You are currently browsing the category archive for the ‘Ngelantur’ category.

20170617_163624

Sepertinya makin ke sini desain mobil listrik makin normal. Tidak terlihat kalau beda sendiri dengan mobil bahan bakar konvensional.

Hmmm, barangkali kalau memang niatnya serius mau mengurangi kemacetan di kota besar dan relatif aman dari tuduhan diskriminatif, yang boleh melintasi jalan protokol hanya mobil listrik hihi..sepi deh..minimal buat setahun ke depan.

Kantor-kantor pindahin aja ke daerah yang tidak diskriminatif!

Udah..gitu aja artikelnya..Maaf tidak nyambung…maaf tak memberikan solusi..maaf nulisnya juga ga banyak dipikirin!

#masihkzl

Negara mantan penjajah ini punya salah satu ciri khas: Banyak sepeda!

20170624_155119

Lintasan berwarna merah di jalanan-jalanan itu haknya para pengendara sepeda, dan bisa juga dilewati motor matic dengan kapasitas di bawah 50cc. Jadi hati-hatilah kalau tersesat ke Belanda dan melintasi jalur ini, sebab ada juga yang ngaco ngebut naik matic 2tak 50cc di jalur-jalur sepeda ini.

20170624_191358

Melihat banyaknya sepeda di Belanda, sebenarnya tak heran juga kalau paham alasannya. Orang-orang Indonesia di Belanda pun yang sempat saya amati mengandalkan sepeda. Maklum, transportasi umum memang bagus, tetapi tiketnya mahal Bro… Mau gak mau ya naik sepeda lah… Untung sih cuaca di Belanda, selain di musim dingin, enak buat sepedaan.

20170625_103126

Makanya di stasiun di Belanda ga heran, yang banyak parkiran sepeda haha…

Hmmm

Bagaimana dengan Jakarta dan kota-kota sekitar ke depannya? Wacana pelarangan motor yang pelan-pelan diwujudkan kok kayanya kurang dapat perlawanan ya.. Kemacetan diatasi dengan cara mengorbankan yang mayoritas ekonomi menengah ke bawah. Apakah efek yang mungkin terjadi ke depannya?

  1. Pelarangan perluasan akan meluas lagi hihi.. dikit-dikit…dikit..dikit…
  2. Harga motor bekas di daerah pelarangan akan cepat turun.. Parahnya, bisa-bisa motor-motor yang memang sudah rendah harganya makin sulit terjual, ujung-ujungnya ya bakal jadi rongsokan aja..
  3. Harga mobil bekas akan meningkat. Namun, tunggu tanggal mainnya saja ada pelarangan-pelarangan versi kejutan selanjutnya hihi..
  4. Harga sewa kontrakan di tengah kota meningkat.. Otomatis lah, mau gak mau kan kalau kerjanya di tengah kota ya tak bisa jauh-jauh dari lokasi tinggal.
  5. Jalan alternatif macetnya ga kebayang.. Kasihan orang-orang bakal lebih banyak keluar biaya transport dan kerugian kesehatan fisik dan psikis.
  6. Bike to work akan kembali bergairah.. Kurier bersepeda bakal meningkat.. Kalau ojek sepeda??? Hmm kalau kepepet, mau bagaimana lagi kan..

Gimana Bro? Siapkan Sepedamu! Ya betis dan pahamu juga wkwk… Yang mau berburu motor bekas, siap-siap lah dananya…tapi buat apa juga sih ya, kalau tak bisa dipakai ke banyak kawasan-kawasan tertentu. Cocoknya berburu motor bekas ya buat teman-teman yang tidak tinggal di kota-kota padat yang ada pelarangannya itu.

Salah satu tempat favorit saya adalah airport, senang aja kalau bisa tersesat ke airport (baper detected). Maklum, bisa lihat pesawat terbang…

Kebetulan di Düsseldorf airportnya asik untuk dikunjungi. Turun dari kereta, kita bisa gratis naik skyline dari stasiun airport ke airportnya. Yang punya anak kecil enak nih, naik wahana gratis haha…

20170717_170233

Hal kedua yang seru di airport ini, dari stasiun pun kita bisa mengamati pesawat yang mau mendarat atau mau lepas landas. Dekat juga hitungannya, kan jalur kereta itu bahkan melewati bawahnya ujung landasan.

20170717_170550

Oh ya, inilah praktisnya kalau jalur kereta melewati airport. Di Jerman, airport yang saya kenal (Düsseldorf dan Frankfurt) bisa dijangkau dengan kereta. Praktis, maklum, biasanya kan kalau bawa-bawa koper dan banyak barang, naik-turun kendaraan itu merepotkan.

20170717_170757

Penting banget kedepannya airport-airport di Indonesia bisa lebih terkoneksi dengan kereta, cepat, bebas macet, dan relatif nyaman dibandingkan bus.

20170316_170447

Wacana pelarangan motor kembali menyeruak. Hebohnya, kawasan yang diminta ga tanggung-tanggung, bakal menyebar ke kota-kota di sekitar Jakarta! Kebayang kan kalau orang Depok ga boleh naik motor lewat Margonda? Atau Orang Bogor dilarang bermotor lewat jalan Padjajaran?

Seperti biasa, yang disingkirkan dulu kalau ada masalah yang dinilai lemah! Dan percaya, itu membawa ke keadaan yang lebih baik? Baik sementara bagi yang bermobil! Jadi, jangan senang dulu yang bisa bermobil, apalagi kalau mobil tahun tua!

Nanti orang ekonomi lemah beli LCGC atau mobil tua, ya tinggal keluarkan aturan lagi yang menjegal kan..sebut saja dengan aturan pembatasan tahun!

Coba kita pikirkan, kalau ada kebijakan, pasti ada yang diuntungkan bukan? Siapa yang untung?

  1. Yang naik roda 4, tapi ini sementara ya.. Bisa jadi aturan kedepannya membatasi roda 4.
  2. Yang jualan mobil baru! Tapi, berapa lama? Nantinya yang naik roda dua mau tak mau ke roda4, maka percepatan tingkat kemacetan pasti jauh lebih cepat.
  3. Yang menguasai properti perkotaan ujung-ujungnya! Kalau sudah extra macet, mau ga mau kita yang di perkotaan harus tinggal dekat dengan lokasi kerja yang sebisa mungkin bisa ditempuh berjalan kaki. Ingat Bro, ga ada ojek! Dilarang kan naik motor?!! Nah, menurut Bro, siapa yang memiliki properti di perkotaan??? Yang sebagian besar dari kita mampunya nyewa doang??? Bahaya Bro..duit masyarakat akan mengalir deras ke para pemilik properti perkotaan yang situ tau lah mayoritas siapa…

Dan, kebijakan gagal itu biasanya di Indonesia dipertanggungjawabkan??? Ada yang menanggung biaya extra yang dikeluarkan masyarakat? Ada yang tanggung jawab derita masyarakat yang semakin terjerat hutang demi mengikuti perubahan kebijakan itu???

Beberapa waktu lalu, adik saya tersesat ke AHRS Depok. Daridulu dia memang sudah mau bore up Thunder 125nya, maunya gas dikit, motor langsung narik, ya biar kaya si Tiger Hitam katanya..

2017-08-03-16-00-11-1

Sampai di sana, ketemulah dengan mekaniknya. Motor harus diinapkan dan baru dikerjakan nantinya karena memang sang mekanik sedang mengerjakan motor lain untuk keperluan balap.

Pesan adik saya sih, mau dibore up, tetapi harus oke buat harian dan tahan macet-macetan 2 jam. Pesan lainnya: harga mahasiswa hihi…

Akhirnya diputuskan akan dilakukan bore up ringan saja dengan menggunakan piston Satria FU150 karena ukuran pin pistonnya sama. Ubahan ini dinilai ringan dan hemat. Dan dipilihlah piston Moto1 racing untuk Satria FU150 dengan diameter 62mm. Squish pun perlu disesuaikan agar kompresi setelah bore up tidak terlalu tinggi.

IMG-20170804-WA0005

Setelah 1 minggu (karena antrian), selesailah pengerjaannya. Selain diganti piston, head dan piston juga kena papas. Manifold pun juga diperbaiki agar lebih kedap, PAIR ditutup baut dan RPM pun dinonaktifkan. Karburator PE28 KW pun dijodohkan dengan saringan udara variasi.

IMG-20170804-WA0007

Bagaimana performanya? Hihi namanya juga dari awal dibilang modifikasi irit biar motornya lebih enak dibawa, bukan untuk murni mengejar performa. Mekaniknya mengatakan, powernya naik 1-2dk lah. Ya menurut saya itu jujur, ga lebay hihi.. Artinya bisa ada peningkatan sekitar signifikan lah, setara dengan ganti knalpot racing dan setting karburator. Bedanya, knalpot tetap standar dan karakter motor jadi lebih enak, tak perlu bejek gas dalam-dalam, Thunder 125 sudah lebih bertenaga sejak putaran rendah, hal yang selama ini jadi kelemahan motor yang memang torsinya irit ini. Oh ya, berhubung harus inreyen lagi, ya tentu belum ditest benar performa aslinya. Kata adik saya sih, lari ke 80Km/jam jadi enteng, dan memang sebaiknya jangan lebih cepat dari segitu di masa inreyen.

IMG-20170803-WA0006

Nah, berapa biayanya? Bisa dilihat di bon itu ya…Biar memudahkan, saya rincikan ya:

Piston + ring 450.000
Boring +kolter 250.000
Rante keteng 200.000
Oli mesin Shell 10-40 35.000 (ini salah, harga 800ml, harusnya Thunder 125 diisi 1 liter)
papas head 25.000
papas piston 25.000
paking blok 5.000
paking magnet 10.000
seal klep 20.000
filter oli 10.000
Jasa 250.000
Tentu bisa bervariasi besarannya, tergantung kondisi mesin motor juga dan permintaan spesifikasi kan. Untung motor yang relatif sehat, biaya bore up Thunder 125 di AHRS sebesar Rp. 1.280.000. Ya murah meriah lah, bisa jadi gambaran buat Bro yang punya ‘Thunder 125 juga yang sudah merasa mesinnya perlu peremajaan dengan bore up.

Bisa jadi biaya lebih murah, misalnya di kasus ini jika rantai ketengnya tak perlu ganti, maka biayanya bisa lebih murah 200 ribu rupiah.

Sayang tak dijelaskan, apakah porting juga dilakukan atau tidak, sebab sayang juga kalau mesin sudah terbongkar, porting tak dilakukan, paling tidak bisa menghaluskannya sih, syukur-syukur bisa diperbesar di mulut intake dan dibuat mengecil menuju ruang bakar supaya udara yang masuk lebih padat, ya ibarat kompresi yang meningkat, tenaga lebih besar. Hal lain yang bisa dilakukan tentu sentuhan pada kem dan klepnya. Kalau mau lebih maksimal, pengapian pun bisa diupgrade, tapi ya itu itungannya sudah tak irit lagi ya biayanya hihi…

Knalpot pun bisa dapat sentuhan, sayang AHRS tak ada stock knalpot Thunder 125 yang standar racing, ribet hari gini kalau melanggar aturan kan… Memang saya juga belum pernah lihat sih ada yang memproduksi knalpot standar racing untuk motor bertanki 15 liter ini.

Ada sejenis hewan yang entah benar atau tidak, di Indonesia dikenal dengan nama lama. Kalau di Jerman, hewan ini biasanya disebut alpaka. Di dekat rumah seorang kenalan, ada peternakan yang sudah tak beroperasi, tetapi masih ada 3 ekor alpaka di situ.

20170702_112537

Inilah wujudnya.. seperti unta ya, tetapi bulunya gondrong seperti bulu domba, tidak berpunuk dan ukurannya kecil, hanya setinggi manusia, bahkan lebih pendek. Hmmm apa bisa disebut sebagai unta poni? Atau mungkin alpaka ini masih kecil ya? Oh ya, ini saya ambil bulan lalu. Sedangkan sekitar bulan Oktober tahun 2016, wujudnya seperti ini:

20161023_125303-1

Gondrong kan hehe… Dan kayanya setelah hampir setahun, tak banyak bertambah besar ya:

20170702_112609

Alpaka ini populasinya yang banyak ada di Amerika Selatan, ya sebut saja Argentina dan Bolivia. Bedanya dengan unta, alpaka lebih ke kendaraan alami yang tahan dingin..sedangkan unta bagai panser padang gurun.

Alpaka di Jerman dikenal sebagai hewan yang sosial, bisa diajak bergaul dan jinak, makanya bisa digunakan untuk terapi hihi..terapi apa ya?? Mungkin terapi buat yang takut hewan ya.. Bukan terapi kelaparan hikshiks…20170702_112505

20170702_112458

Pisang bagi masyarakat dunia adalah buah yang sangat digemari. Mungkin bukan buah yang disebut nomor satu sebagai buah favorit karena saking mudahnya mendapatkan buah ini, tetapi konsumsi pisang bisa dibilang sangat tinggi. Maklum, selain cepat mengenyangkan dan menambah tenaga plus vitamin dan mineralnya, buah ini harganya murah dan dimakan banyak kaya apa juga ga menimbulkan efek tak diinginkan bagi kesehatan.

Nah, baru kemarin saya cukup terkejut… seorang rekan menyampaikan hasil studi onlinenya yang cukup menggemparkan jika sampai terdengar setengah-setengah:

Pisang Ambon itu mengandung alkohol 17%! Saya tidak bohong, Pisang Ambon yang berasal dari Belanda mengandung alkohol 17%! Jelas bagi umat Islam haram mengkonsumsi Pisang Ambon! Bahkan sedikit pun tidak boleh mengkonsumsi Pisang Ambon! Sungguh, saya tidak bohong, noooooh:

IMG-20170802-WA0023

Ahad siang, sepemantauan saya, mesjid banyak dihadiri anak-anak yang setor hafalan ke imam. Foto ini saya ambil sekitar 2 pekan lalu..Menyaksikan ini, perasaan saya senang, tersentuh, dan sedih juga. Senangnya dan tersentuhnya, yang sepositif ini masih ada. Dan saat anak kecil yang masih mungkin berusia 3-4 tahun ini berbicara ke imam dengan kalimat-kalimat yang masih agak terbata-bata karena memang dia masih kecil. Nafasnya terdengar masih pendek dan ucapan-ucapannya memang masih terdengar seperti anak yang belum fasih bicara. Yup, sebelum si anak ini benar-benar fasih bicara, dia sudah dididik untuk menghafal Quran. Yang bikin saya sedih ya ketika saya merefleksikan dengan diri saya sendiri, maklum, kalah jauh Bro dibandingkan anak kecil ini. Saya terlalu sibuk mengejar ilmu dunia..

Oh ya, doi setor hafalan Surat Al Fajr.

20170709_135855-1

Sungguh sebuah kebetulan. Al Fajr belakangan ini menjadi surat yang menyentuh di hati saya. Entah kenapa, 4 ayat terakhir surat Al Fajr membuat saya mudah tersentuh dan membuat mata jadi berair hehe..cengeng dikit ah.. Semoga saya bisa menghafal surat ini juga.. dan semoga di akhir hidup saya, langit menyerukan 4 ayat terakhir ini kepada saya..

2017-07-09-14-03-25

Dan 3 pekan setelahnya si anak kecil itu sudah setoran Al Gasyiyah…

20170723_140546-1

Red Bull MotoGP Rookies Cup adalah contoh balapan yang super seragam. Bisa dibilang, yang membedakan hanya pembalap dan nasionalitasnya. Motor KTM RC 250 R menjadi satu-satunya motor yang ada di lintasan dan tidak ada tim-tim balap. Apa akibatnya? Di satu sisi, memang akan tercapai tujuannya pembibitan pembalap. Namun, di sisi lain, bisa dikatakan balap ini sangat minim nilai jualnya.

IMG_20170625_191500

Balap pemula yang diikuti pembalap pemula belasan tahun ini sebenarnya sangat seru. Ada dua kalo balapan sepanjang 16 lap. Pemenangnya adalah Can Öncü, pembalap asal Turki yang masih berusia 13 tahun. Doi berhasil mengasapi pembalap muda lainnya yang lebih tua, yang berusia 16 bahkan 17 tahun.

20170625_155333

Namun, seseru-serunya race, kalau tak ada yang menonton ya tak seru. Saya hanya sempat menyaksikan sesaat race ini setelah race Moto2 yang di GP Assen 2017 ditukar dengan MotoGP sehingga menjadi race penutup.

Siapa yang mau didukung? Tak ada pembalap yang dikenal, motornya tak punya, tak ada pembalap senegara, ya susah hehe.. Di sinilah terasa betapa menariknya perbedaan itu di dalam sebuah race! Timnya beda, merk motornya beda, pembalapnya pun sudah terkenal. Memang, kalau nonton pertandingan olahraga apapun, tetapi tak ada yang kita bisa jagokan, tontonan itu jadi hambar..

tersesat muter-muter

  • 1,786,396 x 1000 rpm

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Follow Motorklassikku on WordPress.com