Kalau razia STNK demi mengejar pembayaran pajak kendaraan, saya setuju.. Karena caranya masih benar dan masih tidak mengusik rasa keadilan.. Meskipun sedihnya sih yang roda 4 sepertinya tak terkena tindakan macam ini… Alasannya bikin macet.. Hmm, ya sudahlah, bukan urusan saya.. Dari alasan ini saja sudah ketahuan kan, yang bikin macet memang yang roda 4..

20170608_185011

Kalau mulai ada rencana nyamperin penunggak pajak door to door, hmm kok jadi serem ya.. Kesannya kaya masyarakat melakukan kejahatan sampai disamperin ke rumahnya. Kalau begini, bakal banyak banget yang tercyduk..

Yakin ga akan muncul masalah antara aparat dan masyarakat? Minimal pandangan masyarakat ke aparat bisa dirugikan kalau kebijakan ini sampai dilakukan. Bagaimana kalau didapati kendaraan yang beberapa tahun tak bayar pajak dan saat itu orangnya tak punya uang untuk membayarnya? Apa solusinya? Motornya mau diapakan?  Mobilnya mau diapakan? Tentu harus benar-benar dipertimbangkan dengan matang kebijakan macam ini. Intinya, jangan membuat kebijakan yang tak mampu dilaksanakan dengan benar!

20170608_185026

Berdasarkan terawang gaib, kalau memang satu persatu disamperin dan ditagih pajaknya, petugas di lapangan akan banyak mendapatkan permasalahan. Akan ada reaksi tak ramah, bisa juga malah petugas di lapangan itu melakukan sesuatu yang menentang nuraninya sendiri..

Ya, semua itu masih bisa dipahami lah kalau memang pemerintah segitu butuh uangnya dan memang ingin menekan jumlah kendaraan bermotor. Namun, begitu wilayah pelarangan motor diperluas..hmmm ini jelas-jelas memiskinkan masyarakat menengah ke bawah yang hanya bisa mengandalkan sepeda motor untuk bertahan hidup. Kenapa memiskinkan? Lha, kalau harus naik mobil atau angkutan umum, yakin ga keluar biaya lebih? Yakin ga makin lama di jalan? Yakin jalanan makin lancar?

20170608_185044

Dan kenapa jelas-jelas memiskinkan? Ya sepeda motor yang tadi nilainya sekian pasti anjlok! Drastis malah!

Motornya disimpan, dibayarkan pajaknya, tapi ga bisa dipakai kerja karena kerja di daerah yang terlarang bagi motor? Buat apa toh… Disimpan lama dan tak terawat karena tak bisa dipakai, ya rusak juga lah..bahkan lebih cepat rusak dibandingkan motor yang masih dipakai harian..

Kalau di Jerman, surat-suratnya bisa dicabut jadi tak kena pajak, toh itu bisa dilakukan kalau motornya tak mau dipakai di jalan raya atau memang beberapa tahun atau untuk waktu lama tak mau dioperasikan lagi…

Di Indonesia bisa juga sih.. Masalahnya, kalau mau didaftarkan lagi..ini yang ngeri hihihi.. Sudah pernah dengar, motor yang sudah dicabut berkas, pas mau didaftarkan lagi, kesulitan karena dianggap ada berkas yang tak lengkap? Padahal apa yang diserahkan ya semua yang diserahkan petugas pencabutan berkasnya…