https://motorklassikku.wordpress.com/2008/10/20/ayo-merakit-triton/https://motorklassikku.wordpress.com/2008/10/20/ayo-merakit-triton/

Ini artikel awal-awal ngeblog dari tahun 2008. Isinya sih tentang perkiraan biaya  kalau mau buat motor model cafe racer, dalam hal ini yang jadi acuan gayanya Triton alias Triumph Norton. Kenapa saya bilang ngaco? Karena keadaan tahun 2008 dengan sekarang berubah, dan ini satu lagi pembuktian bahwa motor klassik itu memang mengikuti arus inflasi, bahkan bisa lebih gila lagi lajunya dibandingkan inflasi.

https://motorklassikku.files.wordpress.com/2008/10/triton1.jpg?w=533&h=400

Di artikel itu, dengan uang 5 juta, CB 100 bisa dijadikan bahan, CB 200 juga bisa dijadikan bahan dengan biaya 15 juta haha… Hari gini, saya bakal digampar bolak balik kalau ngomong begitu! Dapat Honda CB 100 seharga 5 juta saja susah, walaupun masih bisa… tetapi itu kondisinya pasti bahan atau sudah banyak tidak ori dengan kebutuhan perbaikan mesin atau surat tak lengkap.

Yang lebih parah lagi yang CB 200. Hari gini, 15 juta buat beli CB 200 bodong alias suratnya yatim piatu saja tidak bisa! Kalaupun masih ada, tanpa surat dengan keadaan tidak utuh atau kena modifikasi berat, dan itupun tidak lengkap atau jauh dari kata rampung! Hari gini, CB 200 kondisi original bersurat lengkap sudah mulai dipasarkan di atas 40 jutaan hingga 50 jutaan. Bahkan ada yang pede pasang harga 70 juta untuk satu unit CB 200.

Nah, satu-satunya dari artikel itu yang masih benar justru yang pertama! Bikin Cafe racer dengan bahan Suzuki Thunder 250 dengan biaya 20 juta. Memang ini motor termasuk motor hobi, terbukti dari harganya yang cenderung stabil di belasan juta, tak seperti Thunder 125 yang menukik parah, bahkan sekarang lebih mahal Honda Win atau Honda GL100 hehe…

Iklan