Sebenarnya ini agak aneh, karena gir Suzuki RGR lebih susah ditemui dibandingkan gir Suzuki Thunder 125. Ya, tapi itu cerita adik saya hari ini. Dulu, ketika diganti pakai RX-King, kalau KW tak perlu ganti baut, sedangkan kalau pakai yang original, perlu ganti, entah detailnya bagaimana. Nah, kalau pakai Suzuki RGR punya, bisa langsung plek.

img-20170122-wa0001

Bisa dilihat di pojok atas: RGR 428-42T. Yup, untuk rantai ukuran 428 dan jumlah matanya ada 42 mata. Menurut adik saya, ini turun 3 mata dibandingkan gir Thunder 125 yang 45 mata. Efeknya tentu top speed yang bertambah. Di gigi 3, dengan gir standar, motornya bisa mencapai sekitar 90 Km/jam, sedangkan dengan gir RGR yang 42 mata, top speed di gigi 3 bisa 100 Km/jam. Namun, ini ukuran di spidometer variasi ya, hampir pasti ada penyimpangannya. Intinya, top speed pasti naik, tetapi buat nanjak-nanjak, kata adik saya masih aman.

img-20170122-wa0002

Karena jumlah matanya lebih sedikit, otomatis rantai ukuran standar harus dipotong, tapi adik saya tak memperhatikan dipotong berapa mata. Wong merk girnya apa dia juga tidak perhatikan wkwk… Katanya sih, itu stock gir RGR terakhir di bengkel itu.

img-20170122-wa0004

Rasanya juga lebih enak. Mungkin karena memang gir RGR plek di Thunder 125. Kalau pakai gir RX-King atau MX di bagian tengahnya longgar, maka gir RGR duduk mantep tanpa celah di teromol velg Thunder 125. Oh ya, harga gir plus pasang 65 ribu rupiah saja..

Andai Tiger juga semudah dan semurah ini kalau mau ganti-ganti gir belakang huhuhu…

Iklan