You are currently browsing the monthly archive for Januari 2013.

DSC09868

Dulu ini motor lumayan tenar dan lumayan banyak bersliweran. Posisinya sebagai motor 200 cc 4 tak yang hadir sebelum Honda Tiger muncul boleh jadi menempatkannya sebagai motor harian yang banyak diidamkan. Body yang gagah dan kapasitas mesin 4 taknya yang lumayan besar pun memikat banyak bikers untuk mengcustomnya. Minimal, knalpot free flow cukuplah buat nguber bunyi mirip-mirip hadeh…

DSC09867Tak sebatas bunyi tentunya, body dan wajah pun banyak dipermak. Modifikasi chopper pun banyak dialami KZ 200, sehingga cukup sering di tahun 90an kita lihat KZ 200 yang bergaya Harley Mini… Jika Honda Tiger banyak yang diubah jadi Street fighter atau model Fairing, maka KZ 200 justru di eranya ya kalau tidak chopper, ya scrambler…Belum pernah ketemu yang dimodif bergaya racing jalanan, apalagi yang full fairing. Akibat modifikasi-modifikasi ini, KZ 200 yang original semakin jarang. Harganya juga terus turun di tahun 90an. Berhubung masa itu belum musim dunia maya, sulit juga mencari spek asli motor ini, coba saja…

DSC09866Beruntung saat tersesat ke Cibulan di Kuningan yang terkenal dengan 7 sumurnya, saya bertemu salah satunya. Wow, baru kali ini ketemu yang warnanya putih. Bentuknya juga masih lumayan original kan… Susah juga lho cari KZ 200 yang masih lengkap. Meskipun di dekatnya ada Ninja 250 FI dan CBR 250, saya tak ragu untuk mendekati KZ 200, kapan lagi… Ini sedikit foto-foto, mudah-mudahan bisa nambah-nambah dokumentasi KZ 200. Melihat motor ini, wah, jadi tergoda untuk memiliki doi, tentunya yang masih original. Eh, pas tersesat di Cirebon, ada KZ 200 hitam yang lebih original lagi kondisinya, sayang pertemuan sekilas di jalan tidak memberikan kesempatan untuk foto-foto.

Ki Gede Anue melalui metode ilmiah Terawang Gaib memaparkan fakta sejarah, betapa sulitnya menemukan KZ 200 yang original. Selain doi menjadi motor 4 tak bercc besar di zamannya dan harganya murah ketika itu, sehingga orang tega untuk merombak habis-habisan bentuknya, ternyata ada tokoh-tokoh yang bisa dipersalahkan. Ki Gede Anue pun kali ini menunjukkan tak lagi lewat permukaan air di ember, doi sudah pakai tablet sekarang…beli kiloan katanya… Dan inilah dia aktor dan serial yang menyebarkan wabah yang mengancam kelangsungan hidup KZ 200 original:

tumblr_lz9g2lVBPt1r3hwi5o1_400

Untung saja kemudian muncul tokoh yang membuat wabah Oom Lorenzo Lamas dengan Renegadenya menyusut bahaya latennya. Siapa lagi kalau bukan Mandragade…

Iklan

DSC09809Suatu hari di Januari tahun lalu, saya tersesat ke Denpasar. Enaknya, penginapan gratis karena dapat tumpangan, tidak enaknya, lokasi lumayan jauh dari pusat kota. Untung saja dapat pinjaman satu unit Yamaha Jupiter dari penjaga rumah. Yup, Yamaha Jupiter yang belum ada embel-embel Znya ini bisa saya pakai 2 hari untuk menjelajah Denpasar.

Kesan pertama: wow, dibandingkan Smash, jelas bodi-bodinya mulus, kualitas kaca spidometer pun jauh lebih baik, masih layaknya motor baru! Padahal secara usia rasanya tak beda jauh.

DSC09810Kesannya dibandingkan Smash: posisi duduk lebih sporty, langsung merasa akrab dengan motor, beda dengan Smash yang rasanya di awal agak canggung.

Akselerasi awal pun Jupiter lebih mantabs, tenaga mengisi dari bawah, hanya saja, putaran atas kalah dengan Smash. Konsumsi bensin juga lumayan irit, tapi entah mana yang lebih irit. Enaknya, suara mesin lumayan halus, Smash terasa lebih kasar bunyinya. Suspensi juga lebih mantebs Jupiter, lebih awet sepertinya, sebab si Smash sebenarnya cukup mengejutkan kemampuan redamannya, bahkan saat menikung, tetapi daya tahannya itu yang menurut saya parah. Belum satu tahun, Smash sudah lumayan mental-mentul di sisi belakang. Tidak cocok juga ya sebenarnya membandingkan kedua motor, sebab Smash memang motor yang secara harga memang masih di bawah Jupiter…

DSC09811Yang pertama bisa dilirik tentunya BMW F800GS. Motor yang memiliki berat kosong 178 Kg ini memiliki body yang cukup tinggi, kokoh dan dibekali mesin DOHC yang menghasilkan tenaga lumayan, yakni 85 PS, cukup untuk membuat motor 6 percepatan ini melaju hingga 200 Km/jam lebih di jalan raya. F800 sendiri memang diciptakan BMW sebagai jembatan antara motor off dan on road, yup, motor allrounder! Motor ini juga minim vibrasi lho. Namun, perlu diperhatikan adalah kualitas bahan bakar! Yup, BMW sekarang alergi dengan bahan bakar jelek dan beroktan terlalu rendah. Jadi, kalau, mau bawa doi, siap-siap octane booster ya… Selain itu, untuk rata-rata orang Indonesia, doi dinilai terlalu jangkung! Ingat, beratnya fulltank bisa lebih dari 220 Kg!

DSC09817

Nah, Yang ini tentu lebih JoSSSSS!!!!! Kapasitas 1200 cc dengan mesin boxer khas BMW menawarkan keamanan dan kenyamanan tiada dua. Tak heran, motor tahan banting ini jadi motor paling laris se-Jerman!

Motor dengan bobot kosong 203 Kg ini jelas lebih berat dibandingkan F800, tetapi, titik beratnya lebih rendah berkat penggunaan mesin boxernya! Suhu pun disinyalir lebih adem, soalnya menyerang betis saja. Tenaga motor DOHC ini jelas lebih besar dibandingkan F800, edisi 2013 punya power 125 PS @7750 rpm dan 125 Nm @6500 rpm. Top speed pun lebih dari cukup untuk touring, sanggup 215 Km/jam lho…

Konsumsi bensin pun terhitung irit, tanki yang berkapasitas 20 liter (termasuk 4 liter cadangan) bisa membawa sampeyan muter-muter sampai capedeeee… Dengan kecepatan konstan 90 Km/jam, motor ini butuh 4,2 liter untuk menempuh 100 Km dan kalau sampeyan geber konstan 120 Km/jam, doi negak 5,5 liter bensin saja. Masalahnya, BMW menuntut motor ini negak bensin minimal beroktan 95! Selamat ye….

DSC09812Buat mereka yang tetap ingin touring dengan BMW tahun muda dengan gaya Klassik, tentu melirik BMW yang dicolong James Bond dan dikendarai ugal-ugalan berboncengan dengan Michelle Yeoh ini! Yup, siapa tak kesengsem R 1200 C. Meskipun ccnya besar, top speednya hanya 168 Km/jem, pertanda ini motor memang dirancang untuk puanjang  umur…Ini BMW suatu saat nanti harus ijk miliki hihihi…. tunggu harganya jatuh 80 % dulu kali ya wkwkwkw (harapan tipis…). Dengan BMW ini, dijamin nyaman, titik berat rendah, dengan tinggi kurang dari 170 cm pun, motor ini sudah nyaman dan aman dipakai, bahkan dalam keadaan sering berhenti. Namun, bensinnya pasti tak bisa sembarangan… Nah, kalau sampeyan masih ingin tetap naik BMW, mesin adem, lumayan kencang, sanggup negak bensin premium, titik berat rendah, Silahkan gebet R69S hihihi…

DSC09816Di kalangan penggemar BMW klassik, R69S adalah idaman paling top, sebab menawarkan tenaga besar dengan kenyamanan tidak kalah dengan motor sekarang. Dengan tenaga 42 Ps, ya, kecepatan konstan 140 Km/jam untuk touring bukan masalah. Selain titik beratnya rendah, tankinya besar, enaknya doi boleh diajak negak premium, jadi cocok buat blusukan ke seluruh penjuru tanah air. Buat Bro yang sudah kesengsem dan sudah pegang duit 200 juta, eits… jangan pede dulu, masih kurang dananya brader..kurang baaanyaaaaaaakkkkk…. ih ngeriii….

DSC09813Tahun lalu, saya tersesat ke salah satu seminar yang menghadirkan Prof. Oppenheimer sebagai Keynote speaker.

Salah satu hal yang menarik dalam paparan sang Profesor adalah kejadian dua kali banjir besar yang membuat negara-negara  Asean memiliki bentang pantai seperti sekarang ini. Sang profesor yang meneliti kesamaan DNA pada penghuni negara-negara ASEAN ini pun membuatkan simulasi kedua banjir besar yang sudah lama terjadi itu.

DSC09814Silahkan lihat foto di samping, itu adalah gambaran banjir pertama yang terjadi 14.500 tahun yang lalu. Di gambar yang ditayangkan, terlihat bahwa wilayah Kalimantan, Sumatera dan Jawa masih tersambung dan belum terpisahkan lautan. Wilayah yang biru adalah wilayah yang dikatakan tenggelam pada banjir besar pertama ini.

DSC09815Banjir besar kedua bisa dikatakan membentuk wajah negara-negara ASEAN sekarang. Silahkan lihat warna biru yang menandai wilayah yang tenggelam akibat banjir besar 11500 tahun yang lalu.

Jangan tanya ke saya, bagaimana si profesor dapat teori dan data seperti itu.. Tapi melihat jangka waktu yang extrapanjang, ya memang mungkin-mungkin saja. Banjir Jakarta bukan ini pastinya tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuatan alam yang ini. Banjir Jakarta yang disebabkan sampah, pembangunan tanpa izin, pembangunan dengan izin tapi nyogok, penggundulan hutan dan curah hujan yang lumayan tinggi saja sudah lumayan bikin kacau balau. Namun, masih ada yang bisa memperoleh keuntungan, masih ada tawa riang anak-anak, masih ada pihak yang bisa membantu. Apa jadinya kalau banjirnya sebesar kedua banjir besar di atas? Saya rasa, mau bikin kanal, tunnel, perbanyak pompa, waduk, itu semua sudah tak sanggup. Lihat saja banjir-banjir yang terjadi di Austria, Australia, bahkan Jerman pun pernah! Kurang daerah resapan air???????? Tidak kan…. Ya, saya rasanya saatnya manusia berintrospeksi diri dan menyadari keterbatasannya…

DSC09819Ada produk yang bisa menaikkan pamor suatu produsen, tetapi salah-salah bisa jadi sebuah produk malah mencetak nama buruk dan merusak goodwill sebuah perusahaan.

Suzuki Smash bisa dikategorikan sebagai produk yang merusak image Suzuki dan barangkali mejadi alasan, mengapa produk Suzuki, terutama bebek dan sebangsanya kurang diminati.

Smash yang diluncurkan untuk menjadi motor termurah penahan gempuran motor Cina sebenarnya tidak buruk, terutama generasi awalnya, yakni Smash Black Engine. Dulu kita pernah bahas, bahwa Smash jenis ini punya kualitas mesin yang oke dan tahan banting. Eh, baru-baru ini, di salah satu bengkel yang bukan kepanjangan tangan suatu produsen, ya bengkel umum lah. Sang pentolan bengkel bilang, bahwa memang Smash Black Engine oke, tak seperti Smash dengan mesin bercat silver. Doi pun bercerita, dia pernah memperbaiki Smash dengan mesin berwarna silver yang umurnya masih hitungan bulan. Taukah sampeyan kerusakannya? Rantai ketengnya putus!!!!

Dan setelah dimintai garansi, ternyata orang Suzukinya mengiyakan. Jadi mereka memiliki daftar yang berisi motor lengkap dengan nomor mesin yang dipasarkan dengan “diakalin”. Jadi, ada onderdil yang ditukar dengan produk I****p*rts. Jadi, memang benar tercatatlah motor itu sebagai salah satu motor yang memang “diakalin”.

Wah, gila juga, nekad benar kalau memang sampai ada “main gila” seperti ini. Korban permainan kotor semacam ini pastinya trauma kalau harus membeli motor dari pabrikan yang sama. Belum lagi cerita doi yang akan menyebar ke kawan-kawannya.

Ya, itu hanya salah satu segi saja. Ada faktor-faktor lain yang pastinya malah membuat Smash menjadi produk yang merusak goodwill Suzuki. Masih ingat dong, siapa yang dilengserkan Smash? Shogun! Shogun yang merajai balap underbone dilengserkan Smash yang gagal mempertahankan predikat itu. Secara konstruksi mesin, langkah Smash yang pendek membuat motor ini kurang cocok di trek yang pendek-pendek. Jelas saja Smash malah diSmash sama Jupiter Z di pasar senggol.

Secara bodi pun jelas-jelas ini motor krupuk! Bodinya pecah-pecah, kualitas plastik dan konstruksinya pun dipertanyakan. Belum lagi mika spidometer yang mudah retak-retak dan memutih, padahal motor tidak diparkir sering di tempat yang terbakar panas matahari.

DSC09790Sampeyan pasti kenal dengan istilah human race. Istilah untuk menyebut kita sebagai manusia ini sepertinya memang menggambarkan salah satu sifat manusia yang pada dasarnya senang untuk merasa lebih dari yang lain. Ada sifat dasar kita yang sebenarnya baik, yakni ingin berpacu, RACE! Segala sesuatu bisa dijadikan RACE!

DSC09791Sifat ini sih baik-baik saja, selama terkontrol dengan baik. Tanpa naluri untuk race, kita akan jalan di tempat dan terlalu konservatif. Masalahnya, kalau racenya jadi balap dan kebut-kebutan di jalan???? Apa tidak bisa memperoleh kemenangan lain selain race-race-an di jalan itu?

Belum lagi didukung oleh paradigma motor sekarang yang ditekankan sifat racingnya! Dengan rem pakem, akselerasi yahud, beberapa teknologi balap yang dengan penyesuaian hadir di motor anyar pun menghipnotis pengendaranya untuk berkendara ala race!

Dulu saya pun terhipnotis race! Race beralih ke jalan, suka ngetest top speed, suka menjajal onderdil racing dan memaksa motor untuk meraih limitnya. Tetapi itu dulu, setelah dua kali kecelakaan dalam sebulan, saya mulai bertobat. Semangat untuk race harus dipadamkan sedikit atau dialihkan ke bidang lain..

Tentu ada terapinya untuk memerangi gaya berkendara ala race.. Dari pengalaman, cari motor yang tenaga mesinnya pas-pasan dan kemampuan remnya ala kadarnya! Ane jamin, ketagian dan semangat race pelan-pelan terkikis. Kalau kurang ampuh, cari motor yang onderdilnya mahal! Dijamin mikir berkali-kali kalau bawa motor ugal-ugalan dan buka gas seenaknya. Sekarang saya sudah lumayan bebas dari pengaruh hipnotis race, mungkin faktor umur juga ya huhuhu….

DSC09773Pada suatu malam di jalan  Thamrin, Tiger Hitam berhenti di lampu merah. OMG, kok ada asap ngebul di kiri dan kanan ane, padahal di depan tidak ada Bajaj si roda tiga. Celingak celinguk, eh selang oil cooler lepas! Mungkin tertarik saat Tiger Hitam dipindah-pindah penjaga parkiran di kawasan sekitar Grand Indonesia.

Sadar volume oli berkurang drastis, laju pun dipilih bekicot mode, rpm tak lebih dari 4000. Berhubung tak hapal jalan dan takut miskin ketilang, Tiger Hitam pun sampai muter lewat Pasar Baru, Senen dan Pramuka untuk balik ke arah Depok. Berhubung sudah di atas jam 9 malam di hari Minggu itu, susaaaaah cari bengkel. Akhirnya sampai juga di pom bensin daerah bukit duri yang masih buka.

Biar ngirit, dibelilah oli mesin yang sepertinya doyan digunakan angkot hehe… 1 liter Mesran Super pun jadi oli darurat. Oli seharga 35 ribu seliter itu pun mengisi lambung Tiger Hitam yang olinya diperkirakan tinggal sepertiga. Efeknya apa??????? Namanya oli yang bukan speknya, pasti ga joss… Mesin agak kasar, tenaga juga kurang keluar, pindah gigi pun jadi keras..Tapi, lumayan, tiger Hitam mendarat dengan selamat di Depok…

Valentino_rossi_Sturz_Desmosedici_jpg_2080297Lanjut ke pembicaraan dan prediksi Rossi di MotoGP tahun ini. The Doctor yang mantan Alien, tetapi gagal jadi Alien di Ducati kembali akan menggeber motor yang bisa dikategorikan motor Alien. Kali ini pekerjaan Rossi bisa dibilang lebih ringan sebenarnya. Prestasinya di Yamaha bisa dipastikan pasti membaik dibandingkan dengan 2 tahun belakangan ini. Di Ducati, Rossi menyangkal kurang semangat tempur. Yup, tahun lalu Rossi jatuh 12 kali di atas Desmosedici, itu artinya jatah jatuh 3 tahun di atas M1! Sebagai pembalap yang juga ditugaskan mengembangkan motor, doi diharuskan memaksa kemampuan motor. Nah, katanya sih beban ini hilang tahun ini dari pundak the Doctor. Beban itu masih lebih berat dipikul Lorenzo.

Mungkin yang dipertanyakan adalah hubungannya dengan Lorenzo, memang diakui baik-baik saja kata Lorenzo, tetapi banyak lah yang bilang itu hanya basa-basi. Ada yang mengatakan, kembalinya Rossi tak disukai Lorenzo. Tapi, seperti yang kita bahas sebelumnya, wacana kembalinya Rossi tak lepas dari ulah Lorenzo yang tahun lalu sempat main mata dengan Honda. Yang menarik, menurut Lin Jarvis, Yamaha benar-benar memperingatkan kepada kedua ujung tombaknya, duel ala Motegi 2010 tak boleh terjadi lagi! Tapi, apakah the Doctor kali ini mau dengar????

Kepindahan the Doctor pun tak sepenuhnya disetujui Burgess yang masih merasa hutang janji pada Ducati dan publik pencinta GP. Doi merasa tak nyaman menyerah di tengah jalan… Tetapi, doi juga membela diri, bahwa Ducati terlalu berorientasi pada motor. Rangka hanya mengikuti motor! Padahal, menurutnya, mesin motor juga harus disesuaikan rangka dan titik beratnya. Doi menyebutkan sulitnya Ducati menuruti kemauannya untuk membuat rumah kruk as yang baru. Posisi kruk as ini menentukan balance motor, tetapi Ducati tidak tanggap. Belum lagi masalah chasis yang didaulat jadi biang kerok kegagalan Ducati. Burgess mengatakan, kalau di pabrikan Jepang, kalau chasis dianggap bermasalah, pabrikan Jepang pasti menyiapkan beberapa chasis altenatif! Ingat, beberapa, bukan hanya satu! Bahkan Pedrosa sempat menggunakan 9 chasis dalam satu musim! Kelambatan Ducati dalam memutuskan kebijakan inilah yang dinilai Burgess memicu pindahnya Rossi!

Kepindahan Rossi dilihat Hayden sebagai peluang. Menurutnya, dengan begitu, Hayden punya lebih banyak kesempatan untuk didengar Ducati, apalagi doi yang saat ini paling senior di sana. Menurutnya, banyak yang salah menggambarkan, bahwa Ducati tak mendengar Rossi. Salah satu keuntungan Ducati pernah punya Rossi tentunya keputusan Ducati yang pada akhirnya memakai chasis alumunium. Menurut Hayden, kedepannya Ducati akan menggunakan chasis ini. Selain itu, power delivery motor pun harus dibuat lebih jinak, terutama saat keluar tikungan supaya tidak melebar. Kembali ke pernyataan Burgess yang mengeluhkan sistem injeksi di Desmosedici, sebaiknya memang ada perbaikan di sektor ini. Menurut Burgess, sistem injeksi di Desmosedici terlalu sederhana, beda dengan M1 yang bahkan punya sistem injeksi dobel!

Gobmeier yang kini mengepalai divisi balap Ducati menggantikan Preziosi mengatakan, tidak akan ada revolusi di Ducati, hanya ada perbaikan-perbaikan kecil di segi teknis dan organisatoris. Doi sendiri pun tak muluk-muluk, menurut targetnya, doi butuh 2 tahun agar Ducati bisa mencapai level setara kompetitor.

DSC09657November tahun lalu saya sempat tersesat ke konser pertama Creed di Indonesia (semonga menyusul konser Creed selanjutnya…)

Konser yang diselenggarakan di Gandaria City ini merupakan salah satu konser yang Creed laksanakan di Indonesia. Tak hanya di Jakarta, Creed juga manggung di Surabaya, Medan dan Makasar.

Jika di tahun 2000an awal dan pertengahan  Band ini secara komersial lagi hot-hotnya, kini tidak terlalu. Tapi disitulah untungnya, tiket Creed di Jakarta yang “hanya” 400 ribu terkesan murah kalau dibandingkan dengan tiket artis luar negeri lain, apalagi artis Korea hihihi… Wah, bersyukur deh…

DSC09658Alhamdulillah, berkat banyak beramal, saya memperoleh tiket Creed seharga…gratis Bro wkwkwkw… ada yang traktir xixixi…

Dengan langkah mantap dan geberan gas santai tapi pasti, Tiger Hitam pun melaju ke Gandaria City.

Yang nyebelin tentu parkiran motornya, jauh… untung sedang tidak hujan. Ya, ni tempat tidak akan ane kunjungi kalau tidak terpaksa lah… Tapi kedongkolan di awal gara-gara lokasi parkirpun langsung hilang, maklum, lagi hepi…

DSC09659

Sampai di lokasi, pengunjung pun lumayan banyak..kebanyakan juga bert-shirt hitam..soal umur, haha..jadi nyadar, kita bukan ABG lagi..yang hadir adalah generasi alay 90an dan alay awal 2000an awal.. Sekarang sudah pada Post4lay1sm3…

Lumayan lama menunggu juga, meskipun tertera jam 7 malam sudah mulai, konser sebenarnya mulai sekitar 21.30. Sempat menunggu 30 menit lebih.. jadi ada jeda dengan band pembuka cukup lama, namun, berhubung sudah pada cukup dewasa para mantan alay ini, kami-kamipun tetap tenang hihi..

DSC09660Akhirnya acara pun dimulai, Scott Stapp di vokal, Mark Tremonti di gitar, Brian Marshall di Bass, Sott Phillips di drum dan Arie Slight di Kacangin…

Awalnya saya kira mereka hanya band pengiring lain, sebab vokalisnya gondrong.. Tapi kok suaranya mirip banget dengan Stapp, eh, taunya Creed beneran.. Maklum, mata saya burem, dan saya kira, Stapp masih berambut botak hehehe.. Band yang mulai beken di 1997 dengan My Own Prison ini pun menggoyang Jakarta Selatan… Lagu-lagu macam What If, With Arm Wide Open, Higher, dan sebagainya berkumandang diiringi suara penonton yang akhirnya bisa menikmati langsung dentuman modern rock Creed. 2 Lagu terakhir pastinya lagu andalan mereka.. Setelah sempat meninggalkan panggung sekitar 3 menit, Creed kembali membawakan One Last Breath dan pastinya My Sacrifice sebagai lagu pamungkas dan terakhir. Dari album baru sayang hanya menyanyikan A Thousand Faces, padahal saya tungguin Overcome dan Rain.

Creed, kalian luar biasaaaaaa…….. wir sehen uns!

DSC09792Berhubung tema banjir lagi hot in its cold, ane mau menuliskan sedikit pengalaman. Ya bukan pengalaman yang terjadi kemarin, Alhamdulillah BMW K 100 GL bisa sehat walafiat menembus Depok-Salemba, ini kejadian tahun lalu, tapi intinya sama, menembus banjir…

Sebenarnya bukan sengaja, tetapi saat itu hujan turun dengan lucu-lucunya, deras tanpa ampun, lihat tangan sendiri saja sudah tak jelas, jadi kaca helm pun harus dibuka. Keisengan pun timbul, maklum, si Excel Rose selama ini keluar di cuaca bagus…Kali ini, doi pun harus diuji ketangguhannya…

Alhamdulillah di keadaan hujan deras, mesin meraung lancar, tidak ada gejala keselek. Artinya, kelistrikan lumayan beres dan tutup busi juga tidak bocor. Eh, terhalang jalan yang tergenang air 5-10 cm… Sampeyan lihat posisi knalpotnya yang diistilahkan redaksi Blog Sesat sebagai Knalpot Under Estimate..yup, parah letaknya, nggak banget buat menerabas banjir sepertinya. Knalpot standard Excel memang bisa dibilang letaknya tidak menguntungkan, lihat tuh tromol, velg dan white wall dinodai percikan sisa oli samping.. Singkatnya, genangan air 5 cm pun ditembus.. wah kecil..ga masalah.. genangan pun ada yang 10 cm, wah, mulai bunyi knalpot terendam plup..plup…plup.. Bunyi Excel rose pun seperti motor matic saja hehehe.. lumayan deg-degan juga tuh…

Perjalanan pun terus berlanjut..wadow, makin tinggi aja genangan airnya, ada sejengkal lebih dan air pun mulai naik-naik ke dek Excel Rose.. Jurus setengah kopling dan ngegas pun perlu ditambah dengan baca-baca doa dan dzikir.. Knalpot Under Estimate sudah tak terdengar lagi bunyinya, yup, Excel Rose pun suara dan rasanya jadi aneh, saya merasa seperti naik aerator menerabas banjir..ya, sudah kaya aerator aquarium berjalan, sunyi…….. Sekitar satu menit dalam keadaan begitu, Excel Rose pun berhasil keluar dari zona basah yang bikin gelisah.. Mesin pun tetap tokcer, knalpot Under Estimate ternyata tak semenyedihkan yang dibayangkan sebelumnya…

tersesat muter-muter

  • 1,826,628 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com