You are currently browsing the category archive for the ‘mobil klassik’ category.

Di dekat tempat tinggal saya ada yang memarkir sebuah mobil VW kodok yang kondisinya tampaknya sudah direstorasi. Segar deh ngelihatnya.. Bikin hasrat suatu hari nanti pingin pelihara VW Kodok lagi.

Yang jadi impian sih tampangnya standard, tapi mesinnya full tune up hihi.. AC dingin, kaki-kaki sehat, udah gitu aja udah bikin senang hihi… Tampilan kece, klassik, disuka tua muda, pajak pun tak mahal.. Belum lagi brotherhoodnya VW itu sudah seperti Vespa lah..Dan yang namanya naik VW itu tak tergantikan rasanya, apalagi mendengarkan suaranya dari dalam kabin.. Ya bisa dibilang mobil klassik dengan bentuk luar biasa dengan harga masih relatif wajar baik bahan maupun onderdilnya ya VW Kodok…

Yaudah, gitu aja artikelnya.. maklum, kangen itu kan sulit dilukiskan dengan kata-kata.. *alesan

20170907_131221-1

Iklan

20170409_112630

Bukan, bukan BMW 328 yang bisa Bro temui di tanah air. Yang ini yang merupakan versi asli 328. Bagaimana tampilannya? Dijamin kepincut, bahkan walaupun seleranya young kids djaman saiki..

20170409_112617

BMW memang pabrikan asal negara bagian Bayern alias Bavaria, tetapi BMW 328 merupakan rakitan kota Eisenach, sebuah kota di negara bagian Thueringen. Kota ini juga dikenal sebagai kota tempat Martin Luther menerjemahkan Bibel. Oh ya, sebelum dijual ke umum, BMW 328 diterjunkan dulu di balapan di Nordschleife Nuerburgring! Dan mobil yang merupakan rakitan dari berbagai mobil BMW yang sudah eksis sebelumnya ini (rangka dan suspensi dari BMW 319, blok mesin dan rem dari BMW 326) berhasil menjuarai event balap semacam Le Mans di kelas 2000cc nonkompressor.

20170409_112552

Mobil bermesin 6 silinder ini merupakan pengembangan dari mesin BMW 326. Banyak pengembangannya, tapi gampangnya, kompresinya naik dari 6:1 jadi 7,5:1. Tenaga 50PS yang diperoleh di rpm 3750 melonjak jadi 80PS @ 4500/ 5000 rpm. Mesin mobil yang resminya diproduksi tahun 1937-1939 ini disuplai 2 karburator. Oh ya, bobotnya hanya 830 Kg lho..ga nyangka ya… Ga heran Bro, bodinya alumunium lho.. Tak heran standardnya bisa mencapai kecepatan 150 Km/jam. Tak heran, mobil dengan 4 tingkat percepatan ini menjadi mobil sport impian di zaman sebelum PD-II itu.

20170409_112525

Ada hal lain yang spesial dari mobil yang sudah berpendingin radiator ini, yakni remnya! Mobil ini menghadirkan teknologi hidrolik! Jadi, di saat mobil-mobil lain yang memang masih menggunakan rem tromolĀ  yang dioperasikan dengan kabel, BMW 328 mengoperasikan rem tromolnya menggunakan fluida. Dan terbukti, 328 punya kemampuan mengerem di atas pesaingnya.

20170409_112542

Btw, 328 juga ada versi balapnya lho. Untuk ikut balap 24 jam Le Mans, BMW bekerjasama dengan Touring asal Italia untuk membuat mobil 1971cc ini semakin kompetitif. Body tetap alumunium, tetapi lebih tipis dan rangka pun dibuat dengan model pipa tralis. Tak heran, bobotnya menyusut jadi 780 Kg saja! Itu yang coupe, yang roadster bahkan dengan 100 liter bensin hanya 700 Kg saja!

Mesin pun disuplai 3 karburator, 1 buah lebih banyak dibandingkan versi standard. Tenaga pun melonjak jadi 119-122 PS. Tentu ada modifikasi lainnya, sebab kompresi naik jadi 9,15:1. Versi balapnya bahkan bertenaga sampai 135 PS! Top speed pun melonjak jadi 220 Km/jam!

Gimana Bro? Keren ya..kaya Bat Mobile hihi

20170409_114112

Bro yang doyan kendaraan klassik pasti sudah kenal atau pernah dengar tentang BMW Isetta, sebuah kendaraan yang agak sulit dikaetgorikan, mobil atau motor haha.. Namun, ikuti saja lah istilahnya: micro car!

20170409_114129

Oh ya, ternyata doi bukan original Jerman, doi asalnya dari Italia. Pantas saja namanya Isetta! Nah, yang di Italia dibuat oleh Iso. Bedanya, yang di Italia bermesin 236cc 2 tak, sedangkan yang dibuat BMW bermesin 250cc 4 tak yang merupakan mesin yang juga dipakai motor BMW yang banyak berseliweran di Indonesia, yakni BMW R25.

20170409_114033

Iso Isetta, meskipun bermesin 2 tak, powernya malah hanya 9,5 HP, justru lebih besar tenaga mesin 4 tak BMW yang mampu menghasilkan 12 HP. Cukup unik ya.. Mungkin karena mesin 2taknya masih setara teknologi Vespa di zaman itu hihi.. Memang mengincar kehandalan dan simplisitas saja, belum mengincar tenaga besar, apalagi untuk keperluan balap. Bisa jadi juga karena memang mesin 2 tak itu pertama kali dipakai Isetta tahun 1953, sedangkan mesin R25 dipakai tahun 1955.

20170409_114005

Isetta sendiri diproduksi di berbagai negara, tak hanya di Italia dan Jerman, tetapi juga di Brazil, Prancis, Belgia, Spanyol dan Inggris.

Gimana Bro? Keren ya.. Dan memang micro car ini laku keras! BMW Isetta saja yang juga ada versi 300 ccnya dan diproduksi tahun 1956-1962 laku sampai 161 ribu unit lebih!

20170409_114018

Sebenarnya wajar bisa laris, desainnya sangat menarik dengan bentuknya yang seperti balon dan konsumsi bahan bakar yang perlu 3 liter saja untuk menempuh 100 Km! Maklum, selain mesinnya kecil, bobot kendaraan tak sampai 500 Kg.

20170409_113954

Gimana, setuju ga kalau ada micro car lagi yang punya kelas dan bergaya klassik macam BMW Isetta? Lumayan, bisa digeber sampai 85 Km/jam lho!

20170409_113938

Hmmm.. tapi kalau dijual di zaman sekarang dan harganya terjangkau, berabe juga.. Bisa dipakai Kids zaman now untuk yang tidak-tidak, apalagi kalau sudah dipasangi kaca film super gelap wkwk…

20170919_162300

Sesuai prediksi Blog Sesat, harga Honda Tiger lama yang masih 1 bolam lampu remnya semakin meningkat. Memang masih jauh dari kegilaan harga RX-King sih, tapi salah satu iklan ini bisa menunjukkan gejalanya. Dijual 36 juta Bro… Memang saya liha foto dan keterangannya, super menggiurkan lah.. Kalau punya duit, layak ditinjau, meskipun secara harga menurut saya masih terlalu tinggi. Namun, hari ini saya cek lagi, sudah diturunkan ke 29 juta hihi… Wah, goyang lagi harganya masih bisa pastinya.. Ya daripada beli motor 150cc baru yang dalam setahun harganya akan terdepresiasi 10% bahkan lebih, mending beli motor legendnya Honda ini kan.. Apalagi pasarnya menjanjikan, banyak yang doyan, mirip RX-King lah.. Cuma belum terlalu musim aja.. Dalam pantauan Blog Sesat, sudah ada sih yang kembali mengoriginalkan Tiger lawas (Tahun 2002 ke bawah).

Wah ngiler nih lihat Tiger full original seangkatan Tiger Hitam… Btw, setelah lihat-lihat lagi, ada penawaran dengan harga yang bisa dibilang murah untuk kondisi barang yang dari foto sih tak kalah dengan Tiger yang ditawarkan 29 juta itu. Ini dia:

20170919_162816

Namun, saya rasa perlu hati-hati. Sebab foto yang ditampilkan hanya satu. Jangan-jangan foto motor yang sama! Amannya ya harus lihat langsung barangnya. Kalau memang ada, 12 juta untuk Tiger semulus itu hitungannya murah lho..

Apa yang terlintas di benak kalau mendengar nama USS-Enterprise? Yang tahun 90an jadi anak sekolahan pasti mikirnya serial Star Trek. Yang suka motor mungkin langsung ingat Yamaha Scorpio generasi terakhir wkwk… Maklum, julukan klingon karena desain lampu Scorpio gen terakhir memang berasal dari serial TV yang sudah difilmkan ini. Memang sih, headlamp Scorpio mirip dengan jidatnya bangsa Klingon wkwk..

Yang tak kenal Star Trek, mungkin ingatnya Kapal Induk USA bernama USS Enterprise ya? Saya sih termasuk golongan yang pertama..baru tahu ada kapal induk dengan nama serupa setelah googling.

Apa yang memicu saya googling nama ini? Ini lho Bro, ada sebuah mobil Citroen tua banget yang ditulisi plesetan nama USS-Enterprise. Si pemilik menulisi mobilnya U.S.S. Entenprice..

Entah apa tujuannya, ya lucu sih buat yang kenal USS Enterprise itu apa. Untuk tau lebih dalam maksud pemiliknya mungkin perlu tahu juga sih ini Citroen tipe apa dan ada hubungan apa dengan bebek. Jangan bingung Bro.. bebek itu bahasa Jermannya Ente(n).

Gimana Bro? Ente paham? wkwk…20170911_132630

20170304_132500

Kebayang kalau rumah sampeyan disamperin petugas pajak? Ya tentu tak seheboh rumah artis saat disamperin ya, ga sebanyak itu yang datang, bukan petingginya, tanpa ditemani petugas kepolisian dan tentu tanpa wartawan, kecuali sampeyan juga artis wkwk…

Saya rasa, sebelum petugas datang, penunggak pajak akan disamperin surat tagihannya terlebih dahulu. Saya pernah ada pengalaman kedatangan surat tagihan ini. Yang ditagih adalah mobil VW kodok 1300 yang sebenarnya sudah terjual lama, lah dijual kan karena harus siap-siap uang karena adik saya mau masuk kuliah. Sekarang bahkan dia sudah lulus dari tahun lalu.

Rupanya tagihan datang karena VW kodok yang terjual lebih dari 4 tahun itu tak dibayarkan pajaknya. Hmmm, aneh juga, sebab mobilnya masih dipakai beredar, ketahuan dari teman saya yang mengirimkan foto mobil itu saat dia temui di salah satu RS di timur Jakarta.

Surat itu baik menurut saya karena memang menanyakan dan mengingatkan pembayaran pajak. Di surat itu juga ditanyakan kemungkinan lainnya, misalnya kendaraan sudah berpindah tangan atau sudah rusak berat. Kita tinggal kirim balik kok konfirmasi ini, sangat mudah lah prosesnya.

Nah, bagaimana kalau statusnya motor koleksi yang hampir tak pernah dipakai lagi ya? Tentu berat kalau semua harus dibayarkan pajaknya. Biasanya sih motor koleksian yang jarang sekali dipakai tak dibayarkan lagi pajaknya. Hmm, bagaimana kalau pemilik kendaraan macam ini didatangi petugas pajak ya… Kalau motornya hanya dua-tiga, masih bisa kebayar lah.. Ya, kecuali mati pajaknya dari tahun 90an, wah repot juga..dompet pasti tersakiti wkwkwk…

Kegemaran otomotif, dalam hal ini kita bicarakan lebih ke roda dua, tak bisa hanya diwujudkan di garasi, bengkel, jalanan dan tempat nongkrong. Rumah pun bisa dijadikan tempat berekspresi, apalagi kalau si penggemar itu punya dana lebih dan memang juga doyan mendandani rumah. Cara paling mudah tentu dengan memasang poster. Ini paling mudah dan murah.. Kalau ada duit lebih, ada juga foto-foto artsy karya fotografer spesialis kendaraan. Hasil karya mereka akan terlihat berkelas, ya makulum, ada teknik. ilmu dan pengalaman di sini. Kita bisa ikuti dikit-dikit lah, berangkat dari idenya, misalnya dari angle tertentu atau selera editingnya. Berikut contohnya:

20170409_131003.jpg

20170409_130953

Gimana Bro? Lumayan artsy ya.. terkesan mahal..ya mahal sih aslinya, karena ini dia yang namanya seni fotografi..

Cara lain yang paling gampang untuk membuat ruang tamu semakin bernuansa otomotif tentunya dengan memajang kendaraan koleksi di ruang tamu. Sebaiknya sih kendaraan yang dipajang bukan yang sering dipakai, sebab baunya akan mengganggu dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan. Ini contohnya: (Maaf, contohnya bikin baper)

20170409_130538

20170409_130626

20170409_130511

20170409_130445

Eh, ini mah lebih kelihatan seperti gudang ya wkwkwk…

Oh ya, untuk meja tamu, bisa juga kakinya memanfaatkan komponen kendaraan yang bisa dimanfaatkan. Sudah banyak yang buat sih, dengan teknik las, banyak komponen kendaraan yang bisa dijadikan perabotan rumah tangga yang artsy, unik dan punya nilai jual. Berikut contoh blok mesin mobil yang bentuknya cocok untuk dijadikan meja hihi:

20170409_130456

Gimana Bro? Mau coba di rumah sendiri?

Saya sih ogah.. malah kelihatan sumpek hihihi…

*sirikberat.de

Kalau lagi di Jakarta, kalau teman bilang ketemu Mustang, belum tentu artinya positif.. Bisa jadi yang dimaksud Mustang adalah mas mas tengil hihihi…

20170707_182249-1

Nah, yang saya ketemu kali ini adalah Mustang enelan… Naik ini, dijamin Bro bisa sejajar dengan gayanya Rio Dewanto.. gayanya lho ya, bukan penampakannya hehe…

20170707_182250-1

Entah ini Mustang yang mana dan tahun berapa, saya hanya senang saja bisa melihatnya langsung di jalanan. Beberapa kali lihat sebenarnya, dan kali ini kebetulan doi kena lampu merah… Yang keren sih selepas lampu merah, mobil dipacu sedikit saja, tetapi larinya sudah jauh…

20170707_182251-1

Memang kebayang sih torsi mobil berkapasitas besar yang ga ada irit-iritnya ini. Dulu teman cerita, doi pernah jajal Mustang..di kecepatan 60Km/jam, saat gas dibejek mendadak, terdengar decitan ban yang spin akibat traksi kalah dibandingkan power dari mesin american musclenya..

Suatu hari saya melihat sebuah BMW Z4 yang terparkir. Mobil ganteng penerus Z3 ini memang kece, kalem, tetapi desainnya memiliki aura neo classic yang gimanaaaa gitu.. Nah, satu yang menarik perhatian saya, yakni posisi kaca spionnya saat diparkir..

20170611_141620-1

Dalam hati saya bertanya-tanya, untuk apa sih didesain mengarah seperti itu. Toh secara lebar sepertinya akan sama-sama saja dengan yang dilipat seperti biasa secara konvensional. Saya duga, mungkin arahnya dibuat negitu karena urusan teknik motoriknya yang paling menguntungkan atau lebih awet kalau dibuat seperti itu…

Namun saya belum puas, nah, setelah 2 hari berpikir hihihi..lebay ya.. Saya teringat kebiasaan perempuan, dan laki-laki juga sih, yang suka ngaca! Kalau turun dari mobil dan ingin melihat tampilan wajah atau riasan terakhir, orang biasanya masih otak-atik kaca spion tengah mobil kan..

Nah, dengan desain seperti ini, begitu keluar mobil pun, yang punya masih bisa mengaca…ya barangkali ada cab, bayam atau jagung nyelip di gigi hehe…

20170611_173930-1

Eh, ini masih hipotesis saja ya, kenapa arah spionnya ditekuk ke situ.. kalau hipotesis ini lebih kuat, maka akan menjadi hipotebro..

Ketika mengunjungi Essen Techno classica 2017 lalu, saya ketemu sesosok mobil yang tidak asing bagi saya, sebuah Porsche 356 Speedster. Kenapa saya tidak asing dengan mobil eksotis yang elegan ini? Karena saya pernah memilikinya selama sekitar 3 bulanan. Ini dia:

20170409_120011

Tenang, maksud saya yang saya miliki mainannya hehe… Eh, ini bukan ya? Atau punya saya dulu ada atapnya, entahlah, bukan ahli mobil…

20170409_115902

Porsche 356 bukan Porsche yang tipikal balap. Mobil kelahiran tahun 1955 yang dipajang untuk dijual ini hanya berbekal mesin boxer 4 silinder berkapasitas 1571 cc saja.

20170409_115911

Tenaga yang dihasilkan pun cukup 60 PS saja. Yup, mobil yang mulai diproduksi Porsche sejak 1950 ini memang buat santai. Buat apa ngebut, ini mobil terlalu cantik untuk tak bisa dilihat orang-orang di pinggir jalan.

20170409_115922

Bagaimana Bro? Biarpun jadul, jatuhnya desainnya oke banget ya? Bentuk dashboard dan jok begitu mengundang untuk menikmati sore hari bersamanya. Oh ya, Porsche 356 diterangkan memang dirancang sesuai permintaan pasar di USA. Mereka menghendaki mobil Porsche yang ringan, lincah dan ekonomis harganya.

20170409_115938

Si penjualnya mengatakan, hingga hari gini pun mobil ini tetap terbilang lincah dan ringan. Hanya harganya saja yang jelas tak ekonomis lagi. Mobil yang ditawarkan ini mesinnya dikatakan sudah diganti dengan mesin 912 sih, tapi dijamin dengan sertifikat. Harga yang tidak ekonomis tercermin dari keterangan si penjual: “Minat? Hubungi gan…” Yup, beda dengan mobil-mobil mayoritas yang pasang harga terang-terangan.

tersesat muter-muter

  • 1,828,110 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com