Posisi 10: Yamaha YZF-R6 : 100 unit.

Motor andalan Yamaha dan juga pernah digeber Doni Tata di WSS cukup cerah masa depannya. Dengan segala pembaruannya, doi bisa berharap, tahun depan dapat posisi lebih baik dibandingkan posisinya tahun ini. Cukup sulit memang bertahan di kelas 600cc yang semakin tak dilirik ketimbang motor 1000cc. Yang membuat motor ini tetap diminati selain harganya yang ekonomis adalah kelincahannya.

Platz 9: Kawasaki Ninja ZX-6R 636 - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 114.

Posisi 9: Kawasaki Ninja ZX-6R 636 :114 unit

Menyandang nama besar Ninja dan punya kapasitas lebih besar dibandingkan rival-rivalnya, jelas doi yang paling kencang di lintasan dibandingkan motor balap 600cc pabrikan lain. Karakter mesin dan handlingnya juga dipuji media. Tak heran, doi lebih laris sedikiiiit dibandingkan Yamaha R6!

Platz 8: Honda CBR 600 RR - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 135.

Posisi 8: Honda CBR 600 RR : 135 unit.

Bagaimanapun Juga, Honda memang lebih unggul! Slogan yang selalu membuat crew Blog Sesat ngakak dan sering digunakan untuk meledek brand lain saat si sayap kepak menang. Di antara motor 600cc lainnya, CBR600RR bisa dibilang paling menang besar. Bukan hanya di puncak penjualan kelas supersport, tapi dengan segala kekurangannya, doi lebih laris dibandingkan kompetitor. Bukan yang terbaru, bukan yang tercepat, bukan yang terbesar tenaganya, tapi bisa juara dalam hal penjualan. Inilah yang namanya image yang terbentuk dari segala keunggulannya begitu menentukan! Honda dikenal sebagai produsen motor matang, nyaman, memperhatikan seluruh aspek! CBR600RR pun bisa melangkah keluar dari pertarungan 600cc sebagai legenda, yup, juara di penjualan di tahun terakhirnya dijual karena Honda enggan membuat versi Euro4nya.

Platz 7: Ducati 959 Panigale - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 193.

Posisi 7: Ducati 959 Panigale : 193 unit

Motor selanjutnya adalah si sexy yang bikin pemilik CBR250RR ingin mencat merah polos motor mereka dan mengganti knalpotnya supaya mirip. Panigale versi junior ini memang aneh ccnya, diciptakan untuk jualan memang, sebab tak bisa dilombakan di WSS maupun WSBK! Keoptimisan Ducati terbayar, di Jerman, penjualannya masuk kategori membahagiakan!

Posisi 6: Honda CBR 1000 RR : 274 unit

Sekali lagi…Bagaimanapun juga, Honda memang lebih unggul!  Memang CBR1000RR ada di papan terbawah kelas 1000cc, tetapi mengingat motor ini sudah terbit nyaris tanpa evolusi besar sejak 2008, kurang menang besar apa coba???? Tahun 2008, CBR memang superbike terbaik, nah tahun ini, dia mah apa atuh? Namun, tetap saja lebih laris daripada motor supersport. Ini menandakan, memang superbike pasarnya lebih besar dibandingkan supersport. CBR si motor puritan tentu bisa berharap lebih tahun mendatang, generasi terbarunya yang lebih ringan belasan Kg, lebih bertenaga, dan yang pasti sudah manteb riding assitentnya telah lahir! Blog Sesat memprediksi, doi tahun depan akan masuk 3 besar penjualan superbike di Jerman!

Posisi 5: Aprilia RSV4 : 305 unit

Cukup mengejutkan adalah Aprilia RSV4 di posisi 5! Motor superganteng yang lumayan mahal ini cukup membahagiakan penjualannya! Kalau dipikir-pikir, sebenarnya posisi 5 wajar sih. Sebab doi satu-satunya motor superbike bermesin V4 dengan harga terjangkau di pasaran saat ini! Pernah menjadi motor juara WSBK dan terbukti mendapat pujian media untuk performa mesin dan handlingnya, plus senantiasa di-upgrade, RSV4 layak banget ada di 5 besar!

Posisi 4: Yamaha YZF-R1 :352 unit

Jualan Yamaha R1 di Jerman termasuk gampang, maklum, banyak fansnya. R1 dikenal sebagai superbike bermesin tahan banting dan menyenangkan dikendarai. Motor yang baru 1 kali juara WSBK ini terbantu penjualannya dengan revisi besar-besaran dibandingkan R1 generasi sebelumnya. Karakter mesin yang ganas dan menjanjikan 200PS, mirip M1 MotoGP, riding assistent mutakhir, wajar saja motor ini laris! Sebuah bukti, bahwa motor superbike memang harus selalu update! Contoh yang ga update dihukum pasar ya Suzuki! Gila kan…Gixxer 1000, Gixxer 750 dan Gixxer 600, tak satu pun masuk top 10 penjualan! Namun, tahun depan beda cerita Bro… Kan Suzuki sudah kembali berinovasi hehe…

Posisi 3: Kawasaki Ninja ZX-10R: 376.

Masuk 3 besar! Motor juara WSBK dan dominator baru di WSBK sangat layak berada di posisi 3. ZX-10R kini tak lagi dikenal sebagai motor berpower terbesar saja melanjutkan tradisinya, tetapi kini tampil matang di semua lini! Dengan harga termasuk bersahabat dengan kualitas juara di semua lini, rasanya sih Ninja harusnya bisa ada di posisi ke-2! Yang Blog Sesat bisa kritisi dari Ninja adalah: warnanya…Sudah terlalu lama monoton!

Posisi 2: Ducati 1299 Panigale : 443 unit

Kaget ada Panigale di posisi ke-2? Jangan kaget Bro.. buat mayoritas bikers Jerman, bunyi V2 itu lebih indah dibandingkan bunyi inline 4! Apalagi desain plus nama besar plus tradisi Ducati sebagai motor yang juga mengedepankan estetika dan eksotisme… Tak heran, inilah yang begitu digilai di Jerman! Kalau bicara desain, mayoritas pasti tunjuk Ducati! Soal daya tahan dan perawatan, itu nomor dua! Oh ya, Ducati termasuk motor dengan nilai penyusutan yang kecil di Jerman. Tampaknya bikers Jerman beranggapan, tak ada Ducati yang akan jadi sampah! Yup… Saat motorsupersport/superbike Jepang setelah belasan tahun harganya bisa di bawah 3000 Euro, Ducati tetap jauh di atas itu!

Posisi 1: BMW S 1000 RR : 968 unit

Mau paling kencang di trek lurus? Ini jawabnya!  Itu saja sudah cukup menjelaskan, mengapa BMW S1000RR ada di posisi teratas jauh meninggalkan angka penjualan Panigale di posisi ke-2! Tentu tak cuma kencang, secara elektronik, BMW bisa dibilang salah satu yang terlengkap! Btw, orang Jerman kenapa senang banget dengan produk Jerman? Bukan nasionalisme buta Bro, tapi memang buat mereka kehandalan dan presisi itu penting banget! Dengan tingginya minat terhadap S1000RR, tak heran juga, harga secondnya termasuk tinggi, sama lah dengan produk BMW lainnya..

Sumber foto dan jumlah penjualan:http://www.motorradonline.de/motorraeder/top-10-neuzulassungen-januar-bis-september-2016-supersportler.792402.html?backlink=mrd-792400#gallery-2