img-20161202-wa0014

Dulu banget, saya pernah mengunggah gambar Honda CB125 di Jerman yang saya jumpai di sebuah pameran di kota Erfurt. Kalau tak salah tahun 2008. Nah, saat saya sebut Honda CB125 (sesuai yang tertera di keterangan di pameran), ada pengunjung tersesat yang mengoreksi, bahwa itu CB125nya tak original karena pakai tanki CB200. Tentu saya berterimakasih atas masukannya, dan setelah googling, memang benar, tanki di CB125 itu terlihat seperti tanki CB200.

Nah, hari ini, pikiran saya berubah kembali saat googling CB125 di Jerman! Versi awal-awal yang dijual di Jerman ternyata tankinya memang pada seperti CB200! Kebetulan? Atau para pemilik CB125 Jerman pada ramai-ramai mengganti tanki CB125 dengan CB200? Entahlah, sebab dari hasil terawang gaib via internet, CB125 yang saya temui tankinya seperti yang Bro bisa lihat di atas. Bisa dikenali CB125 dari posisi spidometernya yang khas menyatu di rumah lampu sih..

Yang membedakan dengan CB125 di Indonesia, sepemahaman saya, adalah bentuk spatbor belakangnya yang beda! Itu saja sih yang bisa saya kenali..Wah pusing..saya belum jadi ahli Honda tua, mesih perlu banyaaaak belajar lagi hehe…

20161201_144754

Harga Honda Tiger keluaran tahun 2000an awal hingga menengah bisa dibilang sekarang lagi jeblok-jebloknya, tapi beda ceritanya dengan harga Honda Tiger 2000.. Yup, yang masih ada embel-embel 2000nya itu sesuatu banget. Kalau buat saya, yang generasi awal sticker timbul itu yang paling membawa kenangan. Yup, jadi pertengahan tahun 1997, Honda mengupdate Honda Tiger 2000. Entah apa bedanya dengan versi sebelumnya, saya dulu hanya anak SMA yang lagi mau banget punya motor… Eh, tak diduga-duga yang datang Honda Tiger.. Impiannya sih dulu NSR atau RGR, tetapi kedua motor itu terlalu mahal buat ibu saya hehe… Saya pikir bisa dapat Yamaha RZR, atau kalau kurang beruntung RXZ, eh yang datang Tiger.. Meskipun meleset dari harapan, hari kedatangan Tiger Hitam metalik 1997 logo timbul itu bisa dibilang salah satu hari membahagiakan sekali… Masih ingat rasanya duduk bengong mengamati si Tiger Hitam, ah…tau sendiri lah rasanya…

Oh ya, saat itu selain warna hitam metalik, ada warna hitam solid, silver dan kuning. Entah, ada yang merah atau tidak, tapi saya rasa generasi itu tidak ada yang warna merah (cmiiw). Paling menggoda sih yang warna kuning! Makanya saat lihat iklan OLX ini saya jadi belingsatan haha…untung tidak lagi di tanah air… Bisa-bisa saya sikat tuh!

Harga 10 juta untuk Tiger tahun segitu memang mahal, tapi kalau lihat kondisi motor yang segar, wah boleh lah… Hanya sticker2nya saja yang setau saya sudah tidak original. Seingat saya, sticker di Tiger kuning sama dengan sticker di Tiger hitam solid, berwarna kombinasi biru, kuning, hijau. Yang bikin ngeh ga original stickernya adalah posisi sticker Honda di airscoopnya yang letaknya ketinggian dibandingkan originalnya. Selain itu, mungkin juga spionnya yang beda dengan Tiger hitam saya, dan warna suspensi depannya yang sepertinya sudah dicat lagi. Selain itu sih, perlu diteliti lebih jauh dengan melihat motornya dari dekat!

Asli, gemes banget kalau lihat Tiger jadul dalam kondisi original! Kebanyakan kesentuh modif sih, modif jelek pula…Dan biasanya tankinya yang rusak duluan haha..kecuali motornya diam di rumah terus dan jarang kena hujan atau dicuci! Makanya, begitu ada Tiger lawas yang original dan lawas (lampu rem hanya 1 bohlam), yang jual berani pasang harga agak belagu hehe…

20161201_143520

Kalau lagi suntuk dan iseng, kadang saya buka-buka OLX sambil ngayal, mau beli motor apaan.. Ngayal doang Bro, ngayal ga keluar duit kan hehe…

Iseng-iseng ketik Dream 50..eh tau-tau ada aja yang jual di Indonesia. Harga yang ditawarkan 150 juta rupiah… Ya yang baru juga segituan kira-kira dapat motor twin 600ccnya Kawasaki lah..

Di Jerman memang harga Kawasaki ER6 selevelan lah dengan Dream 50 yang merupakan replika Honda RC162. Namun, agak bingung juga, kan katanya pajak moge itu mahal salah satunya karena kapasitasnya. Nah, Dream 50 kan kapasitasnya 50cc kalau dibulatkan. Motor yang mini-mini DOHC ini (red zone mulai 13.500rpm) kan motor kecil, harusnya kalau pajaknya normal kaya motor kecil, harganya setengahnya..ya 75 juta lah.. Namun, ya suka-suka yang jual sih…

Kalau dihitung perbandingan harga dengan cc, wah, ini motor  mahal dibandingkan  Superbike 1000cc.. coba, kita samakan kapasitasnya ya… ini motor kan untuk jadi 1000 cc harus dikali 20. Nah, kalau di sini kita anggap harganya 6000 Euro, berarti kalau 1000cc jadi 120.000 Euro wkwk, cukup tuh buat beli 6 Superbike 1000cc hi-end.

150 juta dapat benda yang kehujanan kepanasan, ga bisa bonceng, cuma 7PS wkwkwk.. Yang beli gila ya..gila rekeningnya maksudnya..

*sirikberat.de

*takterimakenyataan.de

*siap2modiftiger.de

  • Kalau BMW R50 generasi awal yang terbit pertengahan tahun 1950an memang keren banget dan sangat mahal, nah ini versi terakhirnya yang bisa diperoleh dengan harga relativ terjangkau. Ya, seterjangkau-terjangkaunya kalau sudah masuk Indonesia ya 100 juta ga cukup, bahkan buat beli yang tak bersurat saja tak cukup hehe…
  • 20160808_110336
  • BMW R50/5 adalah motor terbitan 1969-1973 dengan nomor rangka 2900001-2907865. Hampir 8000 unit terjual, ya tak buruk lah. Memang tampilannya tak sememukau yang klassik awal-awal, tapi motor ini juga tergolong klassik kok. Dan dari penampakannya, tampak ini motor nyaman banget ya buat touring.
Soal mesin, wah dijamin awet! Motor 497cc bermesin boxer ini mampu mengeluarkan tenaga hanya 32 PS, jadi naik Inazuma pun sepertinya masih bisa nguber, karena bobot motor klassik ini sampai 210 Kg!
20160808_110323
Si biru cakep ini saya jumpai di kota Köln beberapa bulan lalu. Wah melihat kondisinya yang kinclong, tak kelihatan kalau umurnya sudah tembus lebih dari 30 tahun. Entah doi sudah restorasi lagi atau masih original begitu.. Maklum, di sini motor jadul awet-awet Bro…
20160808_110345
Untuk perawatan, gampang lah.. Motor dengan putaran mesin rendah dan bertenaga kecil mah pasti awet. Meskipun mesinnya terlihat sebesar itu, penggantian oli periodik tanpa penggantian filter hanya butuh 2 liter oli 20W-50. Kalau dengan penggantian filter, tambah sedikit lagi, jadi 2,25 liter. Sedangkan oli gearbox cukup 800 ml oli SAE 90 Gl-5 dan di gardan tinggal tambahkan oli yang sama sebanyak 250 ml.
Untuk menjaga kenyamanan, tentu oli suspensi depan perlu diganti juga dengan oli SAE 5W/10W sebanyak 250 ml per tabung. Untuk busi, bisa pakai NGK BP7ES dan NGK BPR7EIX. Sama dengan BMW jadul 1 silinder, boxer juga stasionernya rendah, cukup di 700 rpm, +- 100 rpm lah… Bukaan udara karburator cukup 1-1,5 putaran. Sedangkan untuk ukuran kerenggangan klep masuk saat dingin 0,15mm, klep buangnya 0,20mm.
Oh ya, sama dengan motor-motor BMW pada umumnya, doi dibekali tanki berkapasitas besar. Kalau diisi fulltank tembus 22 liter. Manteb nih buat touring jauh, atau sekedar jalan-jalan dalam kota.

Bro sekalian… BMW dengan mesin boxernya memang legendaris. Di dunia balap pun sempat sukses, maklum, dulu kan motor Jepang belum ganas, paling musuhnya sesama motor Eropa, terutama dari Inggris dan Italia. Nah, dulu juga boleh pakai kompresor hehe, makanya BMW sempat jaya di ajang balap motor jalanan.

Hari gini, mesin Boxer paling powerful ya cuma BMW HP-2 yang pernah kita bahas. HP-2 dikabarkan mempersiapkan penggemar BMW untuk tak kaget saat BMW S1000RR lahir, yup, akhirnya BMW punya mesin real superbike. Mesin boxer memang tak akan bisa kompetitif untuk balap superbike modern, karena terlalu berat dan terlalu lebar! Powernya pun tidak meledak-ledak karena rpmnya tergolong rendah! Lebarnya membuat mesin boxer tak aerodinamis dan membuat level kemiringan motor jelas sangat terbatas.

Meskipun begitu, untuk touring, ini juaranya.. Maklum, karakternya mantab, lembut bertenaga daaan panjang umur! Titik berat yang rendah pun membuat motor bermesin boxer relatif tak mengintimidasi saat diduduki bikers yang kurang tinggi badannya. Ya, kecuali memang motornya tinggi macam GS hehe…

Yang keren sih ketika boxer dibuat seminimalisir mungkin ala-ala boxer balap..wah, ganteng… Inilah yang banyak dilakukan oleh penyedia parts aftermarket spesialis BMW macam Wunderlich dan Hornig. Melihat kesuksesan mereka, tak heran, BMW sendiri makin ke sini makin senang menjual varian R NineT dengan turunannya…

20161008_113015

20161008_113007

20161008_113854

20161008_114106

20161008_113911

Posisi 10: Yamaha YZF-R6 : 100 unit.

Motor andalan Yamaha dan juga pernah digeber Doni Tata di WSS cukup cerah masa depannya. Dengan segala pembaruannya, doi bisa berharap, tahun depan dapat posisi lebih baik dibandingkan posisinya tahun ini. Cukup sulit memang bertahan di kelas 600cc yang semakin tak dilirik ketimbang motor 1000cc. Yang membuat motor ini tetap diminati selain harganya yang ekonomis adalah kelincahannya.

Platz 9: Kawasaki Ninja ZX-6R 636 - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 114.

Posisi 9: Kawasaki Ninja ZX-6R 636 :114 unit

Menyandang nama besar Ninja dan punya kapasitas lebih besar dibandingkan rival-rivalnya, jelas doi yang paling kencang di lintasan dibandingkan motor balap 600cc pabrikan lain. Karakter mesin dan handlingnya juga dipuji media. Tak heran, doi lebih laris sedikiiiit dibandingkan Yamaha R6!

Platz 8: Honda CBR 600 RR - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 135.

Posisi 8: Honda CBR 600 RR : 135 unit.

Bagaimanapun Juga, Honda memang lebih unggul! Slogan yang selalu membuat crew Blog Sesat ngakak dan sering digunakan untuk meledek brand lain saat si sayap kepak menang. Di antara motor 600cc lainnya, CBR600RR bisa dibilang paling menang besar. Bukan hanya di puncak penjualan kelas supersport, tapi dengan segala kekurangannya, doi lebih laris dibandingkan kompetitor. Bukan yang terbaru, bukan yang tercepat, bukan yang terbesar tenaganya, tapi bisa juara dalam hal penjualan. Inilah yang namanya image yang terbentuk dari segala keunggulannya begitu menentukan! Honda dikenal sebagai produsen motor matang, nyaman, memperhatikan seluruh aspek! CBR600RR pun bisa melangkah keluar dari pertarungan 600cc sebagai legenda, yup, juara di penjualan di tahun terakhirnya dijual karena Honda enggan membuat versi Euro4nya.

Platz 7: Ducati 959 Panigale - Neuzulassungen Januar bis September 2016: 193.

Posisi 7: Ducati 959 Panigale : 193 unit

Motor selanjutnya adalah si sexy yang bikin pemilik CBR250RR ingin mencat merah polos motor mereka dan mengganti knalpotnya supaya mirip. Panigale versi junior ini memang aneh ccnya, diciptakan untuk jualan memang, sebab tak bisa dilombakan di WSS maupun WSBK! Keoptimisan Ducati terbayar, di Jerman, penjualannya masuk kategori membahagiakan!

Posisi 6: Honda CBR 1000 RR : 274 unit

Sekali lagi…Bagaimanapun juga, Honda memang lebih unggul!  Memang CBR1000RR ada di papan terbawah kelas 1000cc, tetapi mengingat motor ini sudah terbit nyaris tanpa evolusi besar sejak 2008, kurang menang besar apa coba???? Tahun 2008, CBR memang superbike terbaik, nah tahun ini, dia mah apa atuh? Namun, tetap saja lebih laris daripada motor supersport. Ini menandakan, memang superbike pasarnya lebih besar dibandingkan supersport. CBR si motor puritan tentu bisa berharap lebih tahun mendatang, generasi terbarunya yang lebih ringan belasan Kg, lebih bertenaga, dan yang pasti sudah manteb riding assitentnya telah lahir! Blog Sesat memprediksi, doi tahun depan akan masuk 3 besar penjualan superbike di Jerman!

Posisi 5: Aprilia RSV4 : 305 unit

Cukup mengejutkan adalah Aprilia RSV4 di posisi 5! Motor superganteng yang lumayan mahal ini cukup membahagiakan penjualannya! Kalau dipikir-pikir, sebenarnya posisi 5 wajar sih. Sebab doi satu-satunya motor superbike bermesin V4 dengan harga terjangkau di pasaran saat ini! Pernah menjadi motor juara WSBK dan terbukti mendapat pujian media untuk performa mesin dan handlingnya, plus senantiasa di-upgrade, RSV4 layak banget ada di 5 besar!

Posisi 4: Yamaha YZF-R1 :352 unit

Jualan Yamaha R1 di Jerman termasuk gampang, maklum, banyak fansnya. R1 dikenal sebagai superbike bermesin tahan banting dan menyenangkan dikendarai. Motor yang baru 1 kali juara WSBK ini terbantu penjualannya dengan revisi besar-besaran dibandingkan R1 generasi sebelumnya. Karakter mesin yang ganas dan menjanjikan 200PS, mirip M1 MotoGP, riding assistent mutakhir, wajar saja motor ini laris! Sebuah bukti, bahwa motor superbike memang harus selalu update! Contoh yang ga update dihukum pasar ya Suzuki! Gila kan…Gixxer 1000, Gixxer 750 dan Gixxer 600, tak satu pun masuk top 10 penjualan! Namun, tahun depan beda cerita Bro… Kan Suzuki sudah kembali berinovasi hehe…

Posisi 3: Kawasaki Ninja ZX-10R: 376.

Masuk 3 besar! Motor juara WSBK dan dominator baru di WSBK sangat layak berada di posisi 3. ZX-10R kini tak lagi dikenal sebagai motor berpower terbesar saja melanjutkan tradisinya, tetapi kini tampil matang di semua lini! Dengan harga termasuk bersahabat dengan kualitas juara di semua lini, rasanya sih Ninja harusnya bisa ada di posisi ke-2! Yang Blog Sesat bisa kritisi dari Ninja adalah: warnanya…Sudah terlalu lama monoton!

Posisi 2: Ducati 1299 Panigale : 443 unit

Kaget ada Panigale di posisi ke-2? Jangan kaget Bro.. buat mayoritas bikers Jerman, bunyi V2 itu lebih indah dibandingkan bunyi inline 4! Apalagi desain plus nama besar plus tradisi Ducati sebagai motor yang juga mengedepankan estetika dan eksotisme… Tak heran, inilah yang begitu digilai di Jerman! Kalau bicara desain, mayoritas pasti tunjuk Ducati! Soal daya tahan dan perawatan, itu nomor dua! Oh ya, Ducati termasuk motor dengan nilai penyusutan yang kecil di Jerman. Tampaknya bikers Jerman beranggapan, tak ada Ducati yang akan jadi sampah! Yup… Saat motorsupersport/superbike Jepang setelah belasan tahun harganya bisa di bawah 3000 Euro, Ducati tetap jauh di atas itu!

Posisi 1: BMW S 1000 RR : 968 unit

Mau paling kencang di trek lurus? Ini jawabnya!  Itu saja sudah cukup menjelaskan, mengapa BMW S1000RR ada di posisi teratas jauh meninggalkan angka penjualan Panigale di posisi ke-2! Tentu tak cuma kencang, secara elektronik, BMW bisa dibilang salah satu yang terlengkap! Btw, orang Jerman kenapa senang banget dengan produk Jerman? Bukan nasionalisme buta Bro, tapi memang buat mereka kehandalan dan presisi itu penting banget! Dengan tingginya minat terhadap S1000RR, tak heran juga, harga secondnya termasuk tinggi, sama lah dengan produk BMW lainnya..

Sumber foto dan jumlah penjualan:http://www.motorradonline.de/motorraeder/top-10-neuzulassungen-januar-bis-september-2016-supersportler.792402.html?backlink=mrd-792400#gallery-2

Alpha Technik bagi bikers pencinta balap di Jerman jelas bukan nama yang asing. Banyak memang bengkel tune up plus parts di Jerman yang bisa bikin motor kompetitif dan bertenaga besar, kadang bisa juga bikin motor yang lebih bertenaga dibandingkan apa yang dibuat Alpha Technik, tetapi soal kematangan dan konsistensi, doi numero unonya.

Menjuarai balap superbike Jerman sih makanan sehari-harinya. Dengan pengalaman, fasilitas dan tenaga ahli yang mumpuni, tak heran, mereka sempat juga mencicipi WSBK. Yup, Alpha Technik dipercaya BMW untuk mempersiapkan BMW S1000RR di WSBK beberapa tahun lalu.

Mari kita lihat sebagian karyanya yang dipamerkan di Intermot 2016:

20161008_113508

Lihat..S1000RR kurang enteng? Kurang stabil? Kurang nendang? Tuh lihat parts yang tersedia untuk membuat si Picek nan Ganteng semakin tak tersentuh!

20161008_113737

Kalau tak salah ini Gixxer 750 yang pernah diturunkan di balap Macau! Jadul ya.. Ini sepertinya zamannya WSBK masih 750cc! Belum lahir tuh Gixxer 1000..

20161008_113653

Ini gacoan mereka sekarang di IDM Superbike: Yamaha R1M

20161008_113616

Sexy..warna kuningnya juga classic Yamaha banget, ala-ala Kenny Roberts!

20161008_113823

Ini CBR600 RR.. motor legendaris WSS!

20161008_113928

Nah, ini motor langka… Motor yang dibuat Yamaha benar-benar hanya untuk balap! Motor dengan karakter mesin yang galak, tapi power deliverynya jelek.. Noriyuki Haga pun gagal menjadi juara WSBK menggunakan mbahnya R-Series Yamaha ini: Yamaha R7!

20161008_113954

Yup, BMW S1000RR nomor start 33, siapa lagi kalau bukan MM, Marco Melandri!

20161008_115917

Zaman dulu paling gampang kalau disuruh taruhan, motor mana yang lebih kencang, MotoGP atau motor WSBK. Bahkan di tahun 2007 saat motor MotoGP yang tadinya 990cc dikecilkan kapasitas mesinnya jadi 800cc, kecepatan motor MotoGP masih 1 hingga 2 detik lebih unggul! Padahal sih katanya power mesin motor WSBK 1000cc sudah lebih besar dibandingkan motor MotoGP! Kalau dipikir-pikir logis sih, toh MotoGP jauh lebih ringan! Motor MotoGP pun jauh lebih mahal..entah seberapa jauh, sebab siapa sih yang tahu pasti harga motor MotoGP? Yang pernah saya baca justru harga motor WSBK. Ten Kate jualan motor dengan spek sama dengan motor sang juara dunia, James Toseland! Ten Kate menjual CBR1000RR Ten Kate spek WSBK seharga 80.000 Euro. Sebagai pembanding, Ducati Desmosedici yang dijual di pasar bebas dibanderol 61500 Euro! Kalau spek racing mah jangan tanya hehe…

Nah, sekarang bagaimana? Mulai susah ya untuk memprediksi, tak ada jaminan MotoGP pasti lebih kencang, terlebih habis ramai berita minggu ini, saat ZX10R Rea lebih kencang dari catatan waktu motor MotoGP papan menengah ke bawah yang sama-sama test di Jerez. Namun, dibandingkan dengan best lap Valentino Rossi di race, catatan Rea lebih kencang! Meskipun dibandingkan best lap Jorge Lorenzo masih kalah…

Ujung-ujungnya, susah juga membandingkannya kalau kedua motor tak diduelkan dalam saat dengan kondisi yang sama. Kita kan mau tau juga, selayak apa sih ngabisin duit banyak banget untuk motor MotoGP, kalau catatan waktunya sudah tak lebih baik dibandingkan WSBK?

20161008_150747

Tentu tak semudah itu… Blog Sesat tetap yakin, MotoGP lebih kencang, hanya saja seberapa jauh lebih mahal memang tanda tanya. Yang menghambat MotoGP adalah regulasinya (meskipun WSBK juga punya regulasi). Untuk itu, harus dibaca benar tuh regulasi, masalahnya, saya sibuk wkwkw….

Sebagai hiburan, kita bandingkan saja harganya sekarang ya. Patokan kita tentu Honda RC213V-S yang juga dijual bebas.

20161008_133552

RCV ini dengan racing Kit menghasilkan tenaga 220 PS, ya kalah lah dengan motor WSBK ZX-10R yang 240 HP lebih..itu data tahun 2013! Sekarang bisa jadi sudah mendekati 250 HP! Berapa harga motor ZX-10R milik Johny Rea? 250.000 Euro Bro… sudah 50.000 Euro lebih mahal dibandingkan RCV plus racing kit! Dan ini baru wajar sih, karena RCV versi jalanan tak pakai klep pneumatic dan tanpa seamless gearbox, dua hal yang bikin harga motor MotoGP melambung tinggi.

Nah, kalau melihat perbandingan ini, ya jelas kan, kalau memang kedua motor dari WSBK dan MotoGP semakin selevel. Toh harga motor WSBK yang tanpa klep pneumatic dan seamless gearbox di level yang sama.

Pastinya ZX-10R memang motor juara! Dengan pembalap berparas dan karakter berbeda, motor ini bisa juara dunia. yup, Rea yang kaya Jorge Lorenzo dengan gaya cornering speed yang tinggi dan Sykes dengan gaya mengerem brutal dan cepat buka gas bisa difasilitasi oleh sang dominator baru: Kawasaki Ninja ZX-10R.

20161008_112125

Kalau biasanya ngomongin Piaggio, kita langsung teringat Vespa. Kalau ingat Vespa, ingat asap 2 taknya hehe, nah, Piaggio yang ini dijamin sehat banget! Tidak bisa dibilang motor listrik karena bentuknya masih sepeda banget, dan memang masih bisa berfungsi seperti sepeda pada umumnya!

20161126_124929

Kalau Bro googling ke websitenya Wi-Bike, wah pasti terpukau! Ini sepeda listrik memang keren banget fiturnya dan dipasarkan dengan penuh pemikiran! Yup, penuh pemikiran! Bukan cuma mengedepankan ramah lingkungan, tetapi ketika Bro sambungkan dengan HP dan download softwarenya, doi bisa jadi alat olahraga juga dengan fitur personal trainer, jadi ketahuan kalau digenjot membakar berapa kalori! Belum lagi ada fitur keamanannya, jadi doi bisa dilacak di mana keberadaannya, ya kalau sampai digondol maling sih..

20161008_111527

Sepeda ini ditawarkan dalam dua desain, yang model sport dan model comfort. Cerdiknya Piaggio, mereka juga sudah siap dengan segala aksesorisnya Bro! Benar-benar menjual life style sih… Kalau dijual di Indonesia, pasti laku deh, sebab memang jualan life style, berapa juga dibeli hehe…

Oh ya, sepeda listrik ini juga tak kalah dengan CBR250RR, punya 3 riding mode juga haha… Padahal top speednya hanya 25 Km/jam. Lumayan lah, namanya juga sepeda! Dengan pengisian baterai lithium ion buatan Samsung selama 3,5 jam, pemiliknya bisa bebas tak perlu menggenjot hingga 100 Km!

Soal harga, masih bisa dibilang lumayan bersahabat. Mahal memang, tapi wajar dengan fitur itu dan merek Piaggionya! Masih lebih murah dari Vespa Primavera 50 yang dijual 3550 Euro. Wi-Bike dipasarkan mulai 2899 Euro! Ya artinya bakal bisa ditekan seharga motor 150cc full fairing sih jika dibandingkan dengan harga Primavera 50…

Salah satu motor yang masuk kategori super mahal di Intermot, selain RC213V-S tentunya, adalah BMW R66.

20161008_131428

Dan yang namanya motor klassik, dipastikan akan tambah mahal. Kalau kita sedang mengamati motor klassik, selain mengamati keindahan, material dan teknologi di zamannya, ya ibarat baca prasasti hehe.., kita juga melihat tingkat orisinalitasnya.

20161008_113149Kalau motor yang satu ini tak perlu dipertanyakan orisinalitasnya, lah punyanya BMW sendiri gitu lho.. Toh kalau dibuat parts setelahnya di dalam pabrik BMW, kan tetap dibilang orisinal BMW hehe…

20161008_113216-1

BMW memperkenalkan R66 tahun 1938 bersama beberapa BMW bermesin boxer lainnya, yakni R51, R61 dan R71. Yup, rangkaian motor besar berkapasitas 500 hingga 750 cc ini memang moge di zamannya.

20161008_113255

BMW R66 berkapasitas 597 cc dari dua piston yang tertanam di dalam mesin khas BMW, yakni mesin boxer. Tenaga yang dihasilkan termasuk besar di zamannya, yakni 30 PS @5300 rpm, cukup untuk menggerakkan motor berbobot 187 Kg ini untuk mencapai top speed hingga 140-145 Km/jam.

20161008_113144

Motor yang mulai dipasarkan tahun 1939 ini, meskipun hanya segitu top speednya, doi sudah menjadi motor dengan top speed tertinggi di antara motor BMW lainnya yang diproduksi sebelum PDII.

20161008_131440

Motor dulu dijual seharga 1669 Reichsmark. Hmmm, yang pasti sih tetap bisa dibilang barang mewah di zamannya.. Motor ini juga menawarkan inovasi lho, yakni suspensi belakangnya hehe.. ingat, tahun segitu masih banyak motor rigid Bro.. Jadi bisa dibilang, ini motor rajanya nyaman di kala itu.

20161008_113234

Oh ya, ada 2 kesamaan besar antara BMW R66 dan Suzuki Smash milik keluarga Sesat. Sama-sama 4 percepatan dan rem tromol depan belakang hehe…

tersesat muter-muter

  • 1,564,506 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm