Orang tua masa kini sering mencari mainan anak demi membuat anaknya anteng dan tidak mengganggu. Tentu sangat disayangkan kalau mainan yang diberikan kepada anak tujuannya begitu. Mainan yang seharusnya juga harus punya nilai pendidikan yang meningkatkan kecerdasan anak dan kemampuan emosional plus sosial tergeser oleh tujuan lain yang lebih menggambarkan keegoisan orang tuanya. Tak heran, kids zaman saiki banyak yang sangat individualis dan menimbang salah benar hanya dari perspektifnya saja.

Mainan apa yang dulu banyak, tetapi sekarang makin berkurang? Mungkin salah satunya mainan berbentuk hewan. Mainan macam ini termasuk mendidik karena mengajarkan anak untuk mengenal alam. Paling tidak, rasa ingin tahu anak tentang hewan di dunia nyata dan keinginan melihat langsung ada.

Mainan berbentuk hewan biasanya berukuran kecil, lebih kecil lah dibandingkan hewan aslinya. Nah, ada juga yang ukurannya sesuai hewan aslinya dan dibuat sangat mirip. Yang model begini sih biasanya justru kurang cocok untuk mainan anak. Ini dia contohnya:

20171021_135535(1)-2

Gimana Bro? Kurang jelas? Ini lho mainan si bocah:

20171021_135538-1

Hiiiii..saya ngeri lihatnya.. mungkin orang tuanya suka reptil melata ini ya? Namun, karena ukurannya besar, warnanya seperti aslinya, apalagi dari karet..hiiii…saya ngeri lihatnya haha…ini aja geli-geli gimana gitu..maklum, pernah deket banget dilewati ular sebesar itu saat sedang kasih makan ikan di kolam depan rumah. Untung si ular lewat doang sejengkal dari kaki kiri saya dari arah belakang tanpa bersuara apalagi kasih telolet.. ngeri ih kalau ingat itu haha…