You are currently browsing the category archive for the ‘Ngelantur’ category.

Dulu kalau disuruh menyebut nama media berkualitas baik secara jurnalistik dan tajam dalam analisis plus ada nilai keberanian yang kritis, yang terlintas di kepala: Tempo!

Namun, belakangan ini, entah sejak kapan, media ini cenderung ke pihak tertentu.. Ya kita bisa lihat dari pilihan isu yang diangkat dan bagaimana teks-teks berita itu ditulis…Untungnya, “permainannya” sangat baik.. Jadi tak akan mudah dikenali.

Nah, 3 hari lalu, ada yang mulai menggelitik agak keterlaluan hihi.. Ini yang ada di halaman MSN.Com:

20180815_201524

Apa yang terlintas di benak ketika melihat judul yang terpotong itu? Ribuan Anak Korban Pelecehan Seksual Imam …

Jujur saja redaksi Blog Sesat lumayan kaget… Imam macam apa yang berani-beraninya begitu dan kok bisa ribuan! Ya, yang namanya istilah “imam” kan identik dengan agama Islam. Eh..pas diklik beritanya, isinya ini:

20180815_201549

Tertulis Imam Katolik dan kejadiannya di AS! Alhamdulillah bukan di Indonesia..

Namun, penggunaan kata “imam” ini kesannya memojokkan ya.. Kami di redaksi Blog Sesat yang mengklaim dirinya sebagai yang tersabar se-Jakarta Selatan mendadak jadi seperti petasan banting.. hihi sumbu pendek mah lewaaaat..

Namun, reputasi sebagai yang tersabar se-Jakarta Selatan perlu dipertahankan hihi.. Coba cek KBBI Online dulu lah.. Ada tidak istilah imam Katolik.. Maklum, belum pernah dengar.. Dan hasilnya:

20180817_153337

Kata “imam Katolik” tak ada di KBBI V… eng ing eng… Hati mulai panas, untung kepala masih dingin.. Coba cari lagi di bawah lema “imam”…dan hasilnya:

20180817_153512

Oh..ternyata ada di nomor 6… Supaya tak memancing huru hara, si penulis mengambil inisiatif menambahkan kata “Katolik” di belakangnya. Ini tentu langkah yang baik, sebab di Indonesia saat ini sensitif berkenaan dengan hal-hal macam ini…

Dan untungnya, besoknya ada perbaikan di halaman depan MSN.comnya..Jadi begini:

20180816_044135-1-1

 

Iklan

Di Jerman, naik kereta kalau beli tiketnya satuan mahal. Makanya orang-orang beli tiket yang bulanan, atau kalau seperti mahasiswa punya KTM yang biasanya berlaku juga untuk kereta karena pihak kampus bekerjasama dengan Deutsche Bahn.

Bagaimana solusinya kalau mau bepergian dengan harga murah? Ada beberapa aplikasi untuk numpang misalnya (Mitfahrtgelegenheit). Kita bisa cari pada tanggal berapa ada yang menyediakan tumpangan ke kota yang kita tuju. Cara seperti ini sebenarnya yang paling irit, bisa juga sekalian dapat teman baru.. Kan nebeng hihi.. Ya ga gratis juga, tapi pasti lebih murah. Namun, tawaran tak selalu “jodoh”, ya untung-untungan. Dan tak semua orang merasa nyaman nebeng mobil orang.. Bisa jadi orangnya tak suka ngobrol, atau cara menyetirnya bikin deg-degan haha..

Nah, cara yang termurah dan stabil (maksudnya rutenya jelas dan ada jadwal teraturnya) ya naik bis. Yang lagi booming ya Flixbus ini. Harganya bervariasi, tergantung di jam berapa kita mau menuju kota tertentu. Dibanding kereta, jauh lebih murah. Namun dibandingkan pesawat, lucunya kadang lebih murah naik pesawat untuk tujuan tertentu.. Namun, naik pesawat lebih makan waktu..apalagi dalam keadaan seperti 2 pekan lalu karena keos di bandara di München.. Bisa telat belasan jam tentu ga lucu lagi..

20180511_062545

Naik bus ini terbilang nyaman. Ada toilet juga di dalam Bus..yang ga ada telolet…

Namun, bukan berarti tanpa hal minus. Minusnya dibandingkan kereta, naik bus lebih membosankan, lebih ga bisa gerak-gerak. Di kereta lebih luas dan memungkinkan kita pindah-pindah gerbong haha.. Ini penting kalau perjalanan jauh dan kalau ada penumpang lain yang berbau atau bertingkah tak mengenakkan..

Apa yang terjadi di Indonesia kalau ada dua mobil bertabrakan cukup keras di perempatan jalan? Yang biasanya kita alami, banyak orang ingin nonton ya, sedangkan jumlah petugasnya tak banyak.

Nah, di musim dingin yang lalu, saya melihat sebuah kecelakaan terjadi di sebuah perempatan. Dua mobil bertabrakan lumayan keras, seperti yang bisa dilihat di foto berikut ini:

20180303_201724

Apa kontrasnya dengan di Indonesia: Mudah dilihat kan.. Beberapa mobil polisi langsung mengamankan lokasi dan merekonstruksi kejadian. Ada ambulan juga yang datang mengevakuasi korban. Lucunya sih, sampai ada 3 mobil damkar ikut mengamankan lokasi hihi..

Daaaan, ga ada kerumunan masa yang nonton..

Jelas foto di bawah bukan sesuatu yang spesial. Buat mayoritas Bro pasti tak ada artinya..

IMG-20160726-WA0040

Namun, buat saya ini spesial.. bisa naik motor saja sudah ngangenin banget haha.. Apalagi di Indonesia, banyak teman, banyak tempat makan yang bisa dikunjungi di segala waktu…

Jadi ingat, dulu nilai matematika pernah merah.. Nyokap larang saya naik motor 1 bulan sebagai hukumannya haha… Itu berat rasanya brader…Nah, sekarang setahun lebih ga naik motor..jangan heran bapernya tak terkira.. Lihat foto beginian saja bikin kangen maksimal

#bapergapenting

Di kota saya dan di Jerman umumnya, musim panas tahun ini bisa dibilang salah satu yang terpanas, meskipun belum sampai rekord sih.. Tiga minggu ini rasanya seperti di Jakarchaaa.. Suhu 33 derajat celcius jadi keseharian, bahkan suhu ini kadang meningkat lebih dari itu.

20180807_174323-1

Contohnya kemarin.. Kelihatan ga Bro berapa derajat? Nih saya perbesar:

20180807_174323(1)-1 40 Derajat celcius Bro.. Rasanya ya seperti ditiup hair dryer haha… Padahal matahari bersinar sudah tak terlalu lama, sudah lewat puncak musim panasnya…

Ya beda dengan di Indonesia, terutama di kawasan pegunungan yang terasa dingin, di sini sedang terkena gelombang panas. Langit bersih nyaris tak berawan plus mentari bersinar dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam ya beginilah hasilnya.

Para ahli memperingatkan bahayanya.. salah satunya kematian bagi ikan-ikan kalau suhu air sudah 28 derajat. Dan itu sudah kejadian.. Di hamburg, berton-ton bangkai ikan harus diangkat dan dimusnahkan.. Sayang ya..kalau di Indonesia sih orang-orang bakal senang panen ikan.. Namun, menguatirkan juga kalau dikatakan 95% ikan di suatu sungai dikatakan tewas.

Efek lainnya musim panas ini, tentu air sungai yang menyurut. Transportasi air pun kesulitan, begitu juga industri. Pabrik-pabrik pun diminta mengurangi kuantitas produksinya. Di Prancis bahkan sampai mematikan reaktor nuklir penghasil listrik. Ya masih banyak lagi sebenarnya..

Hmm kebayang kata ulama-ulama yang menjelaskan proses menuju kemunculan dajjal nanti. Allah akan mengurangi hujan 1/3 di tahun pertama, kemudian 2/3 di tahun kedua dan akhirnya di tahun ketiga tak ada hujan..

1/3 hujan ditahan saja sudah cukup untuk membuat kesengsaraan di sana sini.. Sungguh berat luar biasa yang akan mengalami masa itu..

Judul yang mudah dipahami kan..

Ya ini terkait makanan. Banyak makanan hotel bintang 5 yang secara penampilan dan bahan-bahan memang menggiurkan. Apalagi kalau kata orang Jerman, man isst auch mit den Augen..ya orang juga makan pakai mata. Maksudnya, tampilan makanan juga menentukan kenikmatan seseorang saat makan.

Memang tak bisa disamaratakan. Namun, untuk makanan seperti sate, sate hotel tak bisa menyaingi sate gerobak dan sate pinggir jalan haha… Meskipun besar ukurannya, rasanya tak bisa menyaingi.. Ya ada dua penyebab besar, pertama, satenya dioven, bukan dibakar.. Kedua, daging yang digunakan tak pakai lemak ataupun kulit.. Ya tentu jauh citarasanya..

Dan inilah yang saya alami. Jadi Prof bilang ke saya, kapan-kapan datang ke rumahnya dan masak terus makan bareng. Nah, untuk menjaga nama bangsa dan negara, Blog Sesat pun berlatih masak di rumah teman haha.. Yang pertama latihan buat nasi goreng. Ya yang dipikirkan bukan cuma rasa, tapi juga berapa lama waktu diperlukan.. Alhamdulillah, nasi goreng aman.. Kalau Prof sudah menentukan waktu, Blog Sesat akan masak nasi goreng speciale..

Nah, Blog Sesat masih penasaran untuk buat sate. Maklum, ini jurus andalan Blog Sesat kalau di Indonesia. Blog Sesat pun ke rumah seorang teman dan berlatih. Nah, sayangnya dia tak ada panggangan. Ya nanti di rumah Prof pun tak ada panggangan. Ya sudah, latihan pakai oven.. Ayamnya pun pakai bagian dada yang bebas lemak lah.. Dan hasilnya, sate ayam hotel wkwk… Untuk persiapannya pun lumayan lama, saya hitung-hitung untuk menyiapkan dari motong-motong daging ayam, tusuk-tusuk (bukan goyang-red), bawang-bawang, bumbu lainnya, bumbu kacang, butuh 2 jam lebih….

Rapat dewan direksi Blog Sesat pun memutuskan, tak jadi bikin sate wkwk…

Oh ya, seperti apa tampilannya.. Ini dia, tapi kolaborasi dengan nasi kebuli kambing buatan teman Blog Sesat:

20180715_201504

Kalau Bro tersesat ke Jerman, jangan heran bakal ketemu banyak orang yang membawa-bawa tas besar berora macam ini:

20180804_143904-1-1

Yang seperti ini justru bukan bisa dijumpai di dekat-dekat stasiun atau airport, tetapi di dekat-dekat swalayan hihi..

Yup, ini orang mau belanja.. Beda dengan di Indonesia yang masih dapat plastik berlimpah ruah dari swalayan atau kardus gratis, di sini semua itu ada biayanya. Bagusnya, bisa menekan jumlah sampah plastik.

Oh ya, kenapa mereka pakai tas besar-besar seperti itu? Ya bisa saja sih sebatas tas jinjing biasa. Namun, mereka kan makannya banyak, jadi belanjanya ya banyak juga hihihi.. Ya ada yang bilang juga, ini masalah mentalitas.. Sebagai negara yang trauma dengan Perang Dunia, mereka cenderung punya kebiasaan “menimbun makanan”.. Ya ini prasangka-prasangka aja sih..tapi tak ada asap kalau tak ada api kan…

Pertama kali keluar di tahun 2002, motor 990cc MotoGP memang sudah dibuat harus lebih kencang untung menggantikan motor 500cc 2 tak. Maklum, kalau lebih pelan, tentu akan buruk bagi image balap motor tertinggi dunia itu. Dan mereka juga harus mempertahankan kastanya yang harus lebih tinggi dibandingkan motor-motor superbike di WSBK.20161008_120135

Penggantian motor 2 tak itu ternyata tak sebatas isyu ramah lingkungan saja. Di sumber yang sempat Blog Sesat baca, ada kejenuhan di 2tak. Bukan jenuh di level pembalap apalagi fans, tetapi jenuh di kalangan mekanik. Pengembangan mesin motor 2 tak saat itu sudah seperti di “plato”, tak lagi menanjak…melainkan statis di ketinggian tertentu. Ada keinginan kalangan mekanik ini untuk mengembangkan mesin baru dengan tantangan baru, yang pastinya bikin motor makin ribet dan ujung-ujungnya mahal level dewa wkwk…

Di sebuah artikel jaman doeloe, majalan Motorrad sempat mengangkat tema pembandingan 2 motor Valentino Rossi, yakni NSR 500 dan RC211V. Di musim akhirnya, NSR 500 Nastro Azzuro bertenaga 195 PS, sedangkan RC211V generasi pertama menyediakan 220 PS. Meskipun bobotnya lebih berat, kurva tenaga yang lebih linear membuat RC211V lebih “pemaaf” untuk dikendarai. Di tikungan motor-motor 2 tak bisa mengejar motor 4 tak yang berbobot puluhan Kg lebih berat, tetapi di straight sangat kelihatan bedanya, bagai zaman 800cc ketika Ducati Desmosedici Stoner melahap M1 Rossi di straight..

Sekembalinya ke 1000cc demi mencari biaya yang lebih rendah, tenaga motor MotoGP pun makin membrutal. Zamannya Ianone masih di Ducati, itu tenaga motor-motor MotoGP sudah berada di 260 PS. Motor RC213V Pedrosa saja sudah lebih dari 260 PS, apalagi motornya Ianone… Sayangnya, berapa pasnya tenaga motor MotoGP, tak ada yang mengumbar langsung.. Produsen cuma bilang, di atas sekian PS lah…

Kemarin Blog Sesat menemui sebuah video di Youtube yang lumayan bikin takajuik..

20180805_020110

Isinya David Coulthard menjelaskan cara kerja traction control di MotoGP. Di situ pun ada komentar dari Bradley Smith, pembalap Inggris yang bernaung di bawah tim KTM. Nah, di situ disebutkan, powernya sudah sampai di 300 horsepower! Ga mungkin banget makanya kalau tak pakai traction control!

Dari mana angka 300 horsepower itu? Entahlah.. kalau dari host macam DC dan pembalap yang diwawancara, ya ini bukan acara otomotif ecek-ecek…

Blog Sesat pun jadi ingat wawancara pasca race Brno Ahad kemarin. Di situ ada istilah “slow race”. Di Assen pun dikatakan “slow race”. Maksudnya, memang di awal-awal race semua pembalap menghemat ban dan tak menunjukkan kemampuannya. Tak ada yang berusaha kabur duluan. Ini semua demi menjaga ban hingga cukup untuk akhir race. Makanya, di beberapa balapan tahun ini banyak pembalap berada di rombongan terdepan, toh karena memang sama-sama tak ada yang berani ambil risiko kabur duluan karena risiko ban rusak sangat membayangi mereka.

Soal ban, pembalap rata-rata memuji Michelin yang bekerja baik dan menunjukkan perkembangan. Grip ban depan dan belakang makin sinkron. Mereka hanya mengeluhkan daya tahan ban. Kalau ditanya, apakah komponnya terlalu lunak, mereka juga tak bisa mengiyakan anggapan itu..

Menurut Blog Sesat, ban Michelin oke-oke saja dan makin oke. hanya tenaga 300 horsepower memang sudah bisa dibilang “terlalu” wkwk.. Menarik juga sih menyaksikan fenomena “slow race” ini…Tenaga 300 horsepower ternyata tak otomatis membuat pembalap lebih bisa kencang sepanjang race, kecenderungan untuk membalap halus dan menghemat ban makin besar. Dovizioso yang ditanya kemarin, apakah di akhir race dia mengganti mapping jadi lebih agresif membantah. Ia tak mengubah mapping, hanya memang berkendara lebih agresif di akhir race.

Sekitar 2 bulan lalu, adik saya mengeluhkan susah mencari ban ring 18. Ya keluhan yang agak aneh kalau kita dengar beberapa tahun lalu. Namun, saya pikir-pikir ada benarnya. Makin ke sini memang makin sulit mencari ban ring 18, sebab motor-motor batangan sekarang memang pada dibekali ban ring 17.

Ya teringat juga sih waktu saya harus ganti ban Thunder 125 adik saya. Sesampainya di Planet Ban di daerah Depok, mas-masnya bilang, ga ada mas wkwk..padahal saya baru turun dari Thunder 125  dan belum mulai tanya-tanya haha…

Nah, kemarin adik saya akhirnya kirim pesan dan gambar. Thunder 125nya sudah pakai ban FDR 110 ring 18 di belakang dan di depan ukuran 90 ring 18. Begini penampakannya:

IMG_20180805_182433

Ukuran 110 sendiri di velg belakang Thunder 125 menurut saya sudah maksimal. Gejala mendonat sudah terlihat. Namun, sepertinya adik saya tak merasakan masalah pada handlingnya, sebab sebelumnya dia pakai Corsa ukuran yang sama..

IMG_20180805_182351

Kalau ukuran 90 di depan terlihat ideal ya.. Sayang belum dipasang spatbor. Kalau pakai punya GL100 sih kata dia mentok.. Ya masih harus dicarikan spatbor lagi.. Yang bawannya sepertinya sudah rusak. Ya penting, biar tak terkena teguran Pak Pol juga kan hihi…

Oh ya, dia lupa berapa harga pastinya. Untuk ban depan dia bilang keluar 400 ribuan dan ban belakang 350 ribuan, itu tergolong mahal karena termasuk ganti pentil dan isi cairan anti bocor. Ya walaupun sebaiknya dihindari ya pemakaian cairan anti bocor itu karena sering merusak pentil ban dan bahkan bisa “memakan” velg. Saya lihat-lihat dan perkirakan, cairan ani bocor plus pentil sekitar 50 ribu. Berarti harga ban FDR ukuran 110/18 sekitar 350 ribu dan yang 90/18 sekitar 300 ribu rupiah.

Wah, mahal juga ya hihi.. Namun wajar juga sih, karena sepemerhatian Blog Sesat, FDR termasuk ban berkualitas baik dengan harga terjangkau. Ya sedikit di atas Corsa lah.. Ya tentu tergantung tipe-tipe juga ya, tapi buat orang awam semacam saya, ya imagenya begitu..

Yang sudah mengenal Ustadz Adi Hidayat (UAH) tentu paham, Beliau ini agak membingungkan untuk diperlakukan hihi.. binung dalam arti positif.. UAH tak menerima pemberian materi.. Omongan-omongan miring ataupun istilah yang merusak macam ustadz bertarif atau ustadz amplop jauh dari Beliau.

Inilah gambaran yang Blog Sesat saksikan langsung dai UAH ketika yang bersangkutan tersesat ke Hamburg…

20180512_173320-1

Di kajian di hari Kamis, ketika Blog Sesat belum datang, UAH menanyakan, apakah komunitas Muslim Indonesia di Hamburg sudah punya mesjid atau belum. Dan memang belum punya mesjid sendiri. Muslim Indonesia di Hamburg saat itu meminjam mesjid dari Muslim Pakistan. Mengetahui hal itu, UAH pun mendorong Muslim Indonesia di Hamburg untuk memiliki mesjid sendiri. Beliau langsung menyumbang  2000 Euro untuk itu..

20180512_173338

Di hari-hari selanjutnya, Jumat-Ahad, Blog Sesat alhamdulillah bisa ikut kajian UAH. Di salah satu kajian Beliau menegaskan, kedatangannya ke Hamburg karena kecintaan Beliau pada umat.. Dan Beliau mengatakan tak meminta bayaran dan akan mengembalikan uang tiket Beliau dan dua rekan Beliau… Yang beliau minta “hanyalah doa” dari peserta kajian.

20180512_173339

Tak sebatas itu, ada peserta kajian yang bantu menghapus-hapus dapat 100 Euro. Ada anak yang hafal surat An Naba diberikan 2000 Euro. Jika si anak berhasil menghafalkan Al Quran, UAH menjanjikan akan memberikan biayanya untuk naik haji. Dan masih ada seorang anak lainnya yang juga menghafal Al Quran (Baru hafal juz 30) Beliau janjikan nantinya bisa naik haji. Ya kalau dari Jerman katanya butuh biaya 4000 Euro. Beliau janjikan insya Allah 4000 Euro itu kalau orang tuanya akan naik haji, maka biayanya untuk si anak dibantu pengadaanya oleh UAH.

Bingung kan… bingung ada orang berakhlak sebaik UAH..ya memang tak bisa disamakan dengan akhlak Blog Sesat yang masih berbinar-binar matanya melihat dunia.. masih sangat hitung-hitungan…

Ulama seperti Beliau sudah tau dengan jelas pentingnya akherat, dan betapa tak bernilainya dunia..Untung Beliau masih mau menerima cendera mata dari panitia hihihi.. Dari situ saya mengenal Airbus Beluga XL… Apa itu? Kenapa yang diberikan cendera mata itu? Insya Allah kita bahas nanti ya..

tersesat muter-muter

  • 2.076.708 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com
Iklan