Salah satu motor yang masuk kategori super mahal di Intermot, selain RC213V-S tentunya, adalah BMW R66.

20161008_131428

Dan yang namanya motor klassik, dipastikan akan tambah mahal. Kalau kita sedang mengamati motor klassik, selain mengamati keindahan, material dan teknologi di zamannya, ya ibarat baca prasasti hehe.., kita juga melihat tingkat orisinalitasnya.

20161008_113149Kalau motor yang satu ini tak perlu dipertanyakan orisinalitasnya, lah punyanya BMW sendiri gitu lho.. Toh kalau dibuat parts setelahnya di dalam pabrik BMW, kan tetap dibilang orisinal BMW hehe…

20161008_113216-1

BMW memperkenalkan R66 tahun 1938 bersama beberapa BMW bermesin boxer lainnya, yakni R51, R61 dan R71. Yup, rangkaian motor besar berkapasitas 500 hingga 750 cc ini memang moge di zamannya.

20161008_113255

BMW R66 berkapasitas 597 cc dari dua piston yang tertanam di dalam mesin khas BMW, yakni mesin boxer. Tenaga yang dihasilkan termasuk besar di zamannya, yakni 30 PS @5300 rpm, cukup untuk menggerakkan motor berbobot 187 Kg ini untuk mencapai top speed hingga 140-145 Km/jam.

20161008_113144

Motor yang mulai dipasarkan tahun 1939 ini, meskipun hanya segitu top speednya, doi sudah menjadi motor dengan top speed tertinggi di antara motor BMW lainnya yang diproduksi sebelum PDII.

20161008_131440

Motor dulu dijual seharga 1669 Reichsmark. Hmmm, yang pasti sih tetap bisa dibilang barang mewah di zamannya.. Motor ini juga menawarkan inovasi lho, yakni suspensi belakangnya hehe.. ingat, tahun segitu masih banyak motor rigid Bro.. Jadi bisa dibilang, ini motor rajanya nyaman di kala itu.

20161008_113234

Oh ya, ada 2 kesamaan besar antara BMW R66 dan Suzuki Smash milik keluarga Sesat. Sama-sama 4 percepatan dan rem tromol depan belakang hehe…