20160928_124936-1

Ini sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa, buat produsen otomotif, ini sama saja dengan kita disuruh bikin mie instant, hampir pasti ga ada kata gagal!

Produsen Jepang sudah menggunakannya, sebut saja Honda yang mendayagunakan mesin CBR ke CB, atau Yamaha dulu menggunakan mesin R-Series ke FZ dan Suzuki yang menurunkan mesin GSX-R ke GS atau GSF.

Buat BMW, setahu saya baru sekarang dengan hadirnya S1000RR. Mesin S1000RR yang paling powerful di kelas Superbike hingga sekarang (nonturbo lho ya..), menjadi jaminan mutu untuk motor-motor setelahnya yang dibekali dengan mesin S1000RR yang dijinakkan settingnya. Bukan cuma hemat sumber daya produksi dan mempermurah parts, cara ini terbukti ampuh membuat konsumen berhenti mempertanyakan: bagaimana daya tahan mesinnya? Yup, mesin eks balap dibuat loyo, logikanya ya pasti awet! Bisa dikasarin sekali-sekali! Bahkan sering-sering! Rasa PD pun secara psikologis kebawa, padahal mesinnya bertenaga jauh di bawah tenaga versi racingnya.

BMW dengan S1000R dan S1000XR pun ketularan larisnya S1000RR. Para peturing BMW yang merasa mesin Boxer kurang agresif, kini bisa melirik produk BMW bermesin 4 silinder turunan S1000RR.

20160808_111047

Bagaimana di tanah air? Pola ini kebaca juga lho..ya kan??? Bedanya bukan dari motor superbike turun ke motor touring atau naked bike, melainkan dari motor sport 150cc ke bebek! Siapa yang mengawali??? Vixion dengan MX? Bukaaaan… Honda CB150 dengan Sonic?? Haha..itu lebih ngaco lagi…

Yang mulai ya Suzuki FXR 150 yang mesinnya jadi basis mesin Satria 150 FU! Dan terbukti sukses kan???

Nah, sekarang, kalau gosipnya mesin touring Inazuma akan dipakai untuk ditaruh di GSX-R250, yakiiiiin tuh gosip benar?? Yakin Suzuki mau harakiri begitu??? Ki Gede Anue menjamin gosip itu 99%tak akan terjadi! Pria yang semakin ga jelas ini bahkan menantang: “Gantung gw di pohon semangka!”

Iklan