Motor ini saya jumpai di Dortmund lalu di bagian motor-motor modifikasi yang hendak dijual. Sayangnya saya tak bisa mendekat ke motor idaman saya ini. Memang Ducati hanya memasarkannya dari tahun 2005-2010, tetapi sampai sekarang pun, rasanya tetap punya karisma, bukan kirana wkwk..

Ducati menghentikan produksi motor L-Twin 1000 cc, tepatnya 992cc berpendingin udara dan oil cooler karena penjualannya yang kurang menyenangkan, padahal sambutan penggemar dan kritikus motor terhadap motor bertenaga 86-91 PS ini lumayan baik. Ya, memang sudah ada Ducati Scrambler sih yang menggantikan line up motor klasik alias retro, tetapi tetap saja jauh lah di bawah motor 1000cc ini. Mau dibuat model Monoposto (jomblo style) mapupun Biposto (bisa dipakai ngojek), Sport 1000 tetap membuat lebih melongo.

20170304_141644

Sport 1000 sendiri diperkenalkan pertama kali justru di sarang musuh hehe..ya, jadi pertama kali doi diperkenalkan di Tokyo Motorshow tahun 2003. Sport 1000 sendiri memiliki saudara hasil pengembangannya. Bagi yang suka touring, di tahun selanjutnya Ducati membuat Ducati GT1000. Sedangkan untuk yang ingin lebih terlihat sporty, Ducati meluncurkan Ducati Sport 1000 S dari tahun 2007-2009 yang merupakan Sport 1000 yang dilengkapi dengan half fairing. Menurut pengamatan saya, Sport 1000 S diluncurkan akibat kesuksesan Ducati Paul Smart 1000 LE yang memang dibatasi 2000 unit dan dibekali suspensi Oehlins.

20170304_141728

Hmmm, berdasarkan Terawang Gaib Ki Gede Anue, Paul Smart 1000 LE sedang dibuat versi lebih dahsyatnya karena mesin yang digunakan adalah mesin Panigale 1299. Kebayang dong, betapa sangarnya! Ducati pun memperhatikan keberagaman nusantara dengan teknik marketing terbarunya. Untuk Daerah Jawa Timur, Ducati menamainya Paul Smart 1000 CAK, di Bali Paul Smart 1000 BLI, di Sumatera Utara Paul Smart 1000 LAE.*

*Paragraf Terakhir Tidak Bergaransi

Iklan