Tahun ini Tiger Hitam berusia 20 tahun lebih sebenarnya, kan doi Tiger 1997 akhir, generasi pertama Tiger dengan logo timbul. Namun, karena mengaspal Januari 1998, makanya usianya di lapangan 20 tahun. Ga kerasa sih 20 tahun hihi.. kilometernya pun belom 100.000 Km.. Akibat sering dimadu hihi..Entahlah, spidometernya juga sudah tak berfungsi sejak beberapa tahun belakangan..

Turun mesin kalau tak salah sudah 3x, ya sekarang sudah oversize 100 lah. Namun, sama sekali tidak disetting untuk bisa lari kencang.. Bahkan cuma lawan CB Streetfire saja sudah tak bisa.. Maklum, karburator bawaannya sudah error! Kalau lagi pas masa jayanya sih, dipakai boncengan pun masih bisa melawan RX-King, bahkan kalau RX-King standard masih bisa dilewati..

Ritual tahunan yang harus dijalani tentu membayar pajak. Saya sayangnya lupa pajak tahun lalu yang sempat saya urus sendiri berapa. Yang pasti sih tahun ini meningkat pesat.

IMG-20180122-WA0007-1

Peningkatan lumayan signifikan Bro.. Ya karena ada biaya pembuatan tanda nomor kendaraan juga sih sebesar 60.000 rupiah.  Total-total untuk perpanjangan STNK Tiger 1997 harus bayar 317.500 yang dibulatkan jadi 318.000 .. biasa, dibulatkan hihi.. untung ga dibulatkan ke 400 ribu haha..bisa nangis saya.. Oh ya, itu belum termasuk biaya cek fisik ya..

Hmmm.. Tahun depan akan turun lagi tidak ya? Kan sempat juga ada masanya turun sedikit-sedikit karena usia kendaraan yang semakin uzur..

Kalau untuk pajak motor pertama saja sudah segini, saya jadi harus pikir-pikir lagi kalau mau menambah motor. Maklum, belum punya kebon duit dan tambang minyak! Mungkin kedepannya lebih fokus ngebangun motor yang sudah ada saja dan harus jauh lebih selektif dalam membeli motor baru.