Di penghujung bulan September 2018, Blog Sesat kembali tersesat ke Yogyakarta. Sempat galau mau naik apa. Maksud hati ingin naik motor, ya mengulang nostalgia dengan si Excel Rose lah, tetapi si Excel Rose sedang dalam keadaan tidak hidup dan lama tak dipakai. Selain itu waktu tempuh yang butuh enaknya 4 hari tak ada, belum lagi di Yogyanya 2 hari. Wah, butuh 6 hari, waktu segitu terlalu banyak saat urusan lain juga masih butuh perhatian. Akhirnya ya naik pesawat haha… Ya pulang pergi 800 ribuan lah.. Kamis sore berangkat, Sabtu malamnya sudah kembali lagi ke Jakarta. Kalau naik motor Excel Rose si Vespa Excel korek harian sih bensinnya plus oli samping sekitar 300 ribuan. Namun, kalau dihitung dengan makan selama perjalanan dan kalau ada biaya nginep, tentu naik pesawat jatuh-jatuhnya bisa lebih murah hihi..

20180927_163826(1)

Berangkat naik Air Asia.. Harusnya sekitar jam 3 berangkat, tetapi pending jadi jam 5an. Ya ga papa sih..kebetulan ga buru-buru.. Di ruang tunggu pun jadi dapat KFC dan air mineral hehe… Ya mending pending di bawah sih, sebab seorang rekan dengan pesawat lain pendingnya muter-muter di udara karena bandara Adi Suciptonya penuh.

20180927_180644

Penerbangan terasa menyenangkan. Cuaca relatif bagus. Dan pilot landing dengan mulus hehe…

Oh ya, serunya di Yogya itu, kita bisa turun dari pesawat tanpa garbarata alias jet bridge. Menyenangkan buat saya yang suka melihat-lihat pesawat.

20180927_181002

Dengan ini, kesempatan untuk foto-foto pesawat pun lebih terbuka. Belum lagi menikmati desingan dan merasakan angin bandara hihi…

20180929_195905-1

Pulangnya saya naik Nam Air. Beda dengan keberangkatan yang dipending, pas pulangnya di Sabtu malam ini justru dimajukan 1 jam hihi.. Alhamdulillah bukan jadi masalah untuk saya. Dan saya menikmati penerbangan dengan Boeing 737-500 ini. Seru juga membandingkan Boeing yang memang kecil ini dengan yang 777. Doi butuh jarak sedikit saja untuk take off. Penerbangan menyenangkan..di udara lumayan lah dapat biskuit dan air mineral hehe..

Saat landing pun mulus… Dan serunya saat landing ada pesawat lainnya yang lebih di depan yang landing di Terminal 1. Seru juga mengamati pesawat lainnya yang sedikit lebih di depan pararel landing dengan pesawat yang saya naiki.

20180929_195959

Oh ya, ini foto yang saya ambil waktu mendarat di Adi Sucipto: Boeing 737-500 Nam Air.. si pesawat khas bermesin gepeng hehe.. Gepeng karena ini pesawat memang dirancang rendah, supaya bongkar muat dan ini itunya tak merepotkan dan bisa menjangkau airport-airport daerah yang peralatannya memang tak biasa melayani pesawat-pesawat besar.

20180927_180549

20180927_180600

20180927_180613

Sampai di tujuan dan bisa memandang pesawat di saat matahari baru terbenam.. wah, buat Blog Sesat itu sebuah rejeki hehe..