You are currently browsing the category archive for the ‘Gebetan Baru’ category.

Sebenarnya Bro hampir bisa dipastikan kenal dengan motor matic yang satu ini. Ini bisa dibilang merupakan motor matic yang bisa bikin benar-benar panas dingin! Memang Honda Africa 1000 juga sudah seperti motor enduro dengan matic sih, tapi pasti masih banyak yang keburu takut karena mengira tingginya bisa bikin yang di bawah 175cm keder…Meskipun pabrikan sekarang sudah paham ini masalah sensitif, bahkan untuk pabrikan Eropa sekalipun. Maklum, mereka memang mau memperluas pasar ke Asia dan Amerika latin.. Dan mereka juga mau menggaet bikerwati..

Nah, kalau yang dihadirkan AHM Honda X-ADV, bisa ramai jagad permotoran Indonesia. Asli ini motor benar-benar bikin kesengsem Bro..

Untung saja doi masuk golongan moge.. 745cc Bro.. Harganya yang 11000 Euroan tentu sudah hampir setara dengan moge supersport. Yup, kalau dijual di Indonesia, ya bakal 300 jutaan Bro. Bayangkan kalau tersedia versi 250ccnya! Dijual 70 jutaan saya yakin laku! Bisa menyingkirkan Kawasaki Versys 250, KLX250, Yamaha X-Max, dan BMW GS310 pun kalau dijual akan habis masa depannya wkwk..

Oh ya, dijual sebagai moge pun, BMW bakal terancam… Lihat nih warna yang silvernya, benar-benar mengingatkan pada BMW GS, kalau dari belakang, bakal dapat aura BMW GS banget:

Gimana Bro? Masih kurang mirip GS ya? Hehehe..memang sih, tapi coba dilihat kalau pakai box :

Gimana Bro? Puyeng lihatnya? Modif aja Varionya wkwkwk…

sumber

 

Meskipun sering juara F1, Mercedes Benz bukan dikenal sebagai produsen mobil supercar. Nah, image itu perlahan tergusur dengan kehadiran Mercedes Benz Black Series. Namanya doang black, aslinya mah warnanya tidak black. Ada beberapa jenis Mercedes Benz Black Series, tetapi kali ini yang ada hanya SLS AMG Coupe Black Series C197.

20170409_132015

Soal desain, wah, bisa memadukan bentuk modern dan gaya klasik. Terbukti, tanpa harus mengedepankan desain serba meruncing, mobil ini juga bisa menaklukkan hati penggemar supercar modern. Di mata penggemar mobil bergaya klasik, doi pun tidak terlihat sok futuristis. Doi masih mewarisi desain Mercedes Benz 300 SLR terbitan tahun 1955.

20170409_132059

Citra Mercedes yang bukan dikenal sebagai mobil buat tarik-tarikan sirna ditepis Black Series. Jangan main-main, mobil ini selevel dengan supercar Porsche, Lamborghini dan Ferrari. Melihat spesifikasi mesin V8 berkapasitas 6208cc, sedan-sedan yang cuma 3000cc ke bawah harap minggir. Berani berurusan dengan mobil bertenaga 631 PS dan bobot hanya 1550 Kg?

20170409_132001

Mobil balap legal untuk jalan raya ini dilengkapi dengan rem keramik dan velg tempa ringan yang dikembangkan AMG. Bannya pun khusus dikembangkan. Untuk lebih merendahkan titik berat mobil agal mobil lebih mantab menerabas tikungan, posisi gir box balap 7 tingkat percepatan diletakkan lebih turun 10mm dari versi sebelumnya.

20170409_132044

Bro naik moge 500cc atau 650cc 2 silinder? Itu tak cukup untuk kabur dari mobil terbitan 2013-2014 ini. Sebab dari 0-100 Km/jam, doi hanya butuh 3,6 detik! Jadi, kalau mau bisa menang drag, ya minimal banget bawa supersport 600cc yang sehat. Amannya ya bawa motor superbike… Namun, ga semua juga jago menggeber motor 0-100Km/jam dalam waktu di bawah 3,5 detik kan????

Mau lihat tampilan langsungnya? Ga usah jauh-jauh ke Jerman.. Di Jakarta sudah ada yang punya kok..

Jangankan Black Series, Koenigsegg aja kebeli.. Kan Indonesia banyak wuorang kayaaah….

BMW tercoreng imagenya dengan kehadiran G310R. Produk yang sudah tersebar 250 unit, 99 di antaranya terjual di Jerman, kena recall! Permasalahannya ada getaran yang mengganggu di produk yang diproduksi di Chennay, India, ini. Motor yang diproduksi di pabrik TVS ini mengalami getaran-getaran itu akibat baut yang dipasang untuk memegang setang tak sesuai kriteria dan disinyalir juga tingkat pengencangannya kurang. Akibatnya, setang lekas mengendur dan salah-salah berputar. Selain itu, masalah juga ada di baut kaliper cakram depan. Ini juga perlu ditindaklanjuti.

20160903_195749

Sebenarnya yang bikin malu adalah ini bukan yang pertama untuk BMW G310R yang dijual lumayan murah untuk ukuran BMW. Motor ini dilego 4750 Euro saja, masih lebih mahal Yamaha R125 yang dijual lebih dari 5000 Euro lho Bro! ┬áPadahal kapasitas hanya 125cc hehe… (Bisa jadi pertimbangan kalau mau beli motor ini, ga worthed kalau harganya lebih tinggi dibandingkan Yamaha R125 yang dilego oleh importir umum. Ya, risiko lah kalau motor diproduksi di India. Ini tentu jadi pelajaran buat BMW untuk meningkatkan kualitas mitranya, yakni TVS.

Kejadian pertama yang memalukan adalah penundaan penjualan yang harusnya Oktober 2016. Tanpa ada alasan resmi, BMW menundanya. Hal ini menimbulkan gosip, bahwa kualitas yang ada bermasalah dan mesin motor terimbas hingga mengalami kerusakan. Ingat, gosip ya…dari BMWnya tak ada keterangan resmi.

Kabarnya sih langkah perbaikan ini sudah dilakukan di sisa dari 4000 unit yang sudah terproduksi. Bagi 250 unit yang sudah terjual, ya harus ke bengkel BMW terdekat.

Sumber:

http://www.motorradonline.de/motorraeder/rueckruf-bmw-g-310-r.822754.html#mrd-822752

 

Kemunculan BMW G310R yang diikuti BMW GS 310 membawa angin segar bagi yang memimpikan BMW, tetapi rejekinya belum rejeki pemilik perusahaan migas dan tambang. Bagi mereka yang tinggi badannya kurang untuk ukuran orang Eropa, kedua motor ini jelas layak dilirik. Belum lagi konsumsi bahan bakar yang lebih irit, ya sesuai dengan pasar yang diincar BMW juga, yakni untuk pasar Asia dan Amerika Selatan.

Nah, kalau BMW G310R dijual 4750 Euro, maka versi GSnya diperkirakan di 5000 Euroan. Yup, sampai saat ini memang belum ada harga resmi dari BMW.

20170304_120627

Menurut Blog Sesat, versi GS ini lebih layak dibidik, lebih ketara BMWnya dibandingkan G310R. Memang sih intinya motor yang sama, tetapi aura GS lebih BMW banget dan lebih siap untuk diajak touring melewati medan menengah lah… Ga terlalu takut becek dan jalan tak rata.

20170304_120823

Sayang saja velgnya bukan jari-jari, jadi gregetnya buat saya agak kurang, masih berasa “motor mainan”. Namun, untuk gengsi, dapetnya kurang.. Meskipun kalau dijual di Indonesia kabarnya sih bakalan mahal.

20170304_120802

Sempat ada rumor, BMW G310R akan dilego 150 juta di Indonesia. Nah, apakah harga segitu oke? Hmmm.. Kalau untuk versi G310R, Blog Sesat sama sekali tidak menganjurkan. Namun, kalau 150 juta untuk versi GSnya, ya boleh dipertimbangkan, meskipun Blog Sesat tetap bilang terlalu mahal untuk motor hanya 1 silinder kapasitas masih di bawah 400cc.

20170304_120910

Soal tampang, memang keren. Soal kualitas, BMW, aman lah… Dijamin ga kalah dibandingkan KTM. Nah, kalau mau tahu kemahalan atau tidak, coba lihat harganya KTM hehe… Hmm baiklah, saya kasih perbandingan motor yang lebih sekelas ya, sama-sama kita bulatkan 300cc.

20170304_120956

Buat Blog Sesat, penting untuk membandingkan harga motor dengan harga di luar negeri, maklum, keluar duit juga perlu pertimbangan bijak. Nah, perbandingan dengan Kawasaki Ninja 300 bisa cukup representatif. Ninja 300 kan harganya tidak sampai 90 juta rupiah. Nah, di Jerman, motor itu dilego 5595 Euro! Itupun harga tahun lalu, karena 2017 Ninja 300 tak bisa dijual lagi akibat tak tembus Euro 4!

20170304_120936

Kalau di Jerman Ninja 300 yang dijual seharga 5595 Euro di Indonesia bisa diperoleh seharga di bawah 90 juta, GS 310 harusnya-kalau mau dibilang worthed alias layak beli- harusnya masih dijual di bawah 100 juta rupiah.

Aktor pemeran Top GAAAAnn, Tom Ciyus terdeteksi telah melaksanakan syuting Mission Impossible 6 di kota Paris. Meskipun usianya sudah 54 tahun, Tom tetap pede melakukan adegan-adegan bermotor sendiri tanpa digantikan stuntman. Ini dia penampakannya:

20170416_082158

Motor yang digeber kali ini bukan S1000RR, tetapi motor terlaris ke-2 di jajaran BMW Jerman di bawah R1200GS, yakni BMW R NineT. Seperti biasa, tetap saja naik motornya ga pake helm wkwk…

20170416_082130

Yang menarik adalah, hadrinya mobil BMW yang sudah terhitung klasik. Memang sepengamatan saya, BMW mulai menyusul langkah Mercedes Benz yang mensupport penggemar mobil klasiknya dengan parts original pabrikan. Ini jelas banget di ajang Essen Techno Classica 2017. Jadi, pemilik motor dan mobil BMW tua aka klasik memang sudah dibidik oleh BMW.

20170416_082105

Salah satu motor terbaru Ducati tahun 2017 adalah SuperSport. Meskipun namanya supersport, doi bukan motor supersport sejati, hanya bentuknya dan tenaga mesinnya saja yang setara motor supersport yang sekarang memang sudah lewat masanya. Ducati SuperSport bermesin Testrastretta L Twin 4 klep desmodromic per silinder berkapasitas 937cc.

20170304_113458

Tenaga yang dihasilkan dicukupkan 110 PS @ 9000rpm dengan torsi maksimum 96,7 Nm @ 6500rpm. Yup, tenaganya bisa dibilang kecil untuk ukuran Ducati dan rpmnya rendah. Memang namanya saja yang supersport, tetapi sebenarnya ini motor touring yang berwujud motor balap!

20170304_112801

Sangat terasa konsep ini ketika kita nyemplak di atasnya. Rasanya saya rasa sih santai, mirip CBR 250 lah.. Posisi memang merunduk, tetapi masih terhitung santai. Orientasi santai juga terasa dari tinggi jok yang rendah. Ini sebenarnya karakter motor touring yang tidak butuh keagresivitasan dalam menikung atau berganti arah secara cepat. Posisi rider lebih in the bike dibandingkan motor balap yang on the bike. Kedua kaki saya dengan tinggi 170cm bisa menapak mantap. Ga berasa naik moge sih kalau memejamkan mata dan motor dalam keadaan dimatikan.

20170304_113045

Secara fisik, orientasi motor touring bisa terlihat. Pertama jelas di joknya yang nyambung dan pastinya Biposto alias bisa menambal amal dengan membawa boncenger. Ciri fisik lainnya tentu langsung terlihat dari posisi setang yang tinggi karena bentuknya pun ada raiser yang terintegrasi dengan setang. Rangka pun menggunakan tipe teralis konvensional Ducati, beda dengan Panigale.

20170304_113323

Selain itu, wind shield tingginya bisa disesuaikan Bro… Jadi kalau mau tetap bergaya balap ya direndahkan saja. Namun, kalau butuh proteksi lebih, wind shield bisa dinaikkan, meskipun sedikit.

20170304_112711

20170304_112622

Ducati sepemahaman saya menawarkan dua versi. Supersport S dan tanpa S. Dari ciri fisiknya yang terlihat, versi S dilengkapi suspensi Oehlins di depan dan buritan, sedangkan yang biasa (warna merah) diperlengkapi USD Marzocchi dan suspensi belakang buatan Sachs. Untuk yang merah, Ducati membanderolnya seharga 12.990 Euro, jadi jelas lebih mahal Yamaha R6 yang tenaganya pun sama (tapi suspensi R6 sudah Oehlins kan). Untuk versi S, tidak saya dapati di lokasi, berapa harganya.

20170304_113535

20170304_112702

Untuk konsumsi bensin, motor berbobot kosong 184 Kg (siap tempurnya berbobot 210 Kg), Ducati menerangkan 5,9 liter/ 100 Km. Dengan tanki 16 liter, motor ini aman banget untuk menempuh lebih dari 200 Km tanpa harus ketemu pom bensin. Wajar, karena memang disiapkan juga buat mereka yang senang sport-touring.

20170304_113525

Buat mereka yang ingin lebih berasa sport, motor ini juga disiapkan Ducati untuk bisa dipasangi DQS alias Ducati Quick Shifter. Kalau standarnya sih belum dipasang, cuma diperlengkapi riding modes, power modes, ABS Bosch, ride by wire, LCD display, DRL, Ducati multimedia system dan proteksi antimaling.

20170304_113447

Buat yang sudah termakan usia, tetapi ingin terlihat gaya dengan Ducati yang riding positionnya tidak menyiksa, Ducati SuperSport 937 jawabannya! Selain itu sih tidak ada yang spesial hehehe (sirik.de)

20170409_140414

20170409_140206

20170409_140218

20170409_140323

20170409_140302

20170409_140337

20170409_140233

Triumph dengan produk retronya memang sangat digandrungi bagi pria-pria yang ingin tampil klassik, borjuis, agak bengal, misterius, tetapi tidak berkesan arogan wkwk.. Yang mau bergaya arogan ya mending liriknya HD.

Untuk lebih mewujudkan jati diri, tentu motor tak bisa dibiarkan standar. Modifikasi harus diambil untuk menonjolkan diri. Ya, kalau lihat piramida Maslow, kebutuhan tertinggi seorang manusia itu adalah kebutuhan untuk eksis menunjukkan siapa dirinya. Nah, manisfestasinya salah satunya dengan memodifikasi motor yang menjadi representasi si pengendara atau empunyanya.

Ini ada 2 foto saja modifikasi Triumph ala scrambler. Bedanya dengan modifikasi scrambler lainnya adalah keberanian menggunakan suspensi USD. Hmm..itu biasa sih sekarang. Yang agak luar biasa adalah penggunaan velg dan ban depan yang juga lebar! Sangarnya pasti tercapai kalau sudah begini.. Paling ga enak bawanya, bakal lebih melelahkan dan membuat sektor setang bergetar akibat kembangan ban depan yang super besar. Ini dia penampakannya:

20170409_140148

20170409_140131

Gimana Bro? Kalau punya duit 400 juta sih kesampean lah wkwk… Langsung terlihat sebagai salah satu pria termacho seJakarta Selatan*…

*Kondisi helm full face kaca gelap

Pabrikan motor Mondial memang sudah mulai pudar namanya. Pabrikan asal Italia ini mencoba mengharumkan kembali namanya yang memang nyaris tak terdengar lagi. Produk yang mereka hadirkan tidak bisa dipandang sebelah mata, asli keren. Ini dia tampilannya:

F.B. Mondial HPS 125i

Gimana Bro? Suspensi USD, suspensi gas, sudah berpendingin radiator dan sebagainya, jelas sudah punya apa yang diperlukan motor modern. Bahkan secara desain, Blog Sesat menobatkan motor ini sebagai motor 125cc terkeren saat ini. Bahkan dijejerin dengan BMW R NineT pun tidak malu-maluin!

F.B. Mondial HPS 125i

Dobel mufflernya terlihat cukup berkelas. Soal power, lumayan untuk 125cc 4 tak dengan 4 klep ini mampu menghasilkan 13,6 PS. Mesinnya diproduksi oleh Zongshen, pantas saja harganya terjangkau! Lebih murah dibandingkan Gixxer 125 yang dijual 4490 Euro! Doi hanya dibanderol 3590 Euro, setara Suzuki VanVan 125.

Minusnya bagi saya hanyalah Monopostonya alias single seater! Kalau bisa buat boncengan untuk motor cc kecil tentu lebih berguna hehe..toh bukan motor balap! Kelemahan ke-2 adalah, kalau dikendarai, kegantengannya justru berkurang, coba cek:

F.B. Mondial HPS 125i

Soal berat, 133Kg. Tidak terlalu ringan memang. Namun, tinggi jok setara Gixxer 125 kok, hanya 785mm. Hmm..andai motor dengan 6 tingkat percepatan ini dijual juga di Indonesia dengan harga selevel GSX-S150, saya rasa peluangnya cukup menjanjikan…

Sumber:

http://www.motorradonline.de/motorraeder/mondial-hipster.821436.html

 

Model cruiser seperti Kawasaki Vulcan S 650 memang cocoknya untuk santai-santai dan touring jauh. Untuk dandan dan show off sebenarnya doi kurang cocok, apalagi kalau dipakai untuk balapan. Namun, itu semua bisa dipatahkan oleh modifikasi Vulcan berikut ini:

20170304_121841

Gaya Cafe racer pun ternyata bisa sukses diterapkan di motor ini, ya tentu butuh upaya lebih dibandingkan yang diubah Kawasaki ER-6N. Namun, upaya lebih itu membuahkan hasil yang lumayan. Penggantian suspensi dengan USD, buntut tawon, velg lebar jari-jari plus setang merunduk langsung menghadirkan kesan garang di motor ini.

20170304_121735

Saya menganggap motor ini yang paling menarik di boothnya Kawasaki saat di Dortmund lalu. Rasanya melihat motor ini itu gimana ya, pengen nyemplak dan buka gas pol! Bukan apa-apa, penasaran saja dengan NOSnya…

20170304_121742

Sayang tidak dilampirkan, berapa besar lonjakan tenaga motor yang mesinnya dipakai Kawasaki di ER-6 N , ER-6 F ini, dan Versys 650 ini. Dengan NOS, saya rasa kalau sekedar mengasapi motor-motor supersport 600 cc saja sih masih sanggup lah..

tersesat muter-muter

  • 1,739,962 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com