YMKI dan AHM yang sedang siap-siap menggunakan kebesaran nama dan pemandangan menakjubkan Bromo untuk memperkenalkan lebih luas produk gress mereka akan segera melaksanakan rencananya. Menurut kabar burung, kedua produsen yang gontok-gontokannya lagi seru-serunya, bahkan lebih seru dibandingkan gontok-gontokan tim MotoGP mereka, memilih tempat ini karena petunjuk gaib dari Ki Gede Anue. Pria yang mengaku akrab dengan artis-artis dunia gaib ini menunjukkan Bromo sebagai tempat untuk menyempurnakan kesaktian seseorang dan juga untuk sebuah produk. Ini sendiri sudah dibuktikan oleh Ki Gede Anue yang sempat menimba ilmu gaib di lereng Tengger yang memang terkenal menyimpan banyak cerita gaib dan memang tercermin dari pemandangan daerah itu.

BMW Edan Klub sendiri saat touring ke Bali lalu sebenarnya ingin menjelajahi gunung Bromo dan sekitarnya, tetapi karena keterbatasan waktu, niat itu dibatalkan dan ditunda hingga tahun depan. Ada anggota BMW Edan Klub yang pernah mengelilingi Bali dengan sepeda dan berkendara mengubek-ubek gunung Bromo. Doi menempuh rute dari Probolinggo hingga ke Malang melalui gunung Bromo dengan sepeda. Edan memang anggota klub yang satu ini, terlebih semua itu terlaksana nyaris tanpa rencana, hanya 1 hari sebelumnya dia diajak.

Dari foto-foto dan ceritanya, lumayan bulat juga tekad saya untuk mewujudkan rencana BMW Edan Klub menuju Bromo dan bersenang-senang dengan BMW Oldtimer, terlebih padang pasir Bromo menyajikan pemandangan dan feeling, kalau kita merasa menjadi “kecil” dan berada di planet lain. Menjelajah padang pasir Bromo cocok untuk merasakan dan membuktikan sendiri ketangguhan BMW klassik kami, terlebih teknologi gardan membuat BMW klassik kami tidak alergi terhadap pasir, berbeda dengan motor yang menggunakan penerus daya rantai yang terbuka dan rentan ditempeli pasir. Belum lagi sensasi menanyakan lokasi (lihat foto), bukan lagi belok kanan, belok kiri, tapi menunjuk ke kiri atas, kanan atas hahaha… Mudah-mudahan niatan ini bisa terlaksana tahun depan… amiiiin.