You are currently browsing the category archive for the ‘mobil klassik’ category.

Kegemaran otomotif, dalam hal ini kita bicarakan lebih ke roda dua, tak bisa hanya diwujudkan di garasi, bengkel, jalanan dan tempat nongkrong. Rumah pun bisa dijadikan tempat berekspresi, apalagi kalau si penggemar itu punya dana lebih dan memang juga doyan mendandani rumah. Cara paling mudah tentu dengan memasang poster. Ini paling mudah dan murah.. Kalau ada duit lebih, ada juga foto-foto artsy karya fotografer spesialis kendaraan. Hasil karya mereka akan terlihat berkelas, ya makulum, ada teknik. ilmu dan pengalaman di sini. Kita bisa ikuti dikit-dikit lah, berangkat dari idenya, misalnya dari angle tertentu atau selera editingnya. Berikut contohnya:

20170409_131003.jpg

20170409_130953

Gimana Bro? Lumayan artsy ya.. terkesan mahal..ya mahal sih aslinya, karena ini dia yang namanya seni fotografi..

Cara lain yang paling gampang untuk membuat ruang tamu semakin bernuansa otomotif tentunya dengan memajang kendaraan koleksi di ruang tamu. Sebaiknya sih kendaraan yang dipajang bukan yang sering dipakai, sebab baunya akan mengganggu dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan. Ini contohnya: (Maaf, contohnya bikin baper)

20170409_130538

20170409_130626

20170409_130511

20170409_130445

Eh, ini mah lebih kelihatan seperti gudang ya wkwkwk…

Oh ya, untuk meja tamu, bisa juga kakinya memanfaatkan komponen kendaraan yang bisa dimanfaatkan. Sudah banyak yang buat sih, dengan teknik las, banyak komponen kendaraan yang bisa dijadikan perabotan rumah tangga yang artsy, unik dan punya nilai jual. Berikut contoh blok mesin mobil yang bentuknya cocok untuk dijadikan meja hihi:

20170409_130456

Gimana Bro? Mau coba di rumah sendiri?

Saya sih ogah.. malah kelihatan sumpek hihihi…

*sirikberat.de

Kalau lagi di Jakarta, kalau teman bilang ketemu Mustang, belum tentu artinya positif.. Bisa jadi yang dimaksud Mustang adalah mas mas tengil hihihi…

20170707_182249-1

Nah, yang saya ketemu kali ini adalah Mustang enelan… Naik ini, dijamin Bro bisa sejajar dengan gayanya Rio Dewanto.. gayanya lho ya, bukan penampakannya hehe…

20170707_182250-1

Entah ini Mustang yang mana dan tahun berapa, saya hanya senang saja bisa melihatnya langsung di jalanan. Beberapa kali lihat sebenarnya, dan kali ini kebetulan doi kena lampu merah… Yang keren sih selepas lampu merah, mobil dipacu sedikit saja, tetapi larinya sudah jauh…

20170707_182251-1

Memang kebayang sih torsi mobil berkapasitas besar yang ga ada irit-iritnya ini. Dulu teman cerita, doi pernah jajal Mustang..di kecepatan 60Km/jam, saat gas dibejek mendadak, terdengar decitan ban yang spin akibat traksi kalah dibandingkan power dari mesin american musclenya..

Suatu hari saya melihat sebuah BMW Z4 yang terparkir. Mobil ganteng penerus Z3 ini memang kece, kalem, tetapi desainnya memiliki aura neo classic yang gimanaaaa gitu.. Nah, satu yang menarik perhatian saya, yakni posisi kaca spionnya saat diparkir..

20170611_141620-1

Dalam hati saya bertanya-tanya, untuk apa sih didesain mengarah seperti itu. Toh secara lebar sepertinya akan sama-sama saja dengan yang dilipat seperti biasa secara konvensional. Saya duga, mungkin arahnya dibuat negitu karena urusan teknik motoriknya yang paling menguntungkan atau lebih awet kalau dibuat seperti itu…

Namun saya belum puas, nah, setelah 2 hari berpikir hihihi..lebay ya.. Saya teringat kebiasaan perempuan, dan laki-laki juga sih, yang suka ngaca! Kalau turun dari mobil dan ingin melihat tampilan wajah atau riasan terakhir, orang biasanya masih otak-atik kaca spion tengah mobil kan..

Nah, dengan desain seperti ini, begitu keluar mobil pun, yang punya masih bisa mengaca…ya barangkali ada cab, bayam atau jagung nyelip di gigi hehe…

20170611_173930-1

Eh, ini masih hipotesis saja ya, kenapa arah spionnya ditekuk ke situ.. kalau hipotesis ini lebih kuat, maka akan menjadi hipotebro..

Ketika mengunjungi Essen Techno classica 2017 lalu, saya ketemu sesosok mobil yang tidak asing bagi saya, sebuah Porsche 356 Speedster. Kenapa saya tidak asing dengan mobil eksotis yang elegan ini? Karena saya pernah memilikinya selama sekitar 3 bulanan. Ini dia:

20170409_120011

Tenang, maksud saya yang saya miliki mainannya hehe… Eh, ini bukan ya? Atau punya saya dulu ada atapnya, entahlah, bukan ahli mobil…

20170409_115902

Porsche 356 bukan Porsche yang tipikal balap. Mobil kelahiran tahun 1955 yang dipajang untuk dijual ini hanya berbekal mesin boxer 4 silinder berkapasitas 1571 cc saja.

20170409_115911

Tenaga yang dihasilkan pun cukup 60 PS saja. Yup, mobil yang mulai diproduksi Porsche sejak 1950 ini memang buat santai. Buat apa ngebut, ini mobil terlalu cantik untuk tak bisa dilihat orang-orang di pinggir jalan.

20170409_115922

Bagaimana Bro? Biarpun jadul, jatuhnya desainnya oke banget ya? Bentuk dashboard dan jok begitu mengundang untuk menikmati sore hari bersamanya. Oh ya, Porsche 356 diterangkan memang dirancang sesuai permintaan pasar di USA. Mereka menghendaki mobil Porsche yang ringan, lincah dan ekonomis harganya.

20170409_115938

Si penjualnya mengatakan, hingga hari gini pun mobil ini tetap terbilang lincah dan ringan. Hanya harganya saja yang jelas tak ekonomis lagi. Mobil yang ditawarkan ini mesinnya dikatakan sudah diganti dengan mesin 912 sih, tapi dijamin dengan sertifikat. Harga yang tidak ekonomis tercermin dari keterangan si penjual: “Minat? Hubungi gan…” Yup, beda dengan mobil-mobil mayoritas yang pasang harga terang-terangan.

20170521_141532-1

Kalau cuaca bagus seperti hari ini, banyak kendaraan hobi yang keluar dari sarangnya. Nah, tadi di lampu merah saya berjumpa sesosok mobil BMW yang bisa dibilang salah satu BMW sport yang paling beken karena pernah tampil di film James Bond, yakni BMW Z3. Z3 sendiri di Jerman sebenarnya mobil biasa banget… Yup, bukan mobil mahal dan populasinya cukup banyak. Z3 sendiri sebenarnya dibuat di USA, doi merupakan penerus BMW Z1 yang pernah kita bahas. Doi dipasarkan tahun 1996-2002 dan digantikan oleh BMW Z4. Z rupanya kepanjangan dari Zukunft alias Future.

Z3 bisa dibilang laris manis seperti kacang goreng. Maklum, desain roadster ini memang wah, apalagi kemunculannya ditopang product placementnya dalam film yang dibintangi Pierce Brosnan itu. Mobil keren ini dikabarkan langsung sold out sebanyak 15000 unit di tahun pertamanya diluncurkan. Bisa selaris itu karena memang doi tidak mahal dan memang bukan supercar. Di awal peluncurannya, doi ditawarkan dengan mesin 4 silinder dengan kapasitas 1800cc, yup, mobil biasa dengan tampilan wah! Meskipun ke depannya hadir juga berbagai varian mesin hingga 6 silinder dengan kapasitas terbesar 3200cc.

Ngobrol-ngobrol dengan teman, mobil 2 pintu cabriolet Eropa apa yang bisa kita beli suatu hari nanti, dengan asumsi harganya wajar dan terjangkau orang biasa, Z3 lah kandidatnya… Ya, meskipun saya ngincarnya Audi TT sih…Ini impian lho ya..dananya masih jauuuuuuuh…

Z3 di Indonesia sendiri sudah ada yang 300 jutaan, bahkan sempat ada yang dijual di bawah itu. Kalau mau tunggu lebih lama lagi dan harganya lebih turun lagi nampaknya sulit. Jangan disamakan dengan BMW 4 pintu yang harganya nungsep! Mobil-mobil Eropa 2 pintu bebas fitur harga nungsep Bro…

Ya, kita lihat nanti, siapa yang akan jadi penerus VW Kodok 1300 dulu hehe… Ya, yang kebayang sih sebenarnya Baby Benz hehe…

Ini satu lagi bukti Yamaha suka pakai nama produk BMW… Jadi, di akhir tahun 80an, BMW sudah punya sebuah mobil sport yang cukup unik dan punya nama di Eropa yang diberi nama Z1! Jadi, pasti duluan BMW dong dibandingkan Yamaha Jupiter Z1. Kalau kita rangkum, R7, R25, M1 dan Z1, semuanya dipakai BMW terlebih dahulu, baru kemudian digunakan Yamaha hehe.. Fakta lho…

20170409_113046

BMW Z1 sendiri merupakan gebrakan BMW di tahun 1986 yang hadir dalam bentuk prototipe. Mobil kece ini mengakhiri masa paceklik mobil jenis roadster asal pabrikan yang berpusat di Bavaria ini karena tahun 60an hingga pertengahan 80an.

20170409_113134(1)

BMW menggebrak dengan desain sporty dan akhirnya bisa menghadirkan Z1 di pasaran pada tahun 1988. Untuk mesin, tidak sangar kok, cukup ambil mesin BMW 325i. Mesin 6 silinder segaris berkapasitas 2494cc ini hanya menghasilkan 170 PS @ 5800 rpm. Tenaga tergolong jinak kan.. Ya, memang bisa dibilang ini mobil roadster yang buat gaya-gayaan, bukan untuk balap.

20170409_113026

Meskipun tenaga mesin tak terlalu besar, bobot doi lumayan ringan, bobot kosongnya hanya 1250 Kg. Dengan bobot segitu dan tenaga 170 PS, mobil 5 tingkat percepatan ini bisa digeber hingga 225 Km/jam.

20170409_113036

Yang paling keren dari mobil ini adalah pintunya! Yup, pintunya! Tidak perlu repot geser atau buka pintu, pintu akan turun ke bawah dengan kekuatan elektrik. Keren deh kalau melihat di depan mata.

20170409_113054

Saya pernah ketemu Z1 di sebuah bengkel di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan. Kalau tak salah warnanya hijau. Kejadiannya sudah lamaaaa.. Saya rasa masih sebelum tahun 2004. Awalnya cuma senang saja melihat desainnya yang agak lebih sporty dibandingkan BMW yang biasa beredar, meskipun ga kesengsem banget.. Yang bikin jatuh hati ya waktu pintunya dibuka… amazing…

20170409_113104

Ketika pintu terbuka, terlihatlah joknya yang sporty banget. Kalau duduk di jok Z1, rasanya joknya “memeluk” pengendaranya..

Saya rasa Z1 sangat langka di Indonesia, dan baru 1 unit itu sih yang saya lihat. Si Z1 hijau itu masuk bengkel bukan karena rusak, tapi sedang pindah setir kiri ke setir kanan. Ya, biar aman lah buat dipakai di jalanan Indonesia…

Ada yang minat sama BMW Z1? Saya rasa bakal mahal banget.. Di Jerman pun, mobil ini sangat diminati dan diincar kolektor. Totalnya pun hanya diproduksi 8000 unit.

Sudahlah Bro..Z3 cukup keren kok.. Dan harganya kadang ada yang turun jadi 300 jutaan.. Daripada beli superbike di Indonesia yang mahal nian pajaknya, menggebet BMW Z3 lebih bijak… Tinggal pake jas, pake jam tangan Omega, maka cewe2 akan histeris OMG…OMG… Sampeyan akan sulit ditolak kalau mau mengantarkan pulang…

Meskipun sering juara F1, Mercedes Benz bukan dikenal sebagai produsen mobil supercar. Nah, image itu perlahan tergusur dengan kehadiran Mercedes Benz Black Series. Namanya doang black, aslinya mah warnanya tidak black. Ada beberapa jenis Mercedes Benz Black Series, tetapi kali ini yang ada hanya SLS AMG Coupe Black Series C197.

20170409_132015

Soal desain, wah, bisa memadukan bentuk modern dan gaya klasik. Terbukti, tanpa harus mengedepankan desain serba meruncing, mobil ini juga bisa menaklukkan hati penggemar supercar modern. Di mata penggemar mobil bergaya klasik, doi pun tidak terlihat sok futuristis. Doi masih mewarisi desain Mercedes Benz 300 SLR terbitan tahun 1955.

20170409_132059

Citra Mercedes yang bukan dikenal sebagai mobil buat tarik-tarikan sirna ditepis Black Series. Jangan main-main, mobil ini selevel dengan supercar Porsche, Lamborghini dan Ferrari. Melihat spesifikasi mesin V8 berkapasitas 6208cc, sedan-sedan yang cuma 3000cc ke bawah harap minggir. Berani berurusan dengan mobil bertenaga 631 PS dan bobot hanya 1550 Kg?

20170409_132001

Mobil balap legal untuk jalan raya ini dilengkapi dengan rem keramik dan velg tempa ringan yang dikembangkan AMG. Bannya pun khusus dikembangkan. Untuk lebih merendahkan titik berat mobil agal mobil lebih mantab menerabas tikungan, posisi gir box balap 7 tingkat percepatan diletakkan lebih turun 10mm dari versi sebelumnya.

20170409_132044

Bro naik moge 500cc atau 650cc 2 silinder? Itu tak cukup untuk kabur dari mobil terbitan 2013-2014 ini. Sebab dari 0-100 Km/jam, doi hanya butuh 3,6 detik! Jadi, kalau mau bisa menang drag, ya minimal banget bawa supersport 600cc yang sehat. Amannya ya bawa motor superbike… Namun, ga semua juga jago menggeber motor 0-100Km/jam dalam waktu di bawah 3,5 detik kan????

Mau lihat tampilan langsungnya? Ga usah jauh-jauh ke Jerman.. Di Jakarta sudah ada yang punya kok..

Jangankan Black Series, Koenigsegg aja kebeli.. Kan Indonesia banyak wuorang kayaaah….

Aktor pemeran Top GAAAAnn, Tom Ciyus terdeteksi telah melaksanakan syuting Mission Impossible 6 di kota Paris. Meskipun usianya sudah 54 tahun, Tom tetap pede melakukan adegan-adegan bermotor sendiri tanpa digantikan stuntman. Ini dia penampakannya:

20170416_082158

Motor yang digeber kali ini bukan S1000RR, tetapi motor terlaris ke-2 di jajaran BMW Jerman di bawah R1200GS, yakni BMW R NineT. Seperti biasa, tetap saja naik motornya ga pake helm wkwk…

20170416_082130

Yang menarik adalah, hadrinya mobil BMW yang sudah terhitung klasik. Memang sepengamatan saya, BMW mulai menyusul langkah Mercedes Benz yang mensupport penggemar mobil klasiknya dengan parts original pabrikan. Ini jelas banget di ajang Essen Techno Classica 2017. Jadi, pemilik motor dan mobil BMW tua aka klasik memang sudah dibidik oleh BMW.

20170416_082105

Di Indonesia, ukir-ukiran logam yang dijadikan ornamen atau parts sepeda motor bukan hal baru. Mungkin karya terakhir yang cukup viral adalah modifikasi bergaya Honda Dream yang bodinya penuh kerajinan ukiran logam yang dikabarkan menarik perhatian Jokowi dan bahkan ada yang mengabarkan, Presiden ke-7 Indonesia itu membelinya. Wajar saja, karya itu memang karya domestik dan memang keren, membanggakan. Namun, bangganya jangan kelamaan, kita harus tetap berkarya. Saya bahkan ketemu yang berupa karya seni full satu motor. Misalnya replika motor Indian ini! Berapa harganya? 8000 Euro lebih Bro.. cukup buat beli motor baru juga.

20170409_135841

Ada yang lebih sangar lagi Bro.. Satu mobil! Mobil ukiran ini merupakan replika Bugatti. Berat “kerajinan tangan” ini mencapai 1,5 ton. Memang layaknya mobil betulan. Harganya pun seharga mobil betulan! Lebih dari 50.000 Euro! Yup.. mahal.. Namun, untuk sebuah karya seni, 50.000 Euro murah lah hehe…Lebih mahal Desmosedici…

20170409_135758

20170409_125234

Ga kebayang ya kalau Lamborghini juga punya sosok klasik dengan gaya seperti Lamborghini 400 GT 2+2 ini? Yang doyan mobil klasik pasti suka wujudnya.. Sedangkan, sosok Lamborghini modern memang bukan selera semua orang…

20170409_125246

Memang di namanya tak tertera superleggera layaknya Ducati 1299 Superleggera. Saya pun hanya menemukannya di bagian tepi kiri dan kanan kap depan. Kelihatan ga Bro?

20170409_125217

Nah, kelihatan kan sekarang. Sebenarnya tak perlu merasa asing juga, toh Ducati dan Lamborghini sama-sama produk Italia. Dan, Lamborghini 400GT ini kan muncul lebih dulu dibandingkan Ducati 1299 Superleggera. Oh ya, leggera itu artinya “light” alias “ringan”. Jadi, diberi predikat superleggera ya artinya produk itu untuk zamannya bisa dibilang super ringan!

20170409_125130

Lambo 400GT memang sudah memberikan image supercar sejak dilahirkan. Mobil yang terpampang didatangkan dari Belanda hehe..memang banyak auto house asal Belanda di Essen Techno Classica, toh memang jaraknya juga dari Belanda tak sampai 2 jam Bro…

20170409_125123

Mobil ganteng ini bermesin 12 silinder berkapasitas 3929cc, tak ada yang bakal mengeluhkan suaranya kurang gahar hehe.. Tenaga yang dihasilkan juga sudah menyentuh 320PS@6500rpm, cukup banget buat mengasapi mobil-mobil modern yang kapasitasnya cuma 2000cc.

20170409_125144

Mobil super ganteng ini kelahiran 1966 di Bologna dan merupakan versi untuk USA. Doi pun pernah tersesat ke USA dan diregistrasi di California pada 7 November 1966. Dari pengamatan saya, banyak juga mobil-mobil klasik yang diimport balik ke Eropa.. Mungkin ini tak lepas dari krisis moneter yang sempat menimpa negara itu.

Gimana Bro, suka??? Naik ini pasti orang pada mikir sampeyan punya kastil di Eropaaah…

tersesat muter-muter

  • 1,786,402 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com