalpot! Masih ingat kan knalpot Panigale untuk pasar Jepang yang jadi panjang dan besar? Nah, Ducati yang mengikuti Euro4 harus mengubah desain knalpot Panigalenya jadi seperti ini! Hmm apa Honda sudah memantaunya ya? Wah CBR250RR bakal semakin mirip dengan motor-motor balap Ducati nih hehe..

Yang ikutan puyeng juga produsen knalpot aftermarket Bro! Aturan Euro4 mewajibkan db-Killer tak lagi bisa dibongkar pasang, melainkan harus dilas! Eng ing eng… Semakin susah kalau mau akal-akalan! Tidak hanya itu, tingkat kebisingannya pun tak boleh lebih keras dibandingkan knalpot standar! Bubar ga tuh…Belum selesai Bro, peningkatan tenaga pun diwajibkan maksimal plus minus 5% saja dibandingkan versi standar!

Perusahaan macam Akrapovic sangat serius menghadapi aturan baru ini. Mereka dikabarkan sangat banyak melakukan tes untuk mendapatkan hasil maksimal. Mereka kesulitan mendapatkan bunyi knalpot khas Akrapovic, ya iyalaaaaah..ga boleh lebih keras dibandingkan yang standar. Dalam kondisi tertentu, saat Euro 3 diwajibkan maksimal 80 db, Euro 4 minta 77 db dengan kondisi lebih ketat dibandingkan Euro 3!

Oh ya, keadaan ga enak ini bagi penggemar motor sport akan kembali terulang dengan hadirnya Euro5 tahun 2020 mendatang hehehe…siap-siap motor keluaran lama di Eropa bertahan harganya..karena bunyinya boleh lebih keras wkwkwkw…

Sumber:

http://www.motorradonline.de/auspuff/tuning-spezial-auspuffanlagen/750502