20170304_132500

Kebayang kalau rumah sampeyan disamperin petugas pajak? Ya tentu tak seheboh rumah artis saat disamperin ya, ga sebanyak itu yang datang, bukan petingginya, tanpa ditemani petugas kepolisian dan tentu tanpa wartawan, kecuali sampeyan juga artis wkwk…

Saya rasa, sebelum petugas datang, penunggak pajak akan disamperin surat tagihannya terlebih dahulu. Saya pernah ada pengalaman kedatangan surat tagihan ini. Yang ditagih adalah mobil VW kodok 1300 yang sebenarnya sudah terjual lama, lah dijual kan karena harus siap-siap uang karena adik saya mau masuk kuliah. Sekarang bahkan dia sudah lulus dari tahun lalu.

Rupanya tagihan datang karena VW kodok yang terjual lebih dari 4 tahun itu tak dibayarkan pajaknya. Hmmm, aneh juga, sebab mobilnya masih dipakai beredar, ketahuan dari teman saya yang mengirimkan foto mobil itu saat dia temui di salah satu RS di timur Jakarta.

Surat itu baik menurut saya karena memang menanyakan dan mengingatkan pembayaran pajak. Di surat itu juga ditanyakan kemungkinan lainnya, misalnya kendaraan sudah berpindah tangan atau sudah rusak berat. Kita tinggal kirim balik kok konfirmasi ini, sangat mudah lah prosesnya.

Nah, bagaimana kalau statusnya motor koleksi yang hampir tak pernah dipakai lagi ya? Tentu berat kalau semua harus dibayarkan pajaknya. Biasanya sih motor koleksian yang jarang sekali dipakai tak dibayarkan lagi pajaknya. Hmm, bagaimana kalau pemilik kendaraan macam ini didatangi petugas pajak ya… Kalau motornya hanya dua-tiga, masih bisa kebayar lah.. Ya, kecuali mati pajaknya dari tahun 90an, wah repot juga..dompet pasti tersakiti wkwkwk…