Blog Sesat berjumpa kembali dengan Royal Enfield GT650. Memang dari zamannya masih satu silinder, motor India berarwah Inggris ini memang punya desain yang sangat memikat. Bahkan kalau boleh jujur, tidak kalah dengan Triumph di segi desain. Namun secara kualitas tentu tak bisa disamakan hasil pabrikan Inggris beneran dan Inggris yang pindah nun jauh di Chennai, India.

20190303_152642

Kalau di foto sih tak akan kalah dengan Triumph, tetapi kalau di foto, ya okelah, setara..

Nah, tentu untuk menilai motor harus dilihat langsung. Secara harga, wah bisa irit 40% lah dibanding beli Triumph. Secara gengsi, ya jelas tak akan sejajar dengan Triumph dan secara kenyamanan pastinya terasa bedanya tuh.

20190303_152648

Dibandingkan dengan Continental GT yang masih 1 silinder, yang Twin ini jelas unggul secara konstruksi mesin dan power. Bunyinya pun jelas sudah tak malu lagi kalau berjejer dengan Triumph. Dilihat dari jauh pun lebih oke dibanding yang single. Saya lihat, kabel-kabel lebih rapih dan chrome knalpot lebih bagus, tak ada lagi bagian knalpot di ujungnya yang cuma dikuas wkwkwk…. gara-gara kuas segaris, rusak chrome seknalpot..

20190303_152514

Blog Sesat masih penasaran, apa yang membuat motor ini pas dilihat langsung auranya tak terlalu keluar. Tak sekeren fotonya.. Dan tentu perlu dilihat satu persatu..

Dari sisi cat tanki dan stickernya..hmmm ini mungkin yang masih kurang oke. Masih kurang terlihat tebal dan sebaiknya ya dikasihlah emblem dari logam atau peneng..

20190303_152422

Sisi lampu-lampu tampaknya juga yang membuat aura motor Twin pahe ini kurang keluar.. Okelah modelnya klassik, tapi kesannya kok murah ya.. ya memang ini motor pahe, tapi di harga segini, sangat disayangkan kalau bagian ini kurang maksimal.

20190303_152539

Coba lihat kualitas mika remnya..kok kesannya kaya mika tua yang sudah kena jemur matahari.. Kalau mika lampu sen, hmm terlalu biasa aja gitu..

20190303_152456

Mika lampu depan pun terlihat seperti bukan motor baru lagi. Pas Blog Sesat lihat dari dekat, ooo merknya Fiem..yup Fiem, bukan Siem seperti yang banyak di Vespa klassik…merk dari India juga kali ya?

20190303_152332

Untuk rem, ya tidak spesial. Unsur India sangat kental karena dipilhnya Bybre di sisi depan dan belakang… Ban sih oke, Pirelli, tetapi karena remnya Bybre, jadi agak meredup tuh Pirelli wkwkwk..

20190303_152320

Nah, terakhir tentu coba duduk di atasnya. Beda dengan tahun lalu yang dipajang di posisi terkunci di panggung, yang kali ini hanya didiamkan seperti biasa, ya distandar samping saja. Nah, di sinilah berasa, betapa beratnya ini motor waktu mau saya tegakkan. Sumpah berat.. wkwk.. jangan-jangan saya sudah tak kuat buat bawa yang seberat GT 650 Twin.. rasanya kok seberat Harley, masalahnya dia tingginya lumayan.

Merasakan berat bobotnya dan posisi duduknya yang di bagian jok berasa kurang ngeplak, Blog Sesat pun tidak jadi beli wkwkwk.. desainnya tapi oke banget nih buat acuan modif ke motor yang lebih ringan..