Jangan bosan-bosan ngomongin Honda Cb 750 ya.. Bukan apa-apa, karena Blog Sesat sedang adanya ya ini hihi..

Nah, kita kenalan nih dengan Honda CB 750 F1 (Super sport). Motor ini jelas keturunannya Honda CB 750 dan lahir pararel dengan Honda CB 750 K-series yang biasa kita kenal wujudnya sebagai CB 750 yang klassik alias the first superbike itu. Di tahun 1975, Honda CB 750 F1 lahir bebarengan dengan Honda CB 750 K5.

Pertengahan 1975, harga CB 750 F1 termasuk pajak pertambahan nilai adalah 7.198 DM atau sekitar 3672 Euro.. Wah, masih murah banget ya.. Zaman sekarang, harga segituan cuma dapet motor 1 slinder 125 cc pabrikan Jepang.

20190303_162634

Beda jelas terlihat dengan Honda CB 750 seri K. Jelas terlihat di desain tanki, jok dan bodi belakang. Ya, bisa dibilang, ini lebih mirip GL-Serier kalau di Indonesia.. Yup, mengingatkan sama motor macam Honda Gl-100 kan?Perbedaan lain yang tampak jelas adalah knalpotnya yang jadi 4-1, tak lagi 4-4 seperti K-series.

Mesin dan rangka basisnya sih sama saja. Hanya saja, Honda melakukan penyempurnaan di sisi karburator dan noken as. Hmmm..sepertinya lebih performance oriented ya… Terlihat juga dari cakram belakang yang disematkan, sementara di K-Series masih tromol di buritannya.

20190303_162614

Motor yang ada di artikel ini merupakan produksi tahun 1977. Soal tenaga, dari informasi di pameran, rasanya masih sama saja dengan CB 750 klassik, masih ada di 67 PS yang dihasilkan mesin 736cc SOHC 4 taknya.

Toh dengan tenaga segitu, di zaman itu sudah menghabisi kemampuan mesin motor Eropa macam Triumph, Norton dan BMW. Honda hanya dianggap kalah di handling/rangka saja.

Mesin CB 750 pun dinilai super tahan banting. Ketika motor-motor besar di zaman itu perlu turun mesin untuk servis besar di 30.000-40.000 Km, tak jarang motor 4 silinder Honda ini mencapai umur 150.000 Km!

20190303_162621

20190303_162602

Gimana Bro? Lumayan juga ya..meskipun jelas cakepan CB 750 K-series tahun awal sih..

Iklan