Para penggemar motor tentu sudah tak asing dengan motor yang satu ini. Kehadirannya bisa dibilang lumayan menggemparkan. Maklum, Norton yang sudah lama padam semangat balapnya akhirnya kembali meluncurkan sebuah motor yang berani berduel melawan superbike yang ada sekarang, bahkan tak tanggung-tanggung, bisa dibilang material terbaik dengan konsep menawan ada di motor ini. Memang harganya relativ mahal, tetapi kalau dilihat dari apa dia dibuat, Blog Sesat menilai ini motor sebenarnya layak beli… Norton tak banyak ambil untung lah..

20180304_114617

Motor ini dijuluki „all British hypersports model ever“, Norton V4. Lumayan, nambah lagi kan satu pilihan motor V4. Buat yang jenuh dengan 4 silinder inline, konfigurasi V4 memang punya nilai lebih dalam hal torsi dan kelincahan motor. Jangankan untuk mereka, Valentino Rossi saja mulai melihat faktor V4 ini yang jadi pembeda babak belurnya Yamaha melawan Ducati dan Honda di MotoGP.

20180304_114820

Motor ini mulai dipasarkan sejak tahun lalu. Soal performa handling, tak perlu diragukan. Lihat kaki-kaki dan pengeremannya saja sudah jaminan mutu kan..

Soal rangka dan stabilitasnya, tak perlu takut jadi macam beli Norton dalam karung. Motor sensasional ini sudah ikut TT lho dengan pembalap Australia, David Johnson dan meraih tempat ke 7. Memang sih, mesin yang dipakai di TT mesin Aprilia RSV4 hehe.. Namun, mesin Norton V4 72 derajat dengan kubikasi lebih besar, yakni 1200cc, yang dibuat Norton dijamin tak kalah bertenaga. Norton menjanjikan 200 PS @12500 rpm! Bobot kosong motor pun hanya 179 Kg saja! Jelas cukup untuk berkompetisi dengan superbike-superbike terkini…

Mesin V4 1200cc ini dikombinasikan dengan rangka tubular yang dibuat mengikuti langkah moge balap pabrikan saingan senegaranya, yakni Triumph. Kalau kita biasa mendapati bahan rangka pipa tubular adalah besi baja, Norton beda. Mereka pakai pipa alumunium..hmm aneh juga kombinasi ini ya, sebab biasanya yang model alumunium kan model rangka ala deltabox.

Untuk kaki-kaki dan rem, Brembo dan Oehlins nongkrong di situ membuat motor ini tak perlu banyak cingcong untuk menunjukkan kualitasnya. Soal elektronik, Norton tak mau ketinggalan dengan kompetitor. Sistem IMU buatan Bosch mengatur semua perangkat pendukung elektronik motor yang dilahirkan dengan pengalaman 5 tahun belakangan di ajang Isle of Man ini.

20180304_114802

Yang lucu, yang ludes duluan justru versi mahalnya, yakni Norton V4-SS yang dibanderol 44000 Poundsterling. Versi mahal ini memang wow.. handmade, rangka kena poles, lengan ayun dari sebongkah alumunium solid yang kena sentuhan mesin CNC. Soal aroma karbon, ini motor abis-abisan. Tanki saja dibuat dari material yang mahal karena kekuatan dan bobot ringannya itu. Versi ekonomisnya, V4-RR yang dibanderol 28000 Poundsterling lucunya malah tak selaku yang versi SS.

Simon Skinner, sang designer, mengklaim, Norton V4 memang produk Inggris yang punya nama besar yang bisa disetarakan dengan produk luxus otomotif Inggris lainnya macam Aston Martin, Jaguar dan McLaren.

20180304_114837

Motor yang versi murahnya 33000 Euro ini mengincar biker Inggris sebagai konsumen potensialnya. Okelah menurut Blog Sesat. Ini motor performancenya dapat, nama besarnya dapat, handalnya juga dapat. Harga lebih murah dibandingkan Desmosedici, apalagi RC213V-S, tetapi performa di atas kedua motor MotoGP itu. Maintenance pun lebih murah dan eksklusifitas masih dapat, meskipun tak mungkin menyaingi motor MotoGP jalanan sih.. Namun, untuk kelas superbike massal, jelas, ini motor yang punya potensi jadi collector item.

 

20180304_114741

20180304_114733

20180304_114725

Gimana Bro? Puyeng lihat kombinasi carbon dan polesannya?

20180304_114648

Blog Sesat pun puyeng melihatnya langsung. Ini motor ga kalah lah auranya dibanding BMW HP4 Race..ya paling kalah di rangka yang tak pakai carbon.. Toh mesinnya V4, lebih berkelas secara karakter dan bunyi…

20180304_114656.jpg

Lengan ayun Proarm pun punya tampilan lebih oke dibandingkan BMW HP4 Race..

20180304_114440

Yang kurang oke di motor ini menurut Blog Sesat adalah lampu belakangnya yang terlalu sederhana, kaya ga perlu mkiri gitu bikinnya wkwkwk… Livery pun bisa dibilang tak ada.. Keren sih buat yang suka gaya minimalis, tetapi agak kurang berkarakter juga kalau badi full carbon sama sekali tanpa sentuhan warna…