Anak motor tahun 90an tentu kenal dengan Yamaha RZR. Motor dengan kapasitas mesin 135cc ini cukup laris, tetapi tidak dikenal sebagai motor kencang sih.. Justru RX-King yang lebih senang diotak-atik penggemar kebut di masa itu. RZR bisa dibilang tanggung secara performa dan tampang, apalagi saat itu Honda punya NSR dan Suzuki punya RGR. Tampang RZR yang masih 80an jadi terlihat cupu… Nah, kita bahas sekarang Yamaha RD350 LC YPVS. Lihat sosok motor 2 tak Yamaha ini, Bro pasti jadi ingat Yamaha RZR hehe..

20170304_133058

Berbeda dengan RZR, Yamaha RD 350 LC YPVS tipe 31K (1983-1985) ini bisa dibilang legendaris dan punya penggemar banyak di Jerman. Motor ini sudah masuk sebagai motor koleksi dan dikultuskan. Oh ya, RD350 ini sudah LC alias liquid cooled, beda dengan generasi sebelumnya yang masih berpendingin udara saja dan masih berupa naked bike.

20170304_133223

Kenapa motor 2 tak 2 silinder pararel ini legendaris? Bisa legendaris karena motor ini tergolong yang pertama yang dilengkapi Yamaha Power Valves System yang merupakan hasil pengembangan Yamaha di ajang GP. Dengan kapasitas hanya 347cc, motor ini bisa menghasilkan 59PS @ 9200rpm. Tenaga ini diperoleh dari suplai bensin yang dialirkan oleh 2 buah karburator Mikuni berventuri 26mm. Dengan 6 tingkat percepatan, RD350 bisa ngerecokin moge-moge 4 tak berkapasitas jauh lebih besar. Meskipun tenaganya masih di bawah 60PS, tetapi bobot doi siap tempur full tank hanya 170Kg, sedangkan motor-motor 4 tak kapasitas besar jauh di atas 200Kg. Ya bahkan wajar lho motor sport saat itu berbobot 240Kg.

20170304_133232

Mesin yang menggigit dan bobot enteng menjadi daya jual motor yang sudah dilengkapi YPVS ini. Berkat YPVS, tenaga motor jadi tersalur bertenaga sejak rpm bawah dan konsumsi bensin tentu jadi lebih efisien. Teknologi ini membuat torsi dan power lebih keluar dengan power band lebih luas. Berkat YPVS, tenaga motor kelas 350cc 2 tak ini naik 10PS dari versi sebelumnya.

Untuk berakselerasi hingga 100 Km/jam, motor kelahiran tahun 1983 ini butuh waktu 4,9 detik saja, ini hasil pengukuran majalah Motorrad no 10/1983. Soal top speed tidak terlalu tinggi, bahkan kalau dibandingkan dengan motor 4 tak 250cc sekarang, masih tergolong rendah. Top speed hanya 189 Km/jam saja. Kalau sudah dikorek, ya jauh lah hihi.. tau sendiri kan mudahnya meningkatkan power mesin 2tak.

20170304_133259

Soal stabilitas, kualitas Yamaha lah.. rangka masih mengandalkan pipa baja dengan konstruksi double down tube. Suspensi depan dikawal garpu depan berdiameter 35mm dan juga memanfaatkan udara untuk membantu mengatur tingkat kekerasannya. Di buritan, motor beraroma GP ini sudah bersuspensi monoshock, beda dengan RZR yang masih stereo suspensi belakangnya.

Untuk menghentikan lajunya, RD 350 LC sudah dikawal dobel cakram berdiameter 267 mm di depan dan sebuah cakram 267 mm di belakang. Rem ini cukup lah untuk menghentikan gerak velg depan yang dikawal ban ukuran 90/90 ring 18 di depan dan ban 110/80 ring 18 di belakang.

20170304_133314

Soal konsumsi bensin, wah boros. Motor berkapasitas tanki 20 liter ini minta 9,1 liter untuk menempuh 100Km. Super boros ya, tidak cocok sama sekali buat dijadikan ojek hehe..

20170304_133245

Yang menarik, ada keterangan merk ban yang direkomendasikan Yamaha. Bukan hanya ukuran, tetapi ada merk ban dan tipenya. Keempat merk yang direkomendasikan adalah Pirelli, Michelin, Dunlop dan Yokohama. Hmmm kalau tak salah Yokohama sekarang lebih dinenal sebagai produsen ban mobil ya? Belum pernah lihat ban motor merk Yokohama.

20170304_133114

Gimana Bro? Kepincut? Tak ada RD350, RZR original layak dilirik Bro.. Sudah lumayan mahal sih yang kondisi bagus, tapi layak dipelihara Bro hehe..

Iklan