20161008_111656

Mari kita lihat motor listrik bernama Elmoto HR-2 EVO ini. Motor listrik dengan kemampuan top speed 60 Km/jam untuk sport mode. Bobotnya hanya 47 Kg dan bisa membawa beban maksimum hingga 150 Kg. Kalau lihat dari ukuran jok dan tak ada pijakan kaki untuk boncenger, motor listrik yang bentuknya lebih ke sepeda ini memang hanya untuk solo riding. Motor yang digaransi 2 tahun untuk keseluruhan fisiknya serta hanya setahun untuk baterai lithium ionnya ini mampu mencapai jarak temouh hingga 65 Km di jalan datar. Oh ya, untuk mendapatkan motor listrik ini, pembeli harus sedia duit 3999 Euro!

Nah, apa yang hebat dibandingkan motor listrik nasional Gesits yang sudah cukup memuaskan performanya???? Nyaris tidak ada sih wkwk…Secara performa dan harga, Gesits menang telak! Kalau jadi pembeli, jelas pilih Gesits lah… lebih irit, lebih kencang, lebih muat banyak, lebih murah, daya jelajah lebih jauh..kurang apalagi coba…

Masalahnya, memang orang beli motor listrik pertimbangannya itu????

Oh jelas, itu pertimbangan utama! Namun, kadang ada faktor emosional yang seringkali mengalahkan faktor rasional kan.. Apalagi orang Indonesia yang cukup banyak mementingkan gengsi dalam memilih barang!

Jualan motor listrik dengan mengedepankan: harga, performa, kehandalan, jarak tempuh, bebas perawatan, itu bisa jadi belum cukup! Orang masih memikirkan bisa tidak dijual kembali, bagaimana partsnya, ada tidak bengkelnya… Itulah risiko kalau motor listrik dibenturkan dengan motor mesin bakar konvensional! Apalagi Gesits bukan keluaran sayap kepak atau garputala, tambah susah dijualnya..

Di sini, produsen perlu pendekatan lain… Berkali-kali saya tekankan: Jualan lifestyle! Kalau Gesits sudah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat berkelas dan modern, nah, itu baru gampang dijualnya! Coba dipikirkan, bagaimana produk itu bisa jadi artis Instagram! Bisa dianggap mengangkat derajat atau kelas sosial pemiliknya! Bisa identik dengan kata modern, cerdas, berduit, gaya!

Untuk bisa seperti itu, salah satunya ya desain harus dipikirkan dengan masak-masak! Motor listrik itu harus terlihat artsy! artsy! artsy! /ya itu istilah anak sekarang….

Jangan dibuat mirip motor konvensional! Coba lihat lagi Elmoto HR-2 Evo….

*Ini artikel sotoy, tapi percayalah ada sedikit kebenaran di sana…

Iklan