Di Indonesia beberapa waktu ini memang lumayan demam dengan motor klassik. Berhubung harga motor klassik yang biasa dikategorikan klassik tergolong mahal, dicarilah motor berumur yang bisa dibilang harganya masih terjangkau dan direstorasi ulang. Ya ibarat yang sudah biasa dilakukan oleh kalangan penggemar motor klassik dari dulu.

Ini tendensi bagus, artinya banyak yang sudah bisa memahami perspektif penggemar motor klassik. Mencari bahan sebaik mungkin, mempertahankan originalitas motor, bergelut mencari perintilan original, semua itu menjadi tantangan yang mulai bisa dinikmati semakin banyak bikers.

Nah, bedanya, motor-motor yang dibangun bukan levelan motor Inggris, motor Jerman atau motor-motor Jerpang yang memang langka, benar-benar tua dan mahal. Yang dibangun adalah motor biasa. Jadi luar biasa karena termakan waktu, ya jumlah unit yang bagus dan original tak banyak.

20180304_133558

Meskipun begitu, dibandingkan motor yang benar-benar klassik, jumlahnya tergolong banyak. Karena lagi in dan trending saja harganya melejit. Dan biasa kan, kalau lagi viral, makin banyak yang kebawa-bawa… Bagus sih bagi perkembangan motor klassik. Namun, Blog Sesat melalu tim ekonominya menyarankan..jangan jadi “korban”.

20180304_133545

Jadi pihak penjual atau perestorasi motor ya menguntungkan dan menyenangkan. Yang ga lucu ya kalau jadi korban.

Sebenarnya kata korban kurang cocok sih. Kalau kita suka, ya kita beli.. Kalau kita suka ya tentu kita senang… Hobi kadang memang mahal kan..

Yang dimaksud Blog Sesat adalah, jangan jadi korban dalam hal iming-iming harganya akan naik, ya keuntungan yang biasa untuk motor klassik. Motor-motor yang baru diberi status motor klassik sekarang belum tentu seperti motor klassik yang sudah ada. Faktor kelangkaan dan sejarah tak bisa ditepis. Belum lagi faktor trend… Motor yang dari dulu sudah motor klassik akan tetap jadi motor klassik, sedangkan motor yang belakangan ini diberi status motor klassik belum tentu punya kelanggengan harga layaknya motor klassik zaman old…

20180304_133617

Misalnya, ada sebuah motor tahun 80an atau 90an yang bisa dibilang dulu banyak beredar. Karena sekarang lagi ngetrend lagi dan musim restorasi klassik, harganya jadi naik tak terkira. Nah, yang model-model begini punya risiko seperti dulu zamannya ikan Lou Han. Sedangkan motor-motor klassik yang dari dulunya sudah tergolong klassik tetap langka, akan tetap mahal..Ya seperti arwana super red lah.. Pemainnya memang tak banyak, tetapi loyal dan secara finansial relatif mapan. Investasi di motor yang dari dulu sudah klassik bisa dibilang jauh lebih aman. Sedangkan investasi untuk motor-motor klassik kekinian masih perlu diuji perjalanan waktu.

20180304_133725

Saran Blog Sesat, kalau suka ya beli… Namun, jangan bermimpi harganya akan melambung lagi.. (walaupun bisa saja-red). Suka boleh banget, tetapi pertimbangan matang juga perlu. jangan keluar uang puluhan juta untuk sebuah barang yang masih banyak di pasaran dan mudah untuk merestorasinya… Kecuali kita suka banget dan memang punya memori tersendiri.

Oh ya, kenapa Blog Sesat lihatkan harga Z900 hasil restorasi yang dihargai 3990 Euro ini alias tak sampai 70 juta rupiah… Ya untuk menunjukkan, motor sekeren ini, selegend ini, semulus ini, harganya masih wajar… Masih tak lebih dari setengah harga motor Z900 baru di pasaran sekarang. Padahal ini motor tahun 1977 yang jumlahnya tak banyak plus punya status legend… Ya bisa sedikit memberikan gambaran, pasaran motor klassik pun dengan segala “kelucuan harganya yang kadang tidak logis”, masih punya pertimbangan-pertimbangan tertentu…

20180304_133635

Sekali lagi, kalau suka ya beli.. mahal tidak apa-apa, toh kita suka kan…

Kalau kita tak suka, tetapi kita beli dengan harapan harganya akan naik lagi, ya ini yang harus berhati-hati di zaman yang terlalu mudah dipengaruhi dengan yang sedang viral…