Melihat sepeda bermotor warna kuning ini, saya lagsung jatuh hati. Perawakannya yang imut menggingatkan pada Ducati Luxor, ya beda di tanki dan suspensi depan lah.. PAs melihat keterangan, sedikit sekali yang bisa diperoleh. Mau googling pun minim info, kebanyakan tentu dalam bahasa Itali yang saya tahunya hanya ammonito ezperaza anni attacante libero allenatore buongiorno fiumicino cozi romantique cozi passionale panigale rosso sono lo, ngerti ora Bro???

20170409_123622

Nah, dengan sedikit pemahaman, ketemu juga sih sedikit info. Rupanya produsen motor ini adalah Garelli asal Italia. Sejak tahun 1938, mereka sudah membuat mesin motor 2 tak kapasitas kecil yang ditempelkan di ban belakang sepeda.

20170409_123720

Mesin kecil ini menggunakan bensin campur, ya tipikal 2 tak lah. Seliter bisa menempuh 33 Km, ya lumayan lah ya… Keunggulannya, motor dikatakan tahan banting. Bahkan sempat ada seorang petualang Prancis yang menggunakan mesin ini untuk menmpuh Sahara di akhir tahun 30an! Tak heran, mesin ini lumaan laku. Tahun 1952, Mosquito terjual hingga 400.000 unit di Italia dan berbagai negara lainnya.

20170409_123708

Mesin ini pun sebenarnya terus mengalami pengembangan. Misalnya kompresi yang dinaikkan dari 5,5: 1 jadi 6:1 dan kompresi naik ini pun menaikkan top speed dari 32 jadi 35 Km/jam saja wkwk.. Ya, tenaganya cuma 0,9 PS Bro.. belum sekencang kuda lah pastinya..

Seiring waktu berjalan, mesin pun diciptakan punya 3 tingkat percepatan dan sebagainya. Mereka pun sempat membuat sepeda lipat bermotor hhihi.. Seru juga ya… Sayang Mosquito sudah punah. Terakhir terpantau mesin tempelnya masih dipasarkan di tahun 1992.

Beberapa produk mereka kini jadi barang klassik yang digemari. Harganya pun bisa dibilang tidak lagi murah. Misalnya Mosquito Peperino keluaran tahun 1960 ini. Coba cek tuh harganya di setang!

20170409_123658

Yup! 3800 Euro Bro.. Dengan kurs 1 Euro 16000, maka jika di rupiahkan, sepeda bermotor ini setara dengan Rp. 60.800.000!