Yang namanya permintaan terhadap sebuah motor prestige berharga tinggi yang terus menurun sebenarnya biasa saja, sebab seiring waktu, nilai prestigenya juga menurun.. Maklum, di jalan sudah banyak yang beredar, sehingga nilai prestige otomatis hilang. Sekarang tinggal masalah nilai di luar prestige yang dihadirkan motor itu sendiri.

Permasalahan lainnya bagi Honda adalah, Yamaha R25 yang bisa dibilang terhitung sempat keok pun bangkit. Bukan tak mungkin akhirnya bisa menyalip penjualan motor flagship Honda yang berasa ngegigit DOHCnya ini.. Kalau sampai kesalip, siap-siap jadi bahan bullying deh hihi..

Tentu perlu dianalisis, apa yang menyebabkan permintaan terhadap motor ini cenderung menurun. Artinya, ada nilai tertentu yang tak dimiliki CBR 250 RR! Aneh kedengarannya, sebab motor ini bisa dibilang paling canggih secara fitur. Secara performa di jalan pun, setelah ditest media di jalan dan di sirkuit Sentul, masih bisa mengatasi jagoan baru Kawasaki Ninja yang klaim di atas kertas berpower sedikit lebih besar!

Kalau dibilang desain itu selera, nah, berarti ada faktor lain! Berdasarkan pantauan Blog Sesat, ini lebih dikarenakan riding positionnya yang terlalu track oriented! Buat harian dianggap terlalu “hot”! Perlu yang lebih relax! Perlu yang lebih kalem! Nah,karena itulah, penting untuk ikuti langkah Ducati..

20170304_113458

Bingung kenapa? Masih ingat Ducati ini? Yup, tahun lalu Ducati meluncurkan Ducati Supersport kan… Nah ini bisa diikuti Honda..

Honda bisa mempertimbangkan mengeluarkan varian yang lebih touring oriented! Mudah saja: pastinya yang pertama setang yang dibekali raiser! Lalu windshield yang tinggi..kalau mau keren malah yang pakai elektrik untuk mengatur ketinggian! Kemudian jok sambung yang lebih nyaman. Terakhir adalah warna yang lebih elegan, ga perlu stripping! Kan sudah belajar tuh dengan meluncurkan PCX!

Soal performa, tak perlu dibedakan dengan CBR250RR yang sudah ada, sebab justru ini daya jual tersendirinya…