Salah satu motor impian saya adalah BMW K1300S yang sayangnya sudah disuntik mati oleh BMW yang telah menggantinya dengan motor-motor bermesin turunan BMW S1000RR dan yang suka kemewahan disodori BMW K 1600 GTL. Yang namanya impian, ya tetap impian. Paling yang kebeli die castnya hehe.. Nah, kali ini ada layaknya die cast berukuran besar, sampeyan senang, bocah sampeyan pasti lebih senang. Ini dia wujudnya:

IMG-20171216-WA0000

Gimana Bro? Naksir buat jadi hadiah buat si buah hati? Harganya saya rasa terjangkau, sebab bukan produk official BMW hehe.. Teman mengunggah foto ini, katanya ada di ITC Ambassador. Ya, di tempat-tempat lain pastinya ada juga lah.. Sayang tidak ada informasi mengenai harganya.

Seandainya fairingnya 3x lebih besar, saya pasang di Tiger deh hehe..

Iklan

20171212_105946

Bagi yang berkecimpung dalam perniagaan tentu tahu pentingnya menjaga kepuasan konsumen. Nah, ini salah satunya bisa diperhatikan dari kemasan, bagaimana suatu barang dikirimkan. Sebagai contoh Blog Sesat cerita pengalaman memesan part ke Ulis Motorradladen di Frankfurt. Beda dengan Stemler yang sempat kita bahas lalu, Ulis Motorradladen mengkhususkan diri ke parts motor BMW klassik.

Apa yang menyenangkan berurusan dengan mereka?

  1. Barang dikirimkan cepat. Bahkan dalam 2 hari, sudah sampai apa yang dipesan
  2. Lihat bagaimana kemasannya: rapi dan dipenuhi dengan bantalan-bantalan untuk menjaga kerusakan barang pesanan. Selain itu, ada isolasi merah untuk menandai, barang di dalam paket adalah barang pecah belah.
  3. Ada lembar untuk klaim! Kita bisa langsung klaim kalau barang tak sesuai harapan. Di kertas itu juga kita tuliskan nomor rekening kita untuk pengembalian uang, kalau memang memilih uang dikembalikan.

Di Indonesia pun kini sudah mulai marak ya belanja online. Pengiriman pun juga sudah bisa dilacak keberadaannya dengan mudah. Untuk kerapihan, pelan-pelan kita bisa pelajari cara bekerja serapih mereka dalam hal kirim mengirim paket dan menanggapi kemungkinan komplain barang.

Bingung baca judulnya? Saya juga bingung mau kasih judul apa hihi… Intinya begini, kalau kita perlu barang yang detail, kecil-kecil yang ga dianggep gitu kalau di pasar Indonesia, biasanya nyarinya susah. Bukan hanya susah, seringkali tak dijual perintilannya. Misalnya, kalau kita butuh lampu depan sebuah motor klassik, nah, yang bisa kita beli biasanya utuh rumah lampunya, cuma minus bolam dan fitting lampu saja. Begitu juga kalau kita mau beli kontak motor, sudah jadi sepaket, tinggal pasang dan sesuaikan pengabelannya. Bagaimana dengan motor klassik di Jerman? Perhatikan Bro..

20171209_092340

20171209_092126

Tuh, lihat perintilan itu dinomori semua. Bukan sembarangan menomori, sebab itu ada kodenya semua dan bisa dipesan satu-satu. Misalnya ada bagian dari kontak atau lampu depan yang rusak, kita cukup pesan part itu saja, tak perlu satu gelondongan.

Plusnya tentu kita bisa dapatkan yang benar-benar kita butuhkan tanpa banyak mengeluarkan dana untuk hal yang tak kita butuhkan. Apa saja ada! Selain itu, sampah juga bisa kita kurangi kalau kita tak main banyak buang barang kan.

Minusnya apa? Ya, jadi mahal sebenernya kalau dihitung satuan gitu kan…Jadi mahal kalau mau beli lampu atau kontak utuh, sebab sampai yang kecil-kecil pun ada harganya. Untuk menghindarinya, ya kita harus benar-benar tahu, apa yang kita perlukan.

Yang namanya balapan itu memang identik dengan biaya tinggi! Kalau memang ada part tertentu yang berspek racing, maksudnya seriusan racing, bukan racing abal-abal, harganya bikin yang denger merasa mendadak kere! Di dunia balap, sebuah karburator harga 2-3 juta mah wajar..

Nah, yang namanya balap motor,yang terelit tentunya MotoGP. Harga komponen motor-motor MotoGP memang ampun-ampunan seremnya. Bahkan zaman dulu masih tahun 2009 saat Blog Sesat tersesat ke MotoGP Sachsenring, Blog Sesat menyaksikan sendiri motor RC212V milik pembalap asal Hungaria, Gabor Talmacsi hanya bermodalkan rem stainless steel yang lumrah diapakai di WSBK, bukan menggunakan rem carbon layaknya kompetitor lain di kelas pararaja.

Nah, ngebangun BMW klassik pun rupanya ga kalah ngerinya dengan MotoGP kalau mau pakai barang NOS. Mau tau harga karburator untuk motor BMW R69S atau R50 yang di Indonesia harganya ditawar 300 juta pun ga bakal dilepas? Noh lihat sendiri..

20171205_101322

Gimana Bro? Sepasang karburator Bing original baru untuk motor boxer yang dianggap rajanya boxer klassik dibanderol 2450 Euro sajaaa… Berapakah jika kurs sekarang 1 Euronya 16000?  Ooo..rupanya didapat angka 39 juta 200 ribu rupiah wkwk… Belom ongkos kirim dan pajak 32,5 % lho.. Ya, jadi kalau sampai Indonesia, jangan heran mesti rogoh kocek 53 juta rupiah lebih. Itu belom termasuk ongkos kirim ke Indonesia.. Kalau beli dari pedagang, wah tentu lebih naik lagi harganya hihihi..ih ngeri Bro…

Dulu sempat wacana pelarangan motor di Jakarta memanas. Dan hasilnya berhasil diterapkan di jalan protokol yang sifatnya masih bisa dibilang mencakup wilayah yang sempit. Di pemerintahan DKI yang sekarang, ingin dikembalikan agar jalan yang dulu bisa dilewati motor bisa dilewat lagi dengan mengatasnamakan keadilan. Namun, keinginan ini mendapatkan tentangan dari pihak yang menikmati tak adanya motor di jalan-jalan tertentu.

Bagaimana ke depannya? Lagi-lagi ini tergantung pemerintah. Dan yang namanya pemerintah kan bisa berganti sesuai hasil pemilu. Nah, bisa jadi nanti naik pemimpin-pemimpin yang mengambinghitamkan motor sebagai penyebab kemacetan dan kekacauan lalu lintas. Mereka pasti mengupayakan bagaimanapun juga untuk mengenyahkan motor dari jalanan Ibukota.

Namun, langkah ini dipastikan akan disambut panas bikers Ibukota dan sekelilingnya.

Nah, Blog Sesat jauh-jauh hari memberikan solusi bagi pemerintah yang berkeras hati da bersikeras ingin mengeliminasi motor. Ada sebuah cara yang bisa ditempuh dan bikers nanti dengan sukarela tak akan naik motor lagi. Bukan pembangunan sarana transportasi.. tapi ini dia:

20171210_125156

20171210_125759

20171210_130039(1)

Silahkan laksanakan kebijakan ini, maka pengendara motor tak akan menentangnya wkwk….

Hal yang sangat memudahkan motor klassik tetap lestari tentunya keberadaan bengkel dan parts yang mudah diperoleh. Hal ini menjadi salah satu faktor, kenapa BMW tua di Indonesia masih tetap lestari dan relatif mudah berpindah tangan. Orang tak segan untuk memeliharanya karena relatif mudah menjaga kelangsungan hidupnya dibandingkan memelihara motor Inggris atau Amerika klassik. Memang tidak murah, tetapi barangnya ada! Kalau motor Inggris, barangnya banyak ga adanya.. harus lebih rajin ngakalin dan dituntut pengalaman lebih.

Nah, Blog Sesat coba memberikan gambaran, betapa dimanjakannya bikers Jerman yang doyan motor klassik untuk menjaga kelangsungan hidup motornya. Ketika Blog Sesat memesan sebuah part dari Stemler, mereka tak hanya mengirim partnya, tetapi juga mengirimkan bon, kertas untuk klaim dan edannya sebuah katalog yang tergolong lengkap banget! Ini dia penampakannya:

20171209_091815

Tentunya ini jadi sarana promosi yang efektif, tetapi bisa dibilang mahal juga sih.. Minimal untuk buat katalog yang lumayan tebal, mereka keluar duit extra anggaplah 3 Euro, belum lagi ongkos pengiriman paket yang bisa jadi lebih mahal.

20171209_092617

Coba Bro lihat, yang dilayani bukan hanya satu merk motor saja! Berbagai merk Bro! Dan 1 merk kan bisa beberapa sepeda motor! Dari kelengkapannya, jelas di Indonesia belum ada yang selengkap ini. Yang bisa menyaingi paling yang jual parts Honda klassik, itu pun hanya 1 merk dan kebanyakan barang KW, yang untungnya bisa hidup karena pasarnya besar! Pasar besar pun bukan karena orang merestorasi, tetapi lebih ke modifikasi. Dari nama-nama pabrikan motor yang ada di sampul, bahkan nama Dürkopp, Hoffmann, IFA dan Rabeneick belum pernah saya dengar haha…(mainnya kurang jauh gan..). Bahkan, itu belum semua nama merk yang partsnya mereka jual lho..Motor macam Herkules dan SACHS pun belum mereka tulis di sampulnya..mungkin karena parts yang dijual sedikit ya..

Gimana Bro? Butuh gambaran lebih konkret lagi? Okelah kalo beg beg begitu.. perhatikan gambar berikut ini:

20171209_092029

Tuh Bro, sebelah kanan! Rupa-rupa kunci motor klassik pun dijajakan di sini. Yup, yang namanya main motor klassik Eropa, sampai kunci pun diperhatikan. Kalau pakai kunci abal-abal, apalagi diganti dengan kunci zaman now, wah, bisa ilfeel Bro…

Jangankan kunci yang terlihat. Baut knalpot motor klassik pun berbeda-beda ikut diladeni di sini:

20171209_091933

Kebayang kan Bro? Ada tipenya, ada ukurannya dan ada kodenya kalau kita ingin memesan. Melihat kelengkapan barang yang dijajakan dan tingkat keprofesionalitasannya, tak heran, toko parts macam Stemler ini seakan bisa menciptakan dan menjaga pasar motor klassik di Jerman, bahkan di negara-negara luar Jerman.

Suzuki Jerman memanfaatkan hari raya agama mayoritas masyarakat Jerman untuk membuat sebuah program penjualan unik GSX-R 125 yang merupakan motor produksi Suzuki di planet lain, Bekasi hihi..

Bagi mereka yang demen die cast. pasti bakal senang dengan gaya Suzuki menjual Gixxer 125 dalam kemasan ala die cast dengan skala 1:1! Asli, 1:1, cekidot Bro:

Keren kan Bro??? Tidak ribet kok, hanya terpisah jadi 10 bagian saja. Jika kesulitan, Suzuki pun sudah menyiapkan pegawainya yang akan membantu merakit motor yang lumayan laris manis ini. Program ini pun tergolong spesial, hanya ada di Jerman!

Mau unboxing Gixxer mini ini? Youtuber tanah air pasti gregetan pingin unboxing motor model gini kan.. Namun, tak murah biaya tambahannya! Peminat harus tambah extra 1000 Euro Bro! 16 Juta untuk kotak kayu hand made! Terlalu mahal ya haha..kecuali kayunya kayu jati sih..murah banget malah kalau kotaknya dari kayu jati!

Yang memang ngebet, ya sediakan total 5.690 Euro! Yup, bersyukurlah Gixxer 150 di Indonesia bisa diperoleh dengan harga jauh lebih murah…

Sumber:

https://www.motorradonline.de/motorraeder/bausatz-fuer-suzuki-gsx-r-125.988572.html

20170304_122631

Kawasaki Z900 termasuk moge yang laris manis, maklum, kombinasi mesin 4 silinder dengan gaya modern dan kaki-kaki yang mumpuni ditawarkan dengan harga super ekonomis. Tak heran, moge yang harganya jelas-jelas jauh lebih murah dibanding moge supersport 600cc ini mudah dijual. Angka penjualan pun membuktikan itu. Bahkan sampai di Indonesia, harganya masih jauh di bawah 300 juta untuk moge 4 silinder anyar, tentu saja sangat menggiurkan.

Kawasaki pun sudah meluncurkan di Indonesia dan juga tentu turunannya yang keren, yakni Z900RS. Kabarnya sih, batch pertama Z900RS sudah laris.. habis! Maklum, baru diimport 3 unit saja hihi..

Nah, ada kabar, Z900 kena recall. Di Jerman, 2380 unit Z900 dihimbau mengunjungi bengkel Kawasaki untuk mengecek bagian rangka dudukan bagian atas suspensi. Kabarnya ada risiko kerusakan di sini. Motor yang direcall akan diperkuat bagian rangka yang bersinggungan dengan monoshocknya. Entah, mungkin ditambahkan plat-plat penguat. Perbaikan dikabarkan memakan waktu sekitar 1 jam. Jika ditemukan ada kerusakan parah, tak tertutup kemungkinan Kawasaki akan mengganti rangka motor itu seluruhnya. Wow.. Memang menjaga nama baik itu mahal!

Sampai saat ini sih yang kena recall baru Kawasaki Z900. Apakah Z900RS kena masalah ini, mengingat motor ini menggunakan basis yang sama? Belum ada kabarnya sih, tapi sepertinya Kawasaki sudah mendeteksi masalah ini sebelumnya dan sudah menyempurnakannya.

Sumber:

https://www.motorradonline.de/recht-verkehr-branche/kawasaki-z-900-rueckruf.986786.html

20171129_111807

Tersesat kesekian kalinya ke balaikota demi perpanjangan visa, saya ketemu sosok Gixxer 750 ini lagi. Hmm, cukup terkejud juga mengingat suhu yang sudah sekitar 5 derajat dan sering hujan, Gixxer ini rupanya dipakai si empunya juga di musim dingin. Dan tadi saya ke sana lagi, eh ada lagi. Jadi bisa dipastikan ini motor dipakai harian hihi..

Entah terbitan tahun berapa tepatnya, tetapi model ini keluar tahun 1996-1999. Di model ini terjadi peralihan dari karburator vakum ke injeksi, tepatnya di tahun 1998. Gixxer ini bisa juga dibilang peralihan dari lampu model bulat 2 jadi lampu tunggal. Gixxer 750 yang menggemparkan di tahun 1985 dengan memperkenalkan bobot extra ringan dan tenaga besar di zamannya memang menjadi standar bagi motor superbike di era pertengahan 80an itu. Hadir dengan dua lampu depan bulatnya, bertahan terus hingga model ini. Dari luar memang terlihat satu frame, tapi di dalamnya masih bulat dua, ya belum beralih jadi lampu model superman lalu jadi model alpukat.

Ciri lain khas Gixxer 750 lainnya yang bisa diamati sampai Gixxer 750 zaman now  adalah velgnya yang setia dengan palang 3 ya..

20171129_111821-1

Dibandingkan Gixxer sekarang, Gixxer tahun segini memang bisa dibilang bohay. Ukurannya layak membuatnya disebut moge! Motor yang di tahun kelahirannya masih jadi jagoan di WSBK yang memang masih 750cc ini sampai sekarang masih sangat digemari sebab kelincahan ala 600cc dan tenaga mesin di jalan sanggup mengimbangi 1000cc. Di tahun 1996, Suzuki menghadirkan rangka RGV sebagai bahan dasar rangka Gixxer yang membuatnya makin ajiiib.. Fairing pun dikembangkan di wind tunnel, hasilnya tentu toyyib dan siap membawa Gixxer 750 jadi numero wahid! Track bike banget lah…

20171129_111749-1

Gixxer 750 generasi ini lumayan digemari penggemar motor balap second. Selain harganya terjangkau, kualitasnya bisa dibilang asik banget. Mesin 750cc dirasa menyediakan tenaga yang cukup menyenangkan. Jaga-jaga dari kebabalasan, rem tokico 6 piston per kapilernya dianggap sensasional! Buat yang ngangkat second, tinggal ganti ban, servis suspensi plus disarankan tambah sedikit oli suspensi depannya, maka Gixxer 750 sudah siap untuk diajak hepi-hepi. Riding qualitynya dinilai oke, minusnya hanya di tikungan lambat, doi terasa agak berat. Obatnya sih, ganti steering dampernya.. Maklum, tak bisa disetting.. Biar terasa dahsyat Tokico 6 pistonnya, disarankan juga ganti minyak rem dan menggunakan selang rem branded..

20171129_111806-1

Yang dikritik di motor ini adalah kualitas finishingnya yang katanya ga oke.. Hmm, baik-baik saja sih ya kalau dari jauh dan untuk motor berumur belasan tahun, saya bisa bilang ini awet gantengnya.. Ga jadi bule dan bekapang dan terlihat bebas karat wkwk… Ini motor yang ga ori saya perhatikan hanya spion, jok, wind screen dan knalpot, plus tambahan frame slider. Sisanya sih, bawaan orok yang ganteng kronis..

20171129_112159-1

Lagi tersesat ke balai kota hari ini, di tepi jalan nongkrong sosok motor klassik yang mirip salah satu motor Kawasaki yang sempat melegenda dan dipasarkan di tanah air. Pas saya dekati, rupanya motor ini bernama Kawasaki GPZ 550!

20171129_112218

Melihat sosoknya, wah, masih full original! Ketara sudah buluk, tapi auranya masih sangat ada. Saya pun berhenti sebentar mendokumentasikan motor 4 silinder berkapasitas 553cc ini. Motor DOHC ini unik juga, meskipun DOHC, klep per silindernya hanya 2 buah..hmm jangan-jangan sumber saya yang salah ya..entahlah…

Yang jelas, motor kelahiarn 1982-1983 ini memang punya kegantengan retro yang layak banget dibangkitkan lagi. Mesin berkompresi 10:1 6 speed bertenaga sekitar 65 PS @ 9000 rpm ini dinilai cukup oke dan secara keseluruhan, motor berbobot 210 Kg full tank 15 liter ini dianggap terbaik di zamannya dan di kelasnya.

20171129_112210-1

Gimana Bro? Keren juga ya tampilan motor sport touring ini.. Buat hari-hari kayanya lincah sih..  Ukuran bannya masih kecil, menjamin kelincahan dan keiritan hihi.. Meskipun ukurannya tak terlalu besar, top speednya lumayan, sanggup 190 Km/jam lebih..

Sebenarnya yang lebih klassik lagi yang terbitan tahun 79. Yang doyan klassik angkatan Yamaha RX-Z pasti doyan dengan  GPZ terbitan 79. Kalau mau lebih klassik lagi, tentu versi sebelumnya yang masih diberi nama KZ550.

20171129_112157-1

Nah. kalau di awal teks saya bilang ada yang mirip dengan salah satu motor Kawasaki yang sempat melegenda di Indonesia, coba lihat sosok utuh motor yang mulai tergolong klassik tapi masih murah ini (Di sini 2 unit GSX 125 R baru bisa dapat 2-3 unit GPZ 550!)

Mirip banget sama Kawasaki AR125 Bro.. Bandingkan deh:

20160529_145005

Ninja 250 karbu dimodif gini boleh juga ya wkwk…

tersesat muter-muter

  • 1,868,842 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com