20160326_220010

Apa motor impian para penggemar sport bike tahun 2001? ย Salah satunya bisa jadi ada di antara 3 motor asal 3 pabrikan berbeda ini. Potongan ini saya dapat dari majalah Motoriders edisi November 2001, rasanya tak lama, tapi kalau dilihat tahunnya, 15 tahun lalu haha… Buat saya, ini motor tidak ingin saya miliki saat itu, maklum, baru mulai kuliah hehe, tak punya uang..ga mungkin juga, makanya ga pingin punya hihi… Oh ya, uang bulanan saya cuma 60 ribu sebulan, itu harus cukup untuk bensin dan oli si Tiger hitam.. Makanya, di kampus nyaris tak pernah beli makanan haha.. alhamdulillah tetap bahagia..

Oke, yang pertama adalah NSR 150 RR yang dikenal juga dengan NSR Astra. Motor ini diimport AHM dari Thailand. Tertera di majalah, tenaganya 37 HP @ 10.000 rpm. Bobotnya yang tertera 120 Kg, bahkan ada yang bilang tak sampai 120 Kg. Dengan spek segini, CBR250RR pake mode Sport + pun cuma bisa mencium asapnya saja haha… Jujur, sampai hari ini, ini salah satu motor terkeren yang “kebeli” suatu hari nanti hehe.. Di atasnya masih ada NSR 150SP, tetapi cukup gila juga harganya sekarang. Kondisi mulus full paper dan original ada yang berani buka 70 jutaan. Hmmm..padahal beberapa tahun lalu sudah sempat jatuh harganya di bawah 40 juta. Ya, tergantung kondisi juga sih, tapi NSR-RR pun buat saya cukup. Harga barunya tahun 2001 22 juta rupiah. Memang tak semahal motor 250cc twin sekarang, tapi percayalah, di tahun itu yang berani keluar duit 22 juta untuk beli motor jumlahnya jauh lebih sedikit daripada orang sekarang yang mau keluar duit untuk beli motor 60 juta.

20160326_215959

Kandidat selanjutnya, diimport juga oleh Kawasaki dari Thailand: KRR ZX-150. Motor full fairing ini jelas jauh lebih sexy dibandingkan Ninja 150 R yang ada di Indonesia saat itu. Teknologi superkips pun membuat motor berbobot 124,5 Kg ini bisa melejit jauh lebih laju dibandingkan versi lokal nakednya. Di majalah Motoriders tak tertulis berapa power maksimumnya, tapi top speed tertera 190 Km/jam. Angka yang cukup menggentarkan motor 150cc 2 tak lainnya. Kalau speknya bukan mesin racing 150cc 2 tak atau moge sport, jangan coba-coba… Yang cukup membuat saya tercengang saat itu adalah harganya yang tembus 30 juta rupiah! Bro bandingkan dengan NSR Astra yang “hanya” 22 juta! Kenapa sebanyak itu bedanya ya???? Padahal sama-sama asal Thailand dengan kapasitas dan tenaga mesin sekelas…

Entahlah, bukan ranah saya untuk menjelaskannya..tapi ini termasuk fenomena sih..

20160326_215949

Kandidat terakhir: Suzuki FXR 150. Motor buatan Malaysia ini dikatakan berbobot 118Kg dengan tenaga fantastis untuk ukuran 4 tak 150cc di zamannya, 20HP lebih. Ada yang bilang sampai 21 HP. Top speed dikatakan 140 Km/jam, sebuah klaim yang jujur dan tak melebih-lebihkan kalau melihat speknya. Menghadirkan rangka dan swing arm banana alumunium, speedometer digital, mesin DOHC, livery MotoGP, kebayang kan abang-abang kita dulu ngeliat motor ini ngilernya kaya apa.. Zaman itu, monoshock, velg palang, rem cakram belakang saja sudah fitur mewah haha…Tak heran, harga 28,5 juta diminta Suzuki buat mereka yang ingin merasakan mesin motor DOHC 150cc pertama untuk pasar motor umum Indonesia saat itu.

Sayang tahun 2004 motor ini dihentikan produksinya. Mengingat harganya yang mahal dan ada motor yang lebih murah dan lebih kencang, wajar peredaran FXR150 tak banyak. Top speed 140 Km/jam asli lho..Teman bahkan bilang pernah dapat 150 Km/jam di speedometer, tapi itu cuma sekali pas masih baru haha..setelah-setelahnya dapat 140Km/jam saja di speedometer.

Yang menarik buat saya sebagai penggemar motor klassik adalah mengamati pergerakan harga motor-motor keren di zamannya. Dan dari ketiga kandidat ini, NSR 150 RR Astra bisa dikatakan pemenangnya. Di pasaran, doi masih ditawarkan di harga 20 jutaan lebih, bahkan bisa 30 jutaan. Di bawahnya ada ZX-150…Harganya masih cukup tinggi.. maklum, biar tua, masih kencaaaang, masih banyak onderdilnya! Kemudahan merawat ZX-150 membuat motor ini tetap stabil harganya. Hanya saja, karena jumlah Ninja 2 tak dan variannya cukup banyak, harganya tak bisa melejit seperti NSR. Ingat, prinsip kelangkaan barang.

FXR150 yang bisa dibilang sedih… Harganya banyak yang di bawah 15 juta rupiah. Untuk mendapatkan unit yang masih bagus pun mulai susah! Menurut Blog Sesat, sulitnya parts, ya mirip-mirip NSR sih, membuat motor ini akhirnya kurang diminati. NSR bisa survive karena speednya tinggi dan motor 2 tak balap sudah dilihat sebagai motor hobi. FXR 150 tidak menawarkan aura dan performa balap layaknya kedua rivalnya ini, karena itulah harganya tak terkatrol. Hmm atau ada faktor lain menurut Bro?