Bukan nama asing memang di dunia roda dua klasik di tanah air. Motor klasiknya pencinta motorsport 2 tak salah satunya adalah Kawasaki AR-125. Motor yang lahir seumuran saya ini memang sempat melegenda karena memang motor kencang di zamannya. Maklum saja, mesin 2 tak 125ccnya bisa mengeluarkan tenaga 22 HP, dan itu untuk mendorong kuda besi yang bobotnya hanya 107 Kg. Kalau baca top speed sih memang tidak mengesankan, tapi logikanya, dengan power to weight rationya, AR-125 cukup lah buat mengasapi akselerasi motor-motor 150cc full fairing masa kini.

20160529_145018

Kebayang Bro, untuk zamannya, betapa kerennya tampilan motor ini! Sudah 6 speed, monoshock, radiator, rem cakram haha, itu semua di zaman saat motor laki lainnya masih banyak yang hanya 4 speed, rem tromol, pendingin udara dan desain ala kadarnya…

Saat ketemu motor ini sebagai orang yang sudah dewasa dan senang motor, rasanya tuh waaah banget deh, apalagi motor yang dipamerkan di Parjo 2016 ini sangat-sangat muyuuus, dan sepertinya full original. Desainnya itu lho, sport 80an ga tanggung-tanggung! Untuk Ar-125, saya tak ada protes, beda dengan desain RGR atau RZR yang di bagian tertentu masih kurang sreg! AR-125 seperti motor GP125 di zamannya, seperti Yamaha RX-Z versi full GP hehe… Dari samping lebih keren lagi Bro:

20160529_145005

Gimana, ganteng kan? Kaku-kaku, tapi tetap dinamis. Kalau Bro googling tampilan AR-125 dalam warna lainnya, wah, bikin ngiler deh, walaupun beberapa warna cenderung nyaplok warna kebanggaan pabrikan tetangga, sebut saja ada yang motifnya sangat GSX di zaman 80an. Sayangnya, saat ini Kawasaki cenderung main aman terus dengan warna motornya, kalem-kalem… Saking kalemnya, lama-lama monoton juga.. Ketika pabrikan lain banyak menggali livery bersejarah mereka, Kawasaki masih nampak pede dengan apa yang mereka tawarkan sekarang. Hmmm, mungkin warna-warna legendaris itu akan dijadikan senjata terakhir hehe..