You are currently browsing the monthly archive for Juni 2010.

Menjelang tahun 2011, para pabrikan siap-siap meluncurkan produk-produk baru mereka. Ada yang masih mengandalkan motor-motor lama yang sedikit diperbaiki atau berdandan tipis-tipis, ada juga yang menghadirkan motor yang belum ada selama ini di jajaran motor mereka.

Salah satu motor gress yang belum ada ini contohnya motor Supertourer BMW yang dikabarkan oleh burung-burung mengusung mesin 6 silinder layaknya mobil-mobil pabrikan Bavaria ini.

Di jajaran produk BMW, mesin 6 silinder memang belum diproduksi massal, tetapi mesin ini juga bukan barang baru. Bro yang sudah cukup lama sesat di sini tentunya sudah pernah tersesat di artikel mengenai BMW Concept 6 yang hadir di Milan Motorshow musim gugur lalu.

Berbeda dengan Concept 6 yang sepertinya hanya untuk diimpikan, motor 6 silinder kali ini akan menjadi motor massal untuk menggantikan motor super-tourer  BMW, yakni K 1200 LT. Nampaknya BMW masih ingin menyimpan rapat-rapat bagaimana wajah motor gressnya ini. Di Jerman sendiri, BMW terkadang membawa mobil terbarunya yang masih ingin dirahasiakan penampilannya ke daerah pegunungan yang sangat jarang dikunjungi orang.

Kali ini, BMW bahkan memilih tempat yang jauh, yakni di Amerika! Yup, penampakan motor baru BMW ini berhasil dijepret seorang Amrik yang sedang mengisi bensin. Berdasarkan gambar, menurut saya tampilannya cukup bisa diterima pasar, sebab tidak terlalu radikal. Sebatas gambar ini, motor masih tampak kurang oke, ya memang begitulah ciri khas motor yang sedang diuji diam-diam di jalanan umum! Catnya harus gelap dan terlihat kurang menarik perhatian.

Dari Foto yang ala kadarnya ini, tampak mesin 6 silinder nantinya akan berkonstruksi layaknya mesin 4 silinder BMW, yakni pararel sejajar dan memalang, hmmm bisa-bisa seperti jagoan barunya Horex tuh. Desain bodi menurut saya sangatlah memanjakan pencinta Touring, tidak hanya panjang untuk kenyamanan, tetapi windshield yang cukup tinggi menjadi jaminan untuk kenyamanan berkendara di kecepatan tinggi. Bagasi yang disediakan di kedua sisi dan belakang motor pun semakin menyiratkan kecocokan motor ini untuk touring jarak jauh.

Di segi kaki-kaki, BMW tampaknya bermain pragmatis saja. Sepintas tampaknya tidak akan ada teknologi “aneh-aneh” di motor ini, mengingat yang paling dibutuhkan untuk touring adalah motor yang handal dan jauh dari rewel. Kaki-kaki yang terpasang sepertinya sama dengan kaki-kaki yang ada di motor-motor Touring BMW saat ini, ya minimal sebatas desainnya lah… Sebuah pilihan bijak untuk menghemat anggaran sehingga membuat harga motor nantinya bisa cukup ekonomis dan bersaing di pasaran!

Iklan

Salah satu hal yang membuat motor-motor klassik begitu menarik adalah harganya. Maklum, terkadang harganya memang selangit, sebab memang jarang di pasaran. Akibatnya, bisa dibilang harga motor klassik, terutama yang tergolong langka “gelap”. Kata “gelap disini sayangnya tidak bisa diartikan “murah”, tetapi “mahal” hingga kategori “tidak untuk dimiliki”.

Yup, tentunya Bro pernah juga mendengar kisah-kisah tentang sepeda motor yang memang tidak akan dijual oleh pemiliknya, contohnya Tiger Hitam saya!

NB: Kecuali harga cocok!

Sekarang kita akan membahas harga BMW Oldies termahal yang ada di pasaran. Perlu saya beri keterangan tambahan, harga termahal ini tidak berlaku mutlak, sebab bisa jadi sudah ada transaksi lainnya yang tidak terdaftar, ataupun masih banyaknya motor BMW klassik yang masih berstatus “not for sale” .

Ceritanya dimulai dengan wafatnya Meneer Willy Neutkens, seorang Belanda yang getol mengkoleksi BMW dengan kualitas jempolan. Neutkens sangat terkenal di kalangan BMW lovers, sebab koleksi BMW Oldtimersnya tidak cuma berkualitas, tetapi seumur hidupnya ia mengoleksi hingga 100 unit! (Nggak kebayang harganya euy…)

Singkatnya, BMW klassik Neutkens dilelang pada tahun 2009 lalu di rumah lelang Bonhams. Semua motor yang dilelang dicek dan diberikan penilaian oleh para pakar. Dari semua motor yang dilelang, ada sebuah motor kesayangannya (seperti di foto) yang laku hingga 109250 Euro! Angka yang sangat fantastis, nyaris seharga 2 unit Ducati Desmosedici gress! Itulah harga yang harus dibayarkan untuk menebus sebuah BMW R32 yang merupakan motor perdana BMW.Cerita lebih lengkap tentang BMW R32 bisa dilihat di artikel doeloe:

https://motorklassikku.wordpress.com/2008/12/17/bmw-r32/

Apa hikmah dari semua ini? Motor boleh banyak, boleh keren, boleh selangit harganya, tetapi nggak akan dibawa ke dunia selanjutnya… Semoga kita-kita yang juga doyan motor bisa selalu ingat hal yang satu ini. (Kata_Pak_Haji.de)

Ariel Terpenjara: Belakang tembok, kiri lemari, kanan dan depan motor-motor…

Tuh kan…Ariel kan…

Ini Ariel sebelum dipenjara sama yang punya…

Ariel was here…

silahkan lihat di youtube:

http://www.youtube.com/watch?v=1v_cGhPQ_9g&feature=related

Foto: HP-Klassikku

Buat para bikers yang sering bergentayangan di dunia gaib maya, sosok Yamaha Byson bukanlah sosok yang asing dan tidak sedikit juga yang sudah menahan-nahan niatnya untuk membeli motor lain karena mendengar kabar motor berbodi dan ban kegambotan untuk ukuran kapasitas mesin dibawah 250 cc ini diluncurkan. Tidak sebatas bikers yang hobi nongkrong di depan computer berinternet saja, bikers yang langganan tabloid roda dua pun sudah mengetahui gelagat-gelagat kehadiran motor bertongkrongan gahar layaknya moge Yamaha ini.

Bulan juni yang dinantikan hampir berlalu. Dugaan  kuat moment Pekan Raya Jakarta yang  akan menjadi momentum peluncuran tampaknya salah! Apa kira-kira yang menyebabkan penundaan ini begitu panjaaaaaaang? Mari kita telaah dengan semangat sesat 45!

Belajar dari kasus Vixion

Motor batangan penguasa pasar ini tidak semata memberikan omset besar bagi YMKI, tetapi memberikan pelajaran yang berarti. Ingat saja ketika motor ini diperkenalkan pada bulan Februari 2007, tidak lama setelah itu wartawan media cetak pun mendapat kesempatan untuk menjajalnya. Namun, setelah itu seakan lenyap, baru beberapa bulan kemudian produk yang menawarkan teknologi yang tergolong eksotis untuk pasar Indonesia ini dijual bebas.

Apa saja yang bisa menunda?

1. Kesiapan jaringan sales dan jumlah produk. Kalau belum siap, bisa kebakaran sendiri nantinya melayani permintaan pasar. Berkaca pada kasus Vixion, bisa jadi saat ini YMKI masih sibuk memproduksi Byson hingga jumlahnya “cukup” untuk memenuhi permintaan pasar di awal peluncurannya. Tidak mau kasus Vixion dan kongkalikong perkreditan atau uang muka bermasalah terulang kan?

2. Bagaimana jaringan service dan spare partsnya? 6 bulan sebelum motor beredar, biasanya jaringan ini sudah ditraining dan diajarkan teknologi produk anyar yang siap luncur. Nah, apakah ada Bro yang tahu, kalau bengkel-bengkel resmi Yamaha sudah ditraining soal si Byson? Pada kasus Byson, semestinya masa trainingnya bisa jauh lebih singkat, sebab menggunakan teknologi yang konvensional alias bisa juga ditangani bengkel nonresmi. 

3. Bisa jadi Bysonnya sendiri belum siap! Bisa jadi belum lulus ketahanan untuk medan tempur Indonesia, atau bisa jadi ditemukan komponen yang bisa jadi bumerang nantinya karena memiliki kelemahan. Kekurangan ini semakin terasa menyulitkan, jika vendor yang ditugasi menyuplai komponen tersebut ternyata tidak sanggup memproduksi barang sesuai spek yang diminta! Misalnya, tidak mau kasus Suspensi belakang Scorpio amblas terulang kan??? Mengenai Vendor, bisa jadi berbeda antara si suplier komponen Byson di satu negara dengan negara lainnya, yang berimbas pada kemungkinan perbedaan kualitas komponen!

Momentum Tepat, Kapan?

Mencari momentum tepat tidak bisa dibilang mudah, ada banyak faktor yang bermain di sini. Pekan Raya Jakarta, tempat dimana motor baru sering dipamerkan dan langsung dipasarkan hingga saat ini tidak digunakan untuk melepas sang Byson untuk menyeruduk para pesaingnya (yang bisa jadi pesaing dari kandang sendiri, yakni Vixion dan Scorpio).

Tingginya bagian Yamaha di bidang motor batangan bisa jadi membuat YMKI saat ini seperti menyimpan peluru untuk menghadapi klimaks pertempuran. Bisa jadi YMKI juga menunggu manuver pesaingnya. Namun, perlu diingat, pesaing bukan sebatas produsen lain, tetapi juga motor-motor bekas yang sudah beredar di pasaran, jangan remehkan yang satu itu!

Diluncurkan dalam Waktu Dekat?

Bulan Juli kah? Kalau dengar omongan teman sih, bulan-bulan ini orang pada kurang duit, pada buat bayar uang pangkal sekolah atau uang masuk Universitas! Di masa-masa ini, biasanya jadi kesempatan baik bagi mereka yang ingin berburu motor second hand.

Isu pencabutan bahan bakar bersubsidi pun belum reda di masyarakat, tentunya ini menjadi titik lemah Byson yang memilih kaki-kaki berukuran besar. Biar aman, ya tunggu kejelasan yang sejelas-jelasnya dulu tentang isu yang ini.

Bulan Agustus kah? Hmm Sudah mulai Puasa, kasihan karyawan YMKI kalau harus bekerja giat-giatnya. Dan, seperti dulu pernah dibahas, meluncurkan motor baru sebelum hari raya Idul Fitri sangat tidak dianjurkan.

Sedikit mengulang: Bayangkan kalau motor baru dipakai mudik, bisa jadi jauh, bisa jadi ketemu BBM berkualitas rendah, bisa jadi overheat di kemacetan, bisa jadi digeber dengan putaran mesin terlalu tinggi di jalur Pantura, bisa jadi melewati jalan rusak dengan lubang segede tampah, bisa jadi untuk membawa beban melebihi kapasitas yang diperbolehkan sehingga merusak bodi dan suspensi motor! Apakah YMKI akan mengambil risiko ini??

Tampaknya Byson baru bisa meluncur dengan aman di akhir-akhir tahun 2010 nanti, itupun kalau tidak ada perubahan faktor internal maupun external.

Achtung: Isi teks ini dapat menimbulkan gangguan kejiwaan! Segenap Karyawan Blog Sesat menyatakan tidak mau bertanggung jawab dan memilih aksi…

KaBOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOORRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Kemarin di pom bensin Pertamina di daerah Kukusan Depok, saya mengisi si gesit irit dengan Pertamax. Berbeda dengan biasanya, kali ini terlihat tidak hanya si pegawai pom bensin yang bertugas mengisikan bensin, tetapi ada juga semacam karyawan kantoran yang mendampingi. Hmm mungkin orang-orang ini adalah supervisor yang mengawasi pelaksanaan sebuah program baru di lapangan.

Singkat kata, setelah mengisi Pertamax, saya mendapatkan kesempatan untuk menggesek sebuah kupon dengan koin (ya kaya gosok voucher HP lah, bedanya ini dari sticker dan kecil). Dalam hati, yah lumayan lah, siapa tahu kan lagi beruntung. Sayang tulisan yang keluar : Beli Pertamax Lagi, yang berarti ya saya belum beruntung!

Dalam hati timbul pertanyaan, ada apa ini? Kenapa Pertamax dipromosikan lagi melalui undian semacam ini? Saya tidak tahu, apakah ini juga diberlakukan di seluruh pom bensin Pertamina. Namun, kalau diingat-ingat, bisa jadi Pertamina ditugaskan untuk menjaring lebih banyak konsumen Pertamax. Dengan iklan layanan masyarakat, tentunya daya tarik untuk beralih ke Pertamax tidak sekuat dengan trik undian berhadiah ini, toh tidak akan merugikan, kan bensinnya tidak dikurangi!

Dengan banyaknya konsumen yang beralih ke Pertamax, tentunya pemerintah bisa menghemat biaya subsidi BBM. Jika kita berpikir dengan cara suudzon, bisa jadi malah ini merupakan tanda-tanda “Wajib Pertamax ” segera tiba! Atau Konsumen umum tidak lagi mendapatkan subsidi untuk premium, sehingga nantinya harga premium untuk umum tidak berbeda jauh dengan pertamax, just like the old days lah… Nah, siap-siap saja mudik dengan bahan bakar non subsidi, siap-siap juga menghadapi kenaikan TDL dan harga gas…atuuuuutttttttt……..

Dulu Blog Sesat nan sepi ini pernah mengangkat tema ZX-10R 2011, tetapi sebatas kritikan dan masukan saja yang diperlukan sang Ninja untuk kembali bisa langganan podium ataupun juara di WSBK.

Ki Gede Anue yang terbang langsung ke Jepang untuk bertemu dengan para petinggi Kawasaki Heavy Happy Industrie menyampaikan petunjuk gaibnya. Nampaknya kesediaan Ki Gede Anue yang terbang ke Jepang untuk mengunjungi Miyabi seorang pasiennya tidak sia-sia. Kawasaki bekerja keras merombak sang Ninja supaya jurus-jursnya cukup maut untuk membuat para pesaing bertekuk lutut.

Kawasaki menjanjikan mesin baru yang akan memberikan tenaga yang “cukup”  dan top speed yang juga “cukup”. Menurut Terawang Gaib Ki Gede Anue, nampaknya Kawasaki kan memperbesar stroke mesin agar akselerasi lebih linear dan bertenaga dari putaran bawah serta tenaga puncak yang diraih bisa muncul di rpm lebih rendah dibandingkan versi keluaran tahun 2008-2010.

Menanggapi kritikan di soal handling, Kawasaki pun menanggapi dengan lapang dada dan bekerja keras. Sang Ninja akan memiliki sasis dan kaki-kaki baru! Benar-benar sebuah tindakan yang cukup berani untuk perusahaan yang duitnya tidak sebesar 3 pabrikan Jepang lainnya. Tidak sebatas itu, rancangan bentuk, penggunaan material, bobot dan sederet inovasi lainnya juga ditawarkan oleh Kawasaki!

Dibanding rival-rival senegaranya, Kawasaki lah yang paling duluan dalam mengeluarkan sketsa jagoan superbikenya. Ingat, inilah bagian dari teknik marketing yang dulu pernah kita bahas. Motor gres yang masih dalam pengembangan ini ditongolkan sketsanya untuk menghimbau calon konsumen untuk menunda niatnya menggebet motor lain dan segera rajin menabung. Dari desain, tampak bagian moncong yang mirip-mirip  BMW S 1000 RR, terutama di bagian windshield. Garis yang dinamis dan buntut yang kecil semakin mekin menambah kesan, bahwa sang Ninja ringan,  sangat cepat dan gesit, tanpa menghilangkan desain kekarnya.

Teknik lainnya adalah pemanfaatan media dunia maya untuk menyebarkan demam menyambut sang jagoan baru ini. Kawasaki pun merambah ke dunia Twitter. Motor yang rencananya di test di Suzuka pada 7 Juli nanti tampaknya benar-benar didesain untuk menjuarai ajang WSBK. Mudah-mudahan mereka bisa berhasil, ingat, jagoan-jagoan pabrikan lain bukanlah patung yang diam dan tidak bisa mengembangkan diri. Kalau Ninja ZX-10R 2011 ini gagal di pasar, Kawasaki bisa-bisa kehabisan amunisi, sebab biaya pengembangan Ninja gress ini pastinya menelan biaya yang tidak sedikit. Ingat sejarah permotoran Bro… banyak motor dahsyat lahir, tetapi setelah itu pabrikannya kolaps karena kurang bisa memasarkan produknya. Pokoknya, segenap karyawan blog sesat heissen die neue Ninja ZX-10R herzlich Willkommen!

Heyyy NINJAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!! nggak takut gw ama ninja..

wuzzzzzzzzzz ………..

*ambil jurus andalan keluarga sesat… ambil langkah seribu alias kabooooooorrrrrrrrrrrrrrr……..

Mendengar nama Horex, banyak yang langsung berpikir ke motor klassik dari masa lalu. Namun, motor Horex yang asli Jerman ini hanya tampangnya saja yang simple dan sedikit bergaya klassik, selain itu terpasang komponen-komponen modern dan layak kompetisi. Nama VR6 sendiri sudah memberikan pandangan awal mesin yang diusung jagoan baru ini, yakni mesin 6 silinder dengan konstruksi V! Hebatnya, meskipun berkonstruksi V, mesin Horex ini sama singsetnya dengan mesin 4 silinder inline! Ini dimungkinkan dengan peletakan silinder yang rapat, yakni V 15 derajat yang sangat kompak.

Mesin ini juga menjadi gebrakan baru di dunia otomotif, sebab menggunakan teknologi TOHC, yang merupakan kepanjangan Triple Overhead Camshaft (Lihat saja di foto). Yup, mesin ini memiliki 3 kem! Tipa silinder diperlengkapi dengan 2 klep masuk dan satu klep buang. Dengan kapasitas 1218 cc, tidak heran mesin 4 tak 6 silinder ini akan menyemburkan tenaga 175-200 PS plus torsi melimpah ruah, yakni 150 Nm!

Horex tidak semata menawarkan motor bermesin ganas, tetapi tidak rider freindly. Motor ini diklaim mudah dikendarai, tidak sebatas gaya riding yang santai saja, tetapi dengan karakter mesin yang memiliki power delivery yang rapih layaknya motor-motor Honda. Motor allrounder yang juga memperhatikan kenyamanan konsumen ini nantinya bisa berakselerasi dengan lembut, terlebih lagi motor dirancang lincah dan memiliki handling yang mantab. Ini tidak lepas dari kombinasi rangka alumunium yang kokoh dan dipadu dengan komstir baja. (Alumunium biar ringan, baja biar kuat-red).

Di sektor kaki-kaki, tidak kalah lah dengan motor Superbike. Bahkan velg dan lengan ayun Monoarmnya tampak sama dengan yang nemplok di motor-motor Superbike Ducati. Motor yang mengusung desain serba efisien dan berkapasitas tanki 18-20 liter ini bisa dibilang sangat ringan untuk motor 6 silinder, sebab bobotnya hanya 239 Kg. Dengan tenaga “tidak terbatas” dan handling prima, motor ini memang menawarkan “kesenangan” tersendiri. Namun, layaknya supercar terbitan Jerman, top speednya dibatasi hingga hanya 250 Km/jam saja.

Buat mereka-mereka yang ingin menyaksikan langsung wujud Horex VR6 masih harus bersabar. Rencananya motor ini baru akan dipamerkan di ajang Intermot Koeln (Cologne) pada tanggal 6-10 Oktober tahun ini.

       

 Ngumpul ngumpul ultah BMW Jakarta ke 33…….

Hmm…Serasa di Jerman aja nih…

Motor-motor menyatu dengan alam…Tetamu menyatu dengan hidangan..

Motor yang satu ini bukan BMW, tetapi motor Cina! Yes, the future is in China hihihi….

Ada BMW K-1 ikutan nyempil…BTW, pak Pulisi pasti segan berurusan dengan K-1 yang satu ini…berani lawan Komandan?!!! xixixi….

Ini sepertiga jumlah yang hadir… Terdekat dengan HP-Klassikku adalah Kang Jeje yang semua seharusnya sudah pada kenal..

 Para penggemar BMW memang terdiri dari berbagai kalangan, mulai Bos besar, dosen, mahasiswa, pengacara, pengusaha, hingga tukang kebon merangkap petugas kebersihan (yang disebut terakhir adalah penulis-red)

Mereka terkadang juga memiliki motor idaman lain….

Bajajsche Motoren Werke!

Foto:HP-Klassikku

Semalam saat lagi tidur-tiduran di kamar, terdengar iklan Yamaha Jupiter Z dari TV di ruang tengah. Ada yang cukup mengagetkan, iklan itu kembali menggunakan slogan “Semua hanya mimpi, kecuali motornya..”!

Apa artinya penggantian kembali dengan slogan lama? Artinya slogan ini memang punya daya jual dan lebih mudah diingat–terlepas dari isinya yang menurut sudut pandang sesat cukup menyinggung dan mematikan mimpi-mimpi pembalap muda untuk bisa berlaga di tingkat dunia.

Namun, kalau mau jujur, memang sangat sulit sekali dengan segala prasarana, kompetisi dan sistem penjenjangan saat ini untuk dapat menghasilkan pembalap kompetitif di level dunia. Memang slogan “Semua hanya mimpi, kecuali motornya…” itu bisa dibilang mematikan mimpi pembalap muda, tetapi dengan kekuatannya bisa menjadi lelucon yang terus terngiang-ngiang di benak pemirsa, dan inilah tujuan iklan! Soal lelucon ini baik atau tidak, ya tergantung sudut pandangnya. Toh kita termasuk bangsa yang suka menghina diri sendiri dan terbiasa membuat lelucon atas kekurangan dan kelemahan kita bukan?

Slogan lama berbunyi: “Hebatnya Jupiter Z, semakin nyata…” digantikan, mungkin karena memang ada bebek pesaing yang lebih hebat kali yeee..berarti keputusan penggantian slogan adalah perwujudan sikap sportif mengakui, kalau hebatnya Jupiter Z baru nggak nyata-nyata amat!

Slogan lama yang kembali digunakan: “Semua hanya mimpi, kecuali motornya…”, berarti: Jupiter Z baru memang bukan motor impian!

pisss ah… kaboooooooooorrrrrrrrrrrrr…………..

DSC05414Besarnya populasi Thunder 125 di Indonesia sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi bikers yang membutuhkan motor yang berpenampilan klassik. Penampilan standard Thunder mini ini memang sudah beraroma jadul, tidak hanya sebatas bodi, spidometer, lampu dan velg saja, tetapi juga lengan ayun dan rangkanya yang cafe racer banget.

DSC05529Aroma dari masa lalu inilah yang seharusnya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pencinta motor batangan bergaya klassik, sebab dengan biaya sedikit-dikitnya bisa mendapatkan motor yang segaya-gayanya (prinsip ekonomi sesat style). Yang paling enak dalam memodifikasi Thunder 125 ini ya gaya cafe racer, sebab benar-benar si Thunder bisa menjadi Cafe racer dengan biaya yang minim. Langkah memilih gaya cafe racer bisa dibilang paling tepat karena:

1. Irit biaya! Bukan sebatas minimnya biaya penggantian komponen, tetapi juga lebih enak digunakan. Bandingkan dengan modifikasi ala MotoGP! Jumlah dana modifikasi untuk aliran MotoGP tentu jauh lebih besar, ban juga harus besar, otomatis biaya untuk bensin dan penggantian komponen juga lebih besar.

DSC055262. Tampil beda dengan gaya klassik! Ingat sekali lagi arti kata klassik: berkelas, tidak termakan zaman dan akan terus enak dilihat. Contohnya dalam dunia fashion ya setelan ala James Bond! Sampai kapan pun tetap oke, walaupun garis besar desainnya begitu-begitu saja!

4. Gaya Cafe racer dengan Thunder 125 tidak membuat pegal-pegal! Ya pendapat ini relatif sih, tetapi motor di foto ini masih lebih terjangkau setangnya dibandingkan dengan Tiger hitam saya, padahal si Thunder diturunkan sekitar 4 cm suspensi depannya, sedangkan Tiger hitam saya tetap standard. Sepertinya ini dikarenakan tanki Thunder 125 yang lebih pendek plus bobot motor yang lebih ringan. Artinya, meskipun bentuknya cafe racer, kenyamanannya tidak terlalu terganggu. Di sisi kaki-kaki, Bro bisa tetap pakai velg dan ban standard, malah bisa ganti dengan yang berprofil lebih tipis: motor semakin lincah, ringan dan irit bensin, tetapi perhatikan juga, grip dan kenyamanan akan berkurang.

DSC05528Biaya Modifikasi Thunder 125 Cafe Racer

Soal modifikasi bagus yang didukung dengan dana besar, itu mah gampang… Nah, modifikasi Thunder 125 ini akan memberikan gambaran biaya modifikasi yang efektif, alias iritnya dapet, gayanya juga dapet! Berikut ini rincian biayanya:

-Modifikasi jok (tetap enak buat pembonceng lho) : 60 ribu (asal bukan di bengkel Harley)

-Cutting sticker Tanki dan kedua tutup samping: 50 ribu dan 15 ribu

-stang jepit: 80 ribu (bukan yang paling murah, tapi lulus test lho…)

-spion sepasang: 33 ribu (nawar turunnya 2 ribu doang…)

-spatbor Honda GL 100: 95 ribu (Ini mujarab bro, anti pecah!)

-Lampu sein depan sepasang: 55 ribu

-tachometer: 50 ribu

Total: 438 ribu

hasilnya oke kan…

Foto: HP-Klassikku

tersesat muter-muter

  • 1,868,829 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com