You are currently browsing the monthly archive for Mei 2015.

Sebelumnya kita sudah bahas tentang CB450 K0 yang menjadi perintis moge-moge Jepang dan mulai menghabisi dominasi motor Inggris, Jerman dan Amerika. Motor yang dijuluki Black Bomber, Dream dan Hell Cat ini pun diteruskan. Namun, yang menjadi barang kolektor di luar sana biasanya yang K0, penerusnya menurut hipotesis saya hihii, tidak dijuluki Black Bomber.

Black Bomber yang masih berbasis CB72 di tahun berikutnya mengalami banyak perubahan di sektor mesin, dan ini yang menjadi blue print untuk generasi setelahnya. Nah, karena beberapa komponen Black Bomber langka, nah susah deh tuh kalau sampai mesinnya kenapa-kenapa.

Berikut ini adalah penampakan CB450 yang hadir di ajang Parjo lalu, gahar dan macho banget deh. Ga kalah sama kinclong dan kegagahan aura Triumph baru:

20150412_133922

20150412_134026

20150412_134000

Gimana????? Masih kurang??? Oke, berikut ini menurut saya modifikasinya lebih menggugah selera lagi:

20150412_133047

20150412_133033

20150412_133116

20150412_133140

Gimana Bro??? Puyeng ya huhuhu…..

Iklan

1966_honda_cb450_black_bomber_1_lgw Di kalangan penggemar motor klassik, julukan Black Bomber bukan nama yang asing. Bahkan tak banyak motor yang nama julukannya lebih tenar dibandingkan nama aslinya. Kali ini kita kulik-kulik sedikit lah tentang sosok motor Honda yang menjadi perintis dominasi motor-motor Jepang di industri permotoran dunia. Mari kenalan dengan motor yang diluncurkan di Amerika Serikat ini.

Jika kita kenal Honda CB 750 sebagai the first superbike yang berhasil menghabisi motor-motor Eropa dan Amerika, sebelumnya sudah ada si Black Bomber ini yang terbit di tahun 1965. Honda dengan pengalaman motor-motor kapasitas kecil sebelumnya  sudah punya kemampuan untuk menantang dominasi motor-moto balap Inggris dan Jerman. Soichiro Honda pun mulai “lancang” menelurkan moge untuk menantang dominasi motor Inggris dan Jerman yang bermain di kelas 600-750 cc. Congkaknya, Honda tak butuh kapasitas segitu, mereka cukup mengambil kapasitas 450 cc saja, tepatnya 444,9 cc.

1966_honda_cb450_black_bomber_5_lgw

Motor 2 silinder pararel ini berbeda ritme dengan 46 motor twin pararel sebelumnya yang kedua pistonnya naik turun sejajar. CB450 menggunakan ritme 180 derajat. Mesin twin ini sangat menantang karena kecil-kecil bisa mempermalukan motor Inggris, Jerman dan Amerika yang sudah bercokol lama saat itu. Mesin ini mampu berkitir tinggi dan menggigit. Maklum Bro..ini mesin sudah DOHC hahaha…dengan disuplai dua buah karburator Keihin berventuri 36 mm, mesin ini sanggup untuk membangkitkan 43 PS@ 8500 rpm. Tenaga segitu di zaman itu biasanya baru bisa dihasilkan motor berkapasitas di atas 500 cc! Dengan tenaga besar dan bobot motor total tak sampai 200 Kg (198 Kg), motor dengan 4 tingkat percepatan ini bisa mengejutkan para kompetitor lainnya dengan top speed 170 Km/jam, terutama para produsen motor Inggris. Mereka pun menjuluki   motor yang memporak-porandakan industri mereka sebagai Black Bomber! Celakanya bagi industri permotoran Inggris dan Jerman, langkah Honda ini pun diikuti produsen Jepang lainnya, yakni Yamaha, Kawasaki dan Suzuki. Ya itulah awal punahnya pabrikan-pabrikan Inggris dan Jerman.

1966_honda_cb450_black_bomber_6_lgw

Teknologi DOHC berhasil memporak-porandakan industri motor Eropa. Sayangnya, mereka malah sibuk melawan dengan wacana dan isu negatif saja, bukan mengejar ketertinggalan teknoloogi secara lebih serius. Mereka mempertanyakan ketahanan mesin CB 450 edisi pertama ini (K0).  Tidak mungkin mesin bisa tahan lama jika digeber di putaran setinggi itu dan selama itu. Yaaa, itu kan kalau pakai mesin Inggris di masa itu hehehe…Mesin K0 sendiri yang berbasis pada motor Honda yang lebih kecil yakni CB72 dengan kapasitas 250 cc terbukti tangguh, minim vibrasi dan tidak meler. Dan itu semua terbukti seiring waktu. Terlebih lagi CB450 ini dianggap enak dikendarai, rem pun yahud. Dengan rem duplex di depan dan simplex di belakang, motor ini punya kemampuan mengerem sangat baik. Baik bikers yang doyan kepraktisan, motor ini sudah punya elektrik starter lho.. wah manteb deh..

Bagaimana handlingnya? Disini banyak perdebatan, tetapi sekarang sih bisa ditarik kesimpulan: Handlingnya oke, seru, stabil, apalagi bagi mereka yang baru naik motor atau tak banyak pengalaman dengan motor lainnya. Namun, bagi mereka yang sudah pernah mencoba produk-produk Norton terbaru di era itu, Norton dianggap lebih stabil..ya iyalah, makanya Norton Manx begitu legendaris dengan rangka featherbed of rosesnya kan hihihi…

Foto:

http://oodlebike.weebly.com/1967-honda-cb-450-black-bomber-k0—2000.html

Daripada Blog ini semakin sepi ala kuburan, saya tulis sedikit saja tentang batu akik koleksi Blog Sesat. Saya bukan kolektor batu akik yang keranjingan belakangan ini, justru zamannya SMP saya suka. Ya, tidak suka-suka banget sih. Intinya, pas nyokap naik haji di tahun 90an, saya minta oleh-oleh malah batut akik..ya karena awet lah pikir saya.

Singkat kata, saya mendapat 10 cincin berbatu akik. Beberapa sudah saya kasih teman-teman. Nah, beberapa sudah saya simpan, ya barangkali sudah hampir 10 tahun tak pernah saya otak-atik, melihatnya pun tidak. Jadi, kemarin malam saya super galau dan kehabisan kegiatan (padahal kerjaan sangat banyak-red). Mikir-mikir lama, ngapain ya yang ga ngabisin duit… berhubung sakukurata sedang melanda. Eh, kepikiran melihat lagi koleksi yang entah tinggal berapa.

Setelah dilihat, oh, saya punya 6. Yang paling besar kecubung kalimantan, ini pemberian almarhum om saya. Ini juga satu-satunya yang tak terlalu tembus cahaya dan asalnya dari Indonesia, sisanya ya oleh-oleh nyokap. Senang juga sih dulu sama batu-batu ini, soalnya berster… beberapa bahkan warnanya berubvah, terlebih setelah berbulan-bulan direndam di asem jawa. Rata-rata yang tadinya kuning atau orange menjadi memutih… ster pun semakin keluar. Ya inilah mereka:

20150525_222827

20150525_222911-1

20150525_223900-2

Setelah memiliki batu ini, saya diterima di berbagai universitas yang saya inginkan. Karier saya pun menanjak. Anak-anak kecil takut sama saya. Setelah batu-batu ini di tangan saya, batu-batu ini mengantarkan saya ke Jerman, Belanda, Italia, Prancis, Belgia dan lain-lain. Bisa jadi batu-batu ini mengantarkan saya ke neraka, kalau saya menghabiskan waktu terlalu lama bersama mereka dan melalaikan kewajiban-kewajiban saya.

*Blog Sesat tak bertanggungjawab atas efek samping yang ditimbulkan

BMW R NineT adalah salah satu motor terganteng yang bisa diperoleh di pasar saat ini. Kalau sebelumnya kita sudah lihat karya builder Jepang yang merombak si ganteng, kali ini kita lihat gaya Wunderlich mengubah sang roadster jadi Caferacer. Beda dengan builder Jepang yang nyeleneh, dan konsekuensinya motor malah terlihat “si builder banget aka nyeleneh”, karya Wunderlich main aman lah…hasilnya pasti ganteng berat. Saya sih cuma kurang suka desain kenalpotnya saja. Selebihnya, modif ini sangat inspiratif untuk jadi acuan modif…Wah gateeeel nih tangan ingin modif motor, apa daya sakukurata….

160_BMW R nineT Wunderlich Umbau 2015.jpg.4155074

130_BMW R nineT Wunderlich Umbau 2015.jpg.4155308

150_BMW R nineT Wunderlich Umbau 2015.jpg.4155344

140_BMW R nineT Wunderlich Umbau 2015.jpg.4155326

100_BMW R nineT Wunderlich Umbau 2015.jpg.4155254

Tentu semua ini bukan tanpa udang di balik batu. Wunderlich kan jualan parts aftermarket. Nah, R NineT ini display mereka. Bagi Bro yang super tajir bisa cek barang-barang itu di sini:

http://www.wunderlich.de/shop/en/wunderlich-r-ninet-cafe-racer.html#HLE

Jangan kaget sama harga parts R NineT yang amit-amit ya..joknya aja dilego 899 Euro..ampun dah, gitu doang 12 jutaan lebih… Di sini 1,2 juta aja udah banyak yang maki-maki…

Sumber:

http://www.motorradonline.de/news/wunderlich-caf-racer-auf-bmw-r-ninet-basis/658332

Kerjaan minggu ini sedang lucu-lucunya banyaknya. Untuk tetap sehat mental dan spiritual, tentu saya harus hati-hati menjaga kesehatan dan memvariasikan aktivitas saya. Hal-hal baru yang menyenangkan atau hal-hal lama yang dirindukan bisa jadi pengalihan alias pelarian hehe.. Jadi, lusa lalu saya sengaja melarikan diri sejenak dari rutinitas dan main ke tempat rekan kerja yang memang sedang ada workshop batik. Pelatihnya sudah kami kenal beberapa tahun dan hubungannya lumayan akrab. Doi juga memasok batik-batik tulis di Ibukota, jadi sekalian lihat batik-batik tulis yang kalau sampai etalase toko jut-jutan Bro.. Mahal? Silahkan canting sendiri, ane jamin mayoritas akan bilang batik tulis yang dicanting manual itu dijual terlalu murah!

Singkatnya saya ikut mencanting. Karena total waktu hanya ada 1 jam bagi saya sebelum kembali berkutat dengan rutinitas, saya hanya buat motif mudah saja. Mencantingnya pun hanya satu sisi, harusnya sih 2 sisi agar maksimal dan tidak bocor pewarnanya. Setelah membuat sketsa Lambretta LD 150 punya teman, dicanting 30 menitan (dan esoknya dicelup warna, dikeringkan dan direbus untuk menghilangkan malam), hasilnya begini deh:

20150508_215743

Yup, sayang jadinya berantakan dan terlalu sederhana. Inilah buah ketidaksabaran dan ketipisan waktu. Jadi, saya beri karya saya kali ini Impatience Lambretta

Sejatinya R-NineT adalah motor custom keluaran pabrikan. Yang namanya produk masal, tentu ada kembarannya di mana-mana. Karena itu, tentu banyak yang ingin tunggangannya tampil beda. Nah, kalau motor sudah ganteng maksimal, tentu banyak yang kehabisan ide, bagaimana harus memodifikasi si motor. Nah, BMW di Jepang menggandeng 4 builder tenar negeri sakura untuk mengubah tampilan R-NineT yang ditampilkan dalam ajang BMW Motorrad Days 2014 lalu. Siapa sajakah mereka dan bagaimana karyanya? Berikut sebagian hasil kerja mereka yang kurang dari 200 hari.

020_BMW R nineT Custom Bikes aus Japan Gruppe.jpg.4143728

980_Hideya Togashi HIDE Motorcycle Costom Bike BMW R nineT Boxer.jpg.4149146

610_Kaichiro Kurosu Cherry_s Company Costom Bike BMW R nineT Highway Fighter.jpg.4147010

300_Kaichiro Kurosu Cherry_s Company Costom Bike BMW R nineT Highway Fighter.jpg.4147046

090_Go Takamine Brat Style Costom Bike BMW R nineT Cyclone.jpg.4146008 (1)

800_Shiro Nakajima 46 Works Costom Bike BMW R nineT Clubman Racer.jpg.4148426

820_Shiro Nakajima 46 Works Costom Bike BMW R nineT Clubman Racer.jpg.4148462

Mau tau lebih banyak tentang motor-motor yang dibangun dengan detail level dewa ini? Kunjungi langsung saja:

http://www.motorradonline.de/news/bmw-r-ninet-custom-bikes-aus-japan/656800

20150501_190515Kata orang, semakin sering ketemu semakin suka, tak selalu benar. Yang ketemunya jarang-jarang yang justru membuat semakin penasaran. Belakangan ini saya lumayan sering bertemu Binter Merzy alias KZ 200. Hmm, mungkin kemunculan Estrella membuat para pemilik Binter Merzy jadi sayang lagi sama kendaraannya. Beberapa mulai mendandaninya kembali. Bahkan saya sempat bertemu yang sudah diubah jadi Estrella, ganteng Bro..auranya juga ga kalah, karakter keras Binter Merzy lebih keluar dibandingkan Estrella yang masih menari-nari layaknya bintang film tak tersentuh. Beberapa pemilik Binter Merzy justru melepas kendaraanya, sebab tampaknya mereka mencium aroma permintaan Binter Merzy yang meningkat.

20150501_190504Binter Merzy yang masih original pun harganya meningkat, belasan juta harus ada di tangan, bahkan ada yang coba menawarkan seharga 25 juta, kalau dilihat fotonya sih, ya keren banget dan extratampan. Kalau kita lihat harga CB200, ya sebenarnya 25 juta untuk kondisi Binter Merzy full original bisa dibilang “wajar”.

Nah, suatu malam saya bertemu lagi dengan Binter Merzy di parkiran. Modif minimalis membuatnya tampak manis, tetapi gagah. Beda dengan CB yang Japstyle banget, Binter Merzy di perspektif saya sedikit menunjukkan aura motor Inggris. Berikut sedikit foto fullbodynya. Maaf gelap dan angle terbatas:

20150501_190421

Barry_Sheene_110.jpg.2214111Siapa tak kenal dia????????? Hari gini dijamin banyak yang tak kenal. Namun, berkat internet, harusnya fenomena “lupa”  bisa diminimalisir. Siapa sih sebenarnya pembalap yang gayanya playboy maximal ini?

Namanya kembali mencuat karena helmnya dilelang di Inggris oleh rumah lelang Bonhams.

Helm bermerk Bell ini dilelang mulai dari 2000 Poundsterling atau nyaris 3000 Euro pada akhir April lalu.

Begini penampakan helm mantan juara dunia yang telah wafat tahun 2003 lalu:

Barry-Sheene-Helm-Teaser.jpg.4144416

Nah, helm ini beda dibandingkan helm-helm pembalap lain di zamannya, bahkan meskipun helmnya satu merk! Kok bisa? Dimanakah bedanya?

Ini tak lepas dari kebengalan si pembalap yang sering diidentikkan dengan superstar dan rockstar, fenomena yang sudah tidak ada lagi di MotoGP zaman modern. Pembedanya ada di lubang di bagian depan mulut tuh…

Itu bukan bawaan pabrik, tetapi di bor wkwkw… Ini karena si pembalap legend asal Australia ini masih ingin merokok saat menjelang start! Nah, lubang itu nanti dia tutup sticker yang sudah disiapkan sesaat sebelum start wkwk.. Hari gini kalau masih ada yang berani begitu rasanya tidak mungkin, pembalap sekarang lebih taat aturan!

Berikut ini foto-foto si pembalap yang legendaris atas duel-duelnya versus Kenny Roberts:

Barry_Sheene_050.jpg.2214076

Barry_Sheene_070.jpg.2214086

Barry_Sheene_101.jpg.2214106

Barry_Sheene_081.jpg.2214096

sumber: http://www.motorradonline.de/vermischtes/bonhams-versteigerung-barry-sheene-helm/656878

tersesat muter-muter

  • 1,828,110 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com