20150823_193958

Awal jumpa dengan SOIB racer 400, wah, saya suka, belum sampai level jatuh cinta sih hehe.. Melihat logo di tanki, saya pikir awalnya itu motor baru Suzuki hehe…kok diam-diam saja, tau-tau nongol??? Eh, rupanya saya salah. Setelah tanya-tanya, kapasitas 400cc, single silinder, harga hanya 65 juta hmmm..wah, saya sempat ngitung-ngitung duit dalam kepala atau berpikir, apa yang bisa dijual hehe…Kebayang punya motor 400cc single, wah bejaban nih dengan Yamaha SR400 pikir saya saat itu. Soal desain sih saya anggap lumayan, meskipun tidak bisa dianggap istimewa, masih ada bagian yang sangat biasa dan terkesan tidak original desain…

20150823_194520

Yang pertama saya dekati mesin yang buat saya daya tarik utama dengan harga 65 juta. Hmmm Soal bentuk lumayan, Yang bikin keren knalpotnya twin, lubang exhaust 2 pun mengingatkan pada Thunder 250. Yang saya tidak suka adalah warna cover koplingnya yang gimanaaa gitu, kaya terbuat dari besi masakan. Warnanya pucat dan mengesankan rapuh. Andai dipoles hingga seperti chrome, wah, lain cerita itu…

Oh ya, kick starter tak diberi karet? Saya baru ngeh saat nulis artikel ini…

20150823_194618

Ke buritan..wah lampu remnya kok sama plek dengan CB100??? Dudukan lampunya juga tampak sederhana. Karena desainnya tak original, saya mulai kurang minat di sini.

20150823_194926

Speedometer bergaya klassik cukup oke menurut saya. Hanya saja desain tutup tanki kembali mengingatkan pada tutup tanki yang biasa dipakai di CB KW, yang KW sih 30 ribu dapet Bro.. Agak males kan kalau beli motor 65 juta dengan bentuk serupa barang KW.

Yang agak aneh, saya pun tak bisa jawab kenapa, aura motor mahalnya tak keluar di area speedometer. Padahal sentuhan chrome ada di speedometer, lampu sein, lampu depan, tutup shock depan, setang dan tutup tanki. Mungkin kualitas chrome? Entahlah…

20150823_194539

Saya pun mulai lebih kritis… Saya cek ke bawah komstir… Hmm, cat tak menutup sempurna, masih kelihatan warna logam di bagian bawah komstir. Riskan berkarat tuh nantinya..

20150823_194646

Saya melongok ke kolong spatbor belakang… Wah, kok banyak beset-beset… Ga lebih baik dibandingkan parts CB aftermarket dong…Padahal saya berharap ada kerapihan lebih… Maklum, kan awalnya saya membandingkan dengan Kawasaki Estrella 250 yang memang sedikit lebih mahal. Awalnya saya berpikir SOIB pasti lebih menguntungkan, sayangnya melihat dari dekat, Estrella jelas kelasnya 2 level di atas SOIB Racer 400.

20150823_194739

Dan, karena dari Prancis, saya berharap ada Michelin di sini.. Ternyata cukup Kenda Made in China.. Hmmm..diganti Kendal Jenner pastinya jauh lebih menarik…

Hmmm sebenarnya saya masih berharap SOIB tetap eksis, apalagi kalau memang benar pabrik perakitannya ada di Bogor…. Kalau SOIB memang mau eksis, PR utama mereka menurut saya adalah finishing, orisinalitas desain. Orang yang beli motor di harga ini sudah lebih kritis, perlu diladeni dengan kualitas yang lebih tinggi juga..

Iklan