You are currently browsing the category archive for the ‘Gebetan Baru’ category.

Buat penggemar motor 2 tak asal Italia, masa kejayaannya sudah berakhir seiring digantikannya GP250 dengan motor Moto2. Meskipun begitu, keganasan motor 2 tak twin 250cc dengan power band sempit yang dikombinasikan dengan bobot motor yang ringan tetap tak tergantikan. Alhamdulillah Blog Sesat masih sempat menyaksikan lengkingan mesin 2 tak 250cc yang asli sakit di kuping itu wkwk… Berkesan banget memang, apalagi di Sachsenring 2009 yang juara adalah Marco Simoncelli.

Kembali ke tema! Para penggemar motor Italia 2 tak kini akan diobati kesembuhannya. Bukan oleh Aprilia, Derbi, Gilera, apalagi Cagiva, udah tinggal sejarah itu mah.. tetapi oleh produsen baru, yakni Vins Motor yang bermarkas satu kota dengan Ferrari, yakni di Maranello. Vins Motor akan meluncurkan Duecinquanta yang berarti 250, sepeda motor 2 tak dengan konstruksi twin V90 derajat yang tentunya sudah tembus Euro 4. Nah, di sinilah ajaibnya, tembus Euro 4!

Berhubung harus tembus Euro 4, jadi jangan berharap tenaganya super besar. Diprediksi sih sekitar 70 PS saja.. Itu pun sebenarnya tergolong besar mengingat norma Euro 4 yang harus dipenuhi. Namun, jangan takut kehilangan taringnya! Meskipun hanya 70PS, bobotnya dikatakan bisa di bawah 95 Kg! Ini semua diperoleh dari rangka monocoque, suspensi depan, lengan ayun dan velg berbahan karbon! Keren? Perasaan jadi ga enak malah yah dengar kata “karbon”. Yup, di satu sisi keren dan extraenteng, di sisi lain, harga tentu jadi extraberat! Jangan harap jadi motor macam Yamaha RD series atau Suzuki Gamma series yang masih kebeli golongan menengah dan menengah ke bawah. Satu unitnya dikabarkan akan dibanderol 40.000 Euro! Artinya ya sama aja kalau masuk Indonesia setara dengan 2 unit CBR1000RR SP atau 2 unit S1000RR wkwk… Itu pun masih versi standard, versi Competizione bikin palale migrane e dompete jebole, sebab plus tambah 10000 Euro lagi! Ya, kalau dijual di Indonesia dengan ini itunya bisa tembus 2 M!

Sumber: https://www.motorradonline.de/motorraeder/vins-duecinquanta.989066.html

Iklan

20161008_133944

Fireblade SC77 yang anyar, diakui juara secara keseluruhan oleh media, tetapi masih malu-maluin di WSBK kena recall! Bagian yang bermasalah adalah bagian corong tanki bensin yang dikatakan tidak kedap dan berisiko membuat bensin merembes ke luar. Tak hanya itu, air pun dikatakan bisa masuk ke dalam tanki! Untuk motor superbike, apalagi flagship, ini tentu masalah besar!

Di Jerman ada lebih dari 1141 unit SC77 yang kena recall! Banyak ya Bro.. Tampaknya memang di Jerman ini motor cukup laris. Di dunia, total  ada 8306 unit yang kena recall.. Hmm repot tuh Honda, tapi pasti lebih baik begini daripada nama baik rusak dan harus berurusan dengan tuntutan konsumen. Apalagi garansi 3 tahun tanpa batasan kilometer kalau di Jerman, tentu masalah ini harus segera diatasi.

Honda pun sudah menyurati para pemilik Fireblade SC77 ini. Untuk reparasi, dikatakan memakan waktu 5 jam! Edan..saya pikir hanya 15 menit beres… Berarti ribet juga ya ganti bagian intake tanki saja..mungkin pakai acara mengelas segala ya haha.. untung saya ga beli SC77 wkwkwk…

sumber:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/rueckruf-fuer-die-honda-cbr-1000-rr-fireblade-modelljahr-2017.990196.html

Suzuki Jerman memanfaatkan hari raya agama mayoritas masyarakat Jerman untuk membuat sebuah program penjualan unik GSX-R 125 yang merupakan motor produksi Suzuki di planet lain, Bekasi hihi..

Bagi mereka yang demen die cast. pasti bakal senang dengan gaya Suzuki menjual Gixxer 125 dalam kemasan ala die cast dengan skala 1:1! Asli, 1:1, cekidot Bro:

Keren kan Bro??? Tidak ribet kok, hanya terpisah jadi 10 bagian saja. Jika kesulitan, Suzuki pun sudah menyiapkan pegawainya yang akan membantu merakit motor yang lumayan laris manis ini. Program ini pun tergolong spesial, hanya ada di Jerman!

Mau unboxing Gixxer mini ini? Youtuber tanah air pasti gregetan pingin unboxing motor model gini kan.. Namun, tak murah biaya tambahannya! Peminat harus tambah extra 1000 Euro Bro! 16 Juta untuk kotak kayu hand made! Terlalu mahal ya haha..kecuali kayunya kayu jati sih..murah banget malah kalau kotaknya dari kayu jati!

Yang memang ngebet, ya sediakan total 5.690 Euro! Yup, bersyukurlah Gixxer 150 di Indonesia bisa diperoleh dengan harga jauh lebih murah…

Sumber:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/bausatz-fuer-suzuki-gsx-r-125.988572.html

20170304_122631

Kawasaki Z900 termasuk moge yang laris manis, maklum, kombinasi mesin 4 silinder dengan gaya modern dan kaki-kaki yang mumpuni ditawarkan dengan harga super ekonomis. Tak heran, moge yang harganya jelas-jelas jauh lebih murah dibanding moge supersport 600cc ini mudah dijual. Angka penjualan pun membuktikan itu. Bahkan sampai di Indonesia, harganya masih jauh di bawah 300 juta untuk moge 4 silinder anyar, tentu saja sangat menggiurkan.

Kawasaki pun sudah meluncurkan di Indonesia dan juga tentu turunannya yang keren, yakni Z900RS. Kabarnya sih, batch pertama Z900RS sudah laris.. habis! Maklum, baru diimport 3 unit saja hihi..

Nah, ada kabar, Z900 kena recall. Di Jerman, 2380 unit Z900 dihimbau mengunjungi bengkel Kawasaki untuk mengecek bagian rangka dudukan bagian atas suspensi. Kabarnya ada risiko kerusakan di sini. Motor yang direcall akan diperkuat bagian rangka yang bersinggungan dengan monoshocknya. Entah, mungkin ditambahkan plat-plat penguat. Perbaikan dikabarkan memakan waktu sekitar 1 jam. Jika ditemukan ada kerusakan parah, tak tertutup kemungkinan Kawasaki akan mengganti rangka motor itu seluruhnya. Wow.. Memang menjaga nama baik itu mahal!

Sampai saat ini sih yang kena recall baru Kawasaki Z900. Apakah Z900RS kena masalah ini, mengingat motor ini menggunakan basis yang sama? Belum ada kabarnya sih, tapi sepertinya Kawasaki sudah mendeteksi masalah ini sebelumnya dan sudah menyempurnakannya.

Sumber:

https://www.motorradonline.de/recht-verkehr-branche/kawasaki-z-900-rueckruf.986786.html

20170304_132137

Mohon abaikan fotonya hihi.. Sekali lagi, Z1000 pastinya lebih joss dibandingkan W175. Peace ah…

Blog Sesat tergelitik menjawab pertanyaan, W175 diproduksi di mana.. Ki Gede Anue yang biasa melakukan terawang gaib sayangnya sudah tobat, jadi Blog Sesat mencoba sekitar 15 menit melakukan Terawang Gaib sendiri. Dan hasilnya adalah:

  1. Kemungkinan besar tidak ada blog maupun kantor berita online menuliskan W175 diproduksi di mana. Ini setelah diubek-ubek ke sumber-sumber itu dan dirasa tidak luput. Ini tentu mencurigakan, apakah semua narasumber yang sebanyak itu memang setidaksadar itu untuk menanyakan, W175 buatan mana? Maklum, asal sebuah motor juga menentukan daya jualnya kan..
  2. Menyambung ke nomor 1, anehnya, tak ada satupun yang punya akses mendekat ke W175 memfoto bagian komstir yang biasanya ada nomor rangka yang menunjukkan negara tempat motor diproduksi. Hmmm, apakah KMI meminta ini kepada para wartawan dan blogger, atau memang kebetulan yang lucu sekali karena tak satupun ada yang penasaran dengan itu??? Ini tentu menarik mengingat Kawasaki Estrella yang diganti nama jadi W250 (mungkin untuk memudahkan penjualan W175) terkenal berkualitas bagus dan berasal dari Jepang. Hmm demi menyeret image W175 kah supaya dikait-kaitkan seakan diproduksi di Jepang?
  3. Kok tak ada berita tentang TPT. Apakah ini sinyalemen kuat bahwa W175 diproduksi di planet lain alias Bekasi??? Sebenarnya tak papa, toh motor macam KLX 150 S, KLX 150 L, D-Tracker dan Ninja RR Mono dikenal berkualitas baik dan diproduksi di Cikarang Barat, Bekasi seperti yang tertera di artikel ini: https://www.otosia.com/berita/pabrik-kawasaki-indonesia-terbesar-ketiga-di-dunia.html    Jadi, kenapa mesti menutupi W175 asalnya dari mana?
  4. Di Tokyo Motorshow 2017 dan EICMA di Italia tak memamerkan Kawasaki W175. Ini cukup untuk jadi sinyal, W175 jelas bukan buatan Jepang hihi… Dan bisa dicurigai, Kawasaki masih belum mau investasi besar dan menempuh risiko untuk memperkenalkannya menjadi motor global..
  5. W175 punya masa depan??? Ini pertanyaan sensitif sebenarnya. Kenapa??? Bukankah alasan Kawasaki mengganti nama Estrella jadi W250 disertai kabar, ini jadi edisi perpisahan karena tak akan dilanjutkan produksinya? Blog Sesat sih tak kaget, sebab sebelumnya sudah tau kabar W800 yang memang dihentikan produksinya karena Kawasaki tak mau membuatnya tembus Euro 4. Jadi W800 stop di Euro 3 saja dan malas mengikuti regulasi. Hmmm, ternyata ini merambat ke W250 juga ya.. Nah bagaimana dengan W175??? Eng ing eng… Karena itu mungkin saat ini cukup dengan karburator saja. Alasan demi gaya retro tentu tak bisa diterima mengingat rem depannya cakram, bukan tromol berukuran besar (lebih mahal Bro produksinya..) dan tak diberi kick starter hihihi…
  6. Bagi yang ngebet dengan W175, mumpung masih murah ya dibeli.. kabarnya harga akan naik lho. Bisa dicek di sini: https://otomotif.tempo.co/read/1033285/ini-penyebab-kawasaki-w175-lebih-murah-dari-klx  Kalo suka ya dibeli saja, mumpung belum naik hihi…. Yang pasti sih, kalau dibuat panjang umur, W175 akan pakai injeksi nantinya dan jadi satu-satunya W series yang melanjutkan hidup.. Pakai injeksi, pasti harga naik…
  7. Mengingat harganya bisa lebih murah dari KLX 150, kapasitas mesin lebih besar dan kualitas bodi-bodi terlihat oke, masa iya W175 dibuat dan didatangkan dari Thailand???? Kalau Kawasaki punya pabrik di India, ya mungkin saja.. Kalau dari Thailand sih.. masih lebih murah mendatangkannya dari planet lain bukan?

*Sekian analisis dengan metode suudzon. Mohon Blog Sesat jangan dituntut, mau beli sepatu aja mesti tunggu bulan depan huhu…

Kehadiran mesin Twin 650 dengan tenaga jauh lebih besar dibandingkan mesin 650cc single yang ada saat ini jelas meningkatkan daya jual Royal Enfield! Motorradonline pun mempredikatinya sebagai motor yang sangat indah, tetapi “kebeli”! Blog Sesat pun menyetujui predikat ini. Untuk Continental GT, seperti hanya di engine swap.. cara aman sih, sebab desainnya memang sudah keren, hanya mesinnya saja yang selama ini dikritik karena terlalu lemah untuk konsep cafe racer. Dan tentu terlalu bergetarrrr… Perbaikan-perbaikan kecil di Continental GT pun membuat motor termahal asal Chennai, India ini semakin punya daya jual..hmm ya tergantung seberapa dijualnya sih.. Kalau masih bisa mempertahankan harga di bawah 7000 Euro, tentu sangat menggoda! Jauh di bawah Triumph yang memang rajanya di kelas dan gaya ini.

Ngomong-ngomong soal Triumph, nah, yang versi Interceptor INT 650 ini sangat Triumph banget tampilannya! Bagi Triumph, ini tentu bikin mereka KZL! Yang senang tentu konsumen yang memimpikan Triumph, tetapi keuangan relativ terbatas! Ini dia tampilannya:

Royal Enfield Continental GT 650 in Schwarz-Rot auf der EICMA 2017.

Gimana Bro? Triumph banget kan.. Kalau tak baca tulisan atau logo, yakin 90% bikers bilang ini Triumph! Negatifnya ya tentu bisa dituduh bahwa Royal Enfield main contek… Positifnya, tentu desain ini mudah dijualnya hihi….

Nah, sekarang, bagaimana peluangnya di Indonesia? Hmmmm tentu lebih besar peluangnya, tetapi karena masalah perpajakan, seperti yang mengganjal Continental GT, motor ini harganya jauh melejit dibandingkan versi 500cc dan 350ccnya. Oleh karena itu, kedepannya, Royal Enfield perlu untuk membuat versi 500 dan 350ccnya. Kebayang kan, karena pajak berdasarkan kapasitas mesin, Continental GT melejit jauh ke atas jadi 200 juta lebih, padahal kalau dibuat sedikiiit saja di bawah 500cc, harganya akan turun di bawah 140 juta. Bahkan mungkin di bawah 130 juta!

Kalau sampai dibuat 350cc twin dengan tampilan Continental GT atau Interceptor, wow banget.. Motor tampilan klassik miriiiip Triumph dengan mesin Twin seharga 70-80 jutaan tentu sangat menjual untuk pasar macam Indonesia!

Soal pajak di Indonesia yang tidak memihak ke motor di atas 500cc dan kualitas Continental GT di depan mata, bisa cek lagi di sini:

https://motorklassikku.wordpress.com/2017/08/04/ketemu-royal-enfield-continental-gt-impian-yang-tak-lagi-jadi-impian/

sumber foto:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/royal-enfield-continental-gt-650-und-interceptor-int-650.984278.html?backlink=mrd-984276#gallery-2

Berawal dari ocehan gemez Bro Nunoe saat membicarakan trend motor retro.. Memang sekarang motor-motor desain retro alias neoclassic sedang booming, hanya Suzuki terlihat terlalu adem ayem.. Memang ada motor-motor kecil macam VanVan atau GN 125 yang modelnya klassik..tapi itu mah motor bukan flag carrier, dianggap sebelah mata saja oleh mayoritas.. Suzuki tak punya motor yang bisa mengulangi kejayaan Katana atau Gixxer tahun 80an! Memang ada Suzuki SV650 Cafe Racer, tapi gini doang tampilannya:

Cakep sih, tapi ga bikin mata berlinang sambil buka-buka tabungan berharap angka bertambah 0nya 3x. Dan untuk ukuran pabrikan, ini lebih mirip lelucon.. Ibarat mampir bengkel 30 menit, tampilan SV650 sudah jadi begini..modal tudung dan jok doang!

Pertanyaannya, Suzuki bakal menghadirkan apa ke depannya? Lebih menarik lagi tentu Suzuki di Indonesia! Melihat kompetitor-kompetitor sudah punya calon motor retro.. terutama Honda! Langkah termudah sih cukup bermain dengan basic yang sudah ada saja. GSX 150 bisa diubah bergaya SV650 Cafe racer.. ya walaupun sebenarnya yang lebih pantas untuk diubah tampangnya Inazuma! Sayang sudah tak dipasarkan lagi.. Andaikan dipasarkan dengan model SV650 Cafe racer, tentu peluangnya lebih menjanjikan.

Lebih asik lagi sih kalau dibuat mirip Katana. Atau bergaya GSX tahun 80an. Contohnya seperti ini:

Gimana Bro? Keren juga ya gaya 80an..

Sumber foto:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/motorrad-neuheiten-2018.955432.html?backlink=mrd-955430#gallery-71

Dari dulu Blog Sesat sudah ngompori Kawasaki untuk ingat zaman keemasannya Anton Mang. Kisah kejayaan Kawasaki di GP kelas 250cc dan 350cc 2 tak ini seperti terlupakan dan tidak dieksploitasi Kawasaki..

20170920_150008

Kemunculan Kawasaki Z900RS pun terlihat belum menggunakan livery Anton Mang dan Kawasaki KR250 dan KR350nya. Di situ Blog Sesat merasa sedih..

20170920_150021

Dan pagi ini, saya melihat Z900RS Cafe Racer… Mata berbinar-binar, meskipun dompet masih jauh steak dari oven.. Ini dia tampilan motor terkeren tahun ini versi Blog Sesat:

Sumber foto Z900RS Cafe Racer:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/kawasaki-z-900-rs-cafe.983260.html?backlink=mrd-983184#gallery-4

Dari dulu banyak gosip bahwa AHM akan meluncurkan pengganti Honda Tiger. Bisa jadi yang bikin gosip bukan AHM, tapi blog macam Blog Sesat yang kangen Tiger hihi..

Oh ya, wacana CBR250RR dibuat versi nakednya juga pernah keluar kan? Namun, Blog Sesat merasa itu bukan langkah sukses kalau semata menelanjangi CBR250RR dan sebatas memberinya setang lebar dan lampu depan model tunggal, baik bulat, oval, maupun meruncing sekalipun. Dalam perspektiv Blog Sesat, desain seperti itu terlalu ketebak dan diprediksi tak menjual! Kawasaki dengan Z250 dan Yamaha dengan MT-25 sudah menempuh jejak ini, nah, AHM mau ikutan jalur yang terbukti tak sukses di segi penjualan?

Sungguh, perlu ada perbedaan nyata dibanding CBR250RR! Orientasinya ada baiknya seperti model Honda CB300R yang tahun 2018 akan mulai dipasarkan. Memang infonya motor bertenaga 31 PS ini masih minim, tetapi berdasarkan tebakan Blog Sesat, ini motor bikinan Honda Thailand sebagai penerus Honda CBR300 dan CBR 250 yang gagal di tanah air karena kepedean dengan silinder jomblonya.

Ini dia penampakannya:

Honda CB 300 R Modelljahr 2018.

Nah, CBR300R secara desain sudah oke kan.. Lebih gurih lagi tentunya kalau menggendong mesin CBR250RR yang twin. Lebih keren lagi sebenarnya kalau AHM berani bikin rangka belakangnya lebih mendatar dan kembali ke zaman di mana knalpot masih full chrome.

Ya, sebenarnya daripada desain CB300R, Blog Sesat lebih memfavoritkan desain VTR 250 sih hihi..

Kawasaki Ninja 250 cc dari data spesifikasinya diklaim menelurkan tenaga maksimum hingga 39 Ps

Penampakan New Ninja 250 di Tokyo Motor Show 2017 memang sudah dinantikan biker tanah air. Seberapa keren kah? Tuh… Buat yang suka model elegan dan agak klassik, pasti lebih suka desain ini dibandingkan yang sekarang! Memang modelnya lebih terlihat moge, tak banyak garis-garis tak perlu! Buntutnya malah mengadopsi gaya Kawasaki H2R dan ZX-10R dan bagian tengah fairing mengingatkan pada ZX14R! Sayang tampang depannya belum ada di artikel yang ditampilkan di:

https://otomotifnet.gridoto.com/read/02201235/peluncuran-kawasaki-ninja-baru-di-jepang-kapan-di-rilis-di-indonesia

Info berikut saya ambil dari sumber:

Mesin barunya, tetap dua silinder, DOHC dengan 8 klep, liquid cooled.

Berkapasitas ruang bakar 249 cc didapat dari konfigurasi bore 62 mm dan stroke 41,2 mm.

Klaim tenaganya, tenaga Kawasaki Ninja 250 baru ini mencapai 39 PS atau 38,45 dk di 12.500 rpm, sedang torsinya mencapai 23,5 Nm pada 10.000 rpm.

Tenaga ini lebih besar dari Kawasaki Ninja 250 sebelumnya yang saat ini dipasarkan di Indonesia.

Powernya hanya 32 PS atau 31,54 dk di 11.000 rpm, sedang torsinya pun hanya 21 Nm pada 10.000 rpm.

Gimana Bro? Soal power, tampaknya sudah akan menggusur Honda CBR 250RR dari singgasana. Soal desain, ya selera sih.. tapi bikers yang lebih suka gaya elegan akan melirik Kawasaki Ninja 250 gress ini.

Namun, kalau kita kritis, ada beberapa point yang bisa dibilang tak melebihi ekspektasi:

Kaki-kakinya bisa dibilang sederhana! USD hanya isapan jempol, lengan ayun pun biasa saja… Desain velg pun tak lagi khas Kawasaki Ninja 250. Buat saya pribadi sih, desain velg ini oke.. Namun, ciri khas Ninja 250nya hilang. Mungkin ini demi tetap menjaga harga Ninja 250 tak terlalu jauh dari harga yang sekarang. Yang tampak membantu di kaki-kaki mungkin diameter cakramnya. Entah benar atau tidak, tampaknya diameter rem depan semakin besar.

Yang tak melebihi ekspektasi adalah konfigurasi mesin, tetap 2 silinder pararel. Blog Sesat menilai ini sebagai sebuah kedewasaan Kawasaki. Kalau mereka buat 4 silinder, niscaya menjualnya berat! Harganya bisa  setara motor 650cc 2 silindernya! Buat apa bikin motor yang banyak pemujanya, tetapi sulit mendapatkan pembelinya? Untung saja secara tenaga sudah sangat menjanjikan, kekecewaan penggemar Kawasaki tentu bisa diminimalisir.

Nah, tampang depannya sudah ditampilkan di sini:

https://otomotifnet.gridoto.com/read/02201244/ini-pembeda-kawasaki-ninja-baru-250-dengan-versi-lamanya-ada-6-bagian-yang-jelas-berubah

Kawasaki Ninja 250 2017

Tampang depannya rupanya benar-benar agresif, tetapi yang asik tentunya garis-garis kakunya tetap elegan dan minimalis. Desainnya pun sudah menampilkan winglet! Yang doyan MotoGP pasti gelap mata haha… Yang pengrajin modifikasi pasti pusing, mau dibikin ganteng gimana lagi ini motor!

Kawasaki Ninja 250

Dari sisi serong depan, wah, kegantengannya makin nongol! Dari sisi ini, saya teringat pada desain ZXRR yang sempat diterjunkan Kawasaki dan digeber Alex Hoffmann, Makoto Tamada dan Shinya nakano.

Knalpot lebih pendek dari versi sekarang. Masih punya ciri knalpot Ninja 250, tetapi karena pendek, jadi tampak seperti knalpot Suzuki GSR 750.

Ya, sejauh ini hanya itu yang terpantau. Pastinya masih ada sisi keunggulan lain motor yang penjualannya tak pernah padam ini… Dari langkah ini dan tampilan ini, tampaknya kompetitor semakin kegerahan dan butuh angin penyejuk wkwk..

tersesat muter-muter

  • 1,895,279 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com