You are currently browsing the category archive for the ‘Ngelantur’ category.

Mungkin sudah saatnya bangun…..

Boeing 777 tergolong pesawat berbadan lebar yang laris manis di pasaran. Sosoknya yang panjang dan gagah mudah dikenali dari sosok mesinnya yang besar dan roda belakangnya yang kalau ditotal ada 12 buah hehe.. ngeriii..

20190923_054922

Untuk membersihkan pesawat sebesar ini, tentu tak mudah. Saya pikir, pesawat harus dibawa ke hanggar, atau minimal ada alat/kendaraan khusus untuk membersihkan kaca depannya. Eh, pas lagi bengong-bengong menikmati sosok pesawat yang dikenal memiliki mesin dengan diameter terbesar dan terkuat ini, rupanya kaca depannya bisa dibuka macam mobil zaman dulu haha.. Jadi ingat VW kodok, kan jendela samping depannya juga bisa dibuka macam itu..

20190922_194037

Dan waktu di Dubai, saya bisa lihat bagaimana jendela burung besi ini dibersihkan..

20191007_080005

Ternyata semudah itu ya, tinggal buka, nongol dari cockpit deh yang membersihkan jendela yang satunya dalam kondisi second pun bisa buat beli mobil entry level itu…

20191007_080003 (1)

Dibuang sayang…

20191007_132347

20190923_101957

20190923_112001

20190923_111946

20190923_111303

20191007_072958 (1)

Akhirnya Blog Sesat kembali mengudara setelah berbulan-bulan vakum. Harap maklum, lagi ada prioritas lain, Blog Sesat pun perlu mengalah. Sebagai pemanasan, saya posting foto-foto dari perjalanan di bulan September-Oktober tahun lalu ya. Tidak penting memang, tapi buat saya ya sebagai arsip saja.. Terlebih saya pencinta dunia aviasi. Mudah-mudahan Blog Sesat bisa bergerak lagi perlahan-lahan. Vakum lama nian juga punya pengaruh terhadap ide-ide tentunya. Apalagi praktis hampir tak pernah bersinggungan serius dengan dunia roda dua.

20190922_193110

20190922_193202

20190922_204250

20190923_054932

20190923_100231

20190923_101207

20190923_101526

20190923_102021

20190923_102112

20190923_113129

20190923_114149

Sampai jumpa lagi….

Pekan lalu saya berkunjung ke rumah teman asal Indonesia yang tinggal di kota sebelah. Kalau berkunjung ke tempat dia, saya pasti senang. Banyak makanan haha… Maklum, jomblo struktural nan fakir butuh nutrisi dan temen ngobrol.

Dia lalu saya lihat mengeluarkan 3 buah koper besar. Wah, buat apa nih? Saya pun ikut dia keluar rumah sambil membantu membawakan sebagian koper kosong itu. Rupanya dia menuju ke mobilnya. Sesaat dia merapikan area belakang mobil untuk memuat ketiga koper itu. Awalnya, pintu tak bisa ditutup, meskipun kami sudah mencoba berbagai konstelasi posisi koper.

Teman saya pun memajukan bangku penumpang. Dia pun memastikan dengan ukuran tubuhnya, bahwa bangku belakang tidak terlalu sempit. Maklum, akan diisi 3 orang di belakang. Dan perjalanan ke Swiss kan bukan perjalanan singkat.

20190907_171915

Dan akhirnya koper pun muat dan posisi jok belakang dinilai masih cukup ideal. Hmmm, dalam hati saya, repot bener ya… sampai pakai simulasi menaruh koper segala. Nampaknya, teman saya ini sudah punya sifat orang Jerman yang harus serba terukur dan terencana wkwk… Sampai gotong-gotong koper segala demi menyimulasikan barang bawaan. Itu pun dia masih berencana menyewa rak atas untuk mobil demi ruang untuk kaki penumpang yang lapang! Yup, nyewa… beli di sini mahal Bro… Mungkin faktor kualitas juga ya.. Kalau beli kalau tak salah bisa sampai 500 Euro.

Oh ya, dia juga menunjukkan 3 buah rompi hijau stabilo yang disiapkan untuk penumpang. Katanya, di Swiss, mobil wajib sedia rompi macam itu juga untuk keadaan darurat…

Repot ya… Namun, memang harus ditaati. Jangan coba-coba langgar aturan di negara yang satu itu.. Bisa misqueen tiada tara kalau kita tekad melanggar aturan lalu lintas di sana.

Salah satu negeri yang dalam survey Blog Sesat tak terlintas jadi tujuan wisata umat agama apapun di dunia bisa jadi Afganistan. Penggemar Afgan pun perlu putar otak berulang-ulang untuk memijakkan kaki di negeri yang pernah didatangi om Rambo dalam film.. Ya itu ketika USA masih temenan dengan Afganistan lah, maklum, Russia jadi musuh mereka kala itu..

IMG-20190903-WA0018

Saya pribadi juga tak ada kepikiran menyesatkan diri ke Afganistan. Dan tak pernah kepikiran juga mau mencoba makanan Afganistan. Jadi, sore itu, seorang teman kami yang semi sultan mengajak makan ke kota Essen, ya kota sebelah. Rencananya mau makan seafood di chinese restaurant yang sempat Blog Sesat laporkan juga. Ya, kebetulan lagi ada duit, maka kami kirim seorang crew Blog Sesat tergembul untuk pergi ke restoran yang dengan dana 20 Euro itu bisa makan seafood sepuasnya.

IMG-20190903-WA0021

Apa daya, rupanya restoran itu sedang direnovasi. Kami bertiga pun menuju restoran Irak, di sana sih kata teman saya sangat enak. Sesampainya di depan restoran, lho..kok sepi.. Rupanya tutup juga, entah dengan alasan apa… Kami pun menuju restoran Afganistan! Ngeriiii haha… Maklum, sama sekali ga ada bayangan, makanan Afganistan itu kaya apa..

Daaan, rupanya masih mirip lah sama makanan Timur Tengah.. Kami pun memilih pakte 15 Euro per orang. Dapat roti dan cocolannya sebagai pembuka sebanyak 2 keranjang kecil. Lalu keluarlah hidangan macam pastel isi daging yang dilapisi saus apalah itu.. enak Bro…

IMG-20190903-WA0023

Kemudian keluar saladnya.. Enak juga.. Wah, crew Blog Sesat tampaknya terlalu underestimate makanan Afganistan!

Dan pas nasinya keluar… Crew kami langsung jajal…Masya Allah.. Ini nasi rasa Timur Tengah terenak yang pernah saya coba. Soal rasa, enak, tak terlalu tajam. Namun, lembuuuut bingits… lembut tapi ga benyek… Beras Basmati selembut ini belum pernah saya coba sebelumnya. Kalau ada nilai 1-10, maka nasi ini saya beri nilai 9,5 lah… Terpesona dengan kelembutannya.

Intinya, kalau suatu hari di Indonesia ada restoran Afganistan, jangan canggung-canggung mencoba. Yang doyan makanan Timur Tengah, dijamin menemukan variasi baru yang cukup punya karakter tersendiri….

Ada beberapa hal di dunia ini yang kalau tak kita lihat sendiri di depan mata, hampir pasti tak kita percaya. Meskipun yang mengatakan itu adalah orang terpercaya maupun teman terbaik kita.

Yang dulu pernah saya ceritakan adalah tentang kura-kura di kolam ikan samping rumah yang matanya copot entah kemana. Jelas terlihat kalau satu matanya celong ke dalam, ya bisa jadi tercakar kucing atau kecolok sama anak-anak yang iseng. Tahu sendiri kan, mata kura-kura itu agak nongol keluar, jadi mudah dilihat kalau tiba-tiba tak ada bola matanya. Intinya, suatu hari saya lihat, sebelah bola matanya hilang.

Beberapa pekan kemudian, setelah sekian lama tak saya perhatikan, tiba-tiba saya lihat bola mata si kura-kura ada lagi… Seneng banget melihatnya, tetapi terkejut juga.. Apakah bola mata kura-kura yang hilang bisa tumbuh kembali??? Dan pertanyaan itu tak bisa saya jawab. Intinya, kalau tak lihat sendiri, saya tak bisa percaya.

Nah, kini cerita baru dengan lebah. Suatu hari, saya memungut lebah berukuran besar, ya mungkin ratu lebah. Si Ratu lebah diam di jalan yang banyak dilalui orang berjalan kaki. Karena takut dan kasihan terinjak, dia saya pungut. Dan dia tampak tak berdaya, mungkin sudah keburu terinjak orang, tetapi badannya masih utuh.

20190831_145807

Saya bawa pulang, saya letakkan di atas tissue dan dekat mulutnya sempat saya kasih air, atau madu juga ya, hmmm lupa…

Ratu lebah tampak masih hidup dan bergerak-gerak sedikit. Tak lama, dari perutnya atau bawah tubuhnya (sulit untuk saya lihat), keluar lebah-lebah kecil beberapa ekor…

Hmmm itu bertelur kan berarti? Atau beranak? (Saya belum google ya), dan setau saya, lebah bertelur. Mungkin ini pekerja-pekerja sang ratu lebah yang menempel di bawah tubuh si ratu lebah dan tak bisa saya lihat sebelumnya. Jadi saya tak tau, lebah-lebah kecil ini ada di bawah atau ada di perut si ratu lebah.

Singkat kata, ratu lebah tak bertahan hidup. Lebah-lebah mungil pun hanya berada di sekitarnya sampai mereka mati. Oh ya, kejadian ini mungkin lebih dari setahun lalu. Nah, beberapa pekan lalu, setelah lama saya diamkan saja, saya jadi berpikir…

Itu dulu lebah-lebah kecil harusnya tak sebesar yang bisa Bro saksikan di foto sekarang. Dulu mereka jauuuh lebih kecil. Karena tiap hari saya lihat, saya tak menyadari pertumbuhan itu.. hingga tiba-tiba saya tersadar..kok bisa besar alias tumbuh, padahal mereka kan mati!!!

Entah bagaimana, kalau cerita orang, saya juga tak mungkin percaya….

Sebuah Rahasia Allah dan bukti kekuasaanNya…

Beberapa bulan lalu, ibu saya mengirimkan foto anak kucing yang diletakkan di atas Jok R27.

MasyaAllah, senang rasanya melihat anak kucing berwaarna hitam dengan kombinasi sedikit warna putih. Ya karena ini termasuk warna favorit saya. Itupun terlihat bulunya yang agak gondrong, ya memang keturunan ke-3 kucing persia sih..

IMG-20190618-WA0001

Tentu tak akan segondrong kucing persia beneran. Oh ya, masih ingat si Bubu kan? Nah, si Bubu yang sudah almarhum itu turunan ke-2 blasteran kampung-persia.

IMG-20190618-WA0002

Nah, yang ini turunan ke-3 lah, jadi si Bubu itu bisa dibilang om-nya. Kucing yang saya harap jadi pengganti Bubu pun perlu diberi nama hihi.. sebut saja namanya Rocky. Nama panjangnya No Rocky No Party wkwk… ya lucu-lucuan aja..

IMG-20190705-WA0015

Alhamdulillah si Rocky masih hidup dan bisa melewati masa kritisnya, ya masa menyusui ke masa mulai makan..

IMG-20190718-WA0007

Hobi tidurnya pun bukan hanya di atas sofa. Dia terpantau mulai nakal juga. Hobi naik motor dan tidur di motor!

IMG-20190725-WA0004

Kalau tak naik ke BMW K100GL alias Honda GL100K termurtad se-Jakarta Selatan, kadang dia naik ke dek Excel Rose dan santai-santai di sana.

IMG-20190803-WA0017

Semoga si Rocky bisa panjang umur. Kata adik saya sih, dia termasuk kucing yang bisa dipegang dan lumayan manja. Ga semua kucing rumah yang nurut suka dipegang lho..

IMG-20190827-WA0011

Semoga bisa jadi penerus Bubu..

Senang rasanya bisa kembali mengudara lagi. Ada 4 faktor yang membuat Blog Sesat hampir sebulan ini kesulitan untuk menyajikan jajanan di warung yang sudah doyong ini:

  1. Deadline yang makin menekan.
  2. Laptop yang super lemot untuk menulis artikel di WordPress, bayangkan kalau tiap kata hang beberapa detik!
  3. Lab Computer yang sekarang jauh, itu pun kadang dipakai untuk kelas.
  4. Ide dan kuantitas bahan menulis otomatis menurun dengan kendala-kendala di atas.

Namun, ada saja yang datang ke Blog Sesat meskipun tak ada hidangan baru, membuat karyawan Blog Sesat tersentuh. Kami coba mengupdate sedikit-sedikit ya. Alhamdulillah ketemu lokasi baru buat ngetik-ngetik di perpustakaan haha… Jadi, kendala nomor 2 dan 3 otomatis gugur!

2019-07-05-14-38-26

Wacana pembatasan umur kendaraan menjadi kegalauan sebulan belakangan ini. Bagi masyarakat yang tergantung dengan kendaraan yang ekonomis, ini tentu paling merisaukan. Maklum, pengeluaran kita untuk transportasi itu rata-rata terlampau tinggi. Ga mungkin kan kalau kerja, tapi penghasilan malah minus? Ya kalau mau polusi langsung turun drastis, Blog Sesat menyarankan penggratisan angkutan kota selama 1 bulan hihi… Dengan cara ini, masyarakat dibiasakan dulu naik kendaraan umum. Oh ya, kendaraan umumnya tentu harus ramah lingkungan juga ya, hybrid atau full elektrik lah.. kalau tidak sih sama aja bohong…

Cara ke dua, reboisasi besar-besaran. Mungkin 1/3 rooftop gedung-gedung Jakarta bisa diwajibkan tertutup tanaman. Nah, kalau begini, kan bukan rakyat jelata yang makin diperas hidupnya.

Cara ke tiga, pengadaan sepeda kota gratis! Jadi di tiap halte disediakan juga sepeda-sepeda milik pemkot. Jangan ribet pakai aplikasi segala lah… Anggap program amal wkwkwk… Hanya saja memang pengawasannya lumayan PR. Bisa dibuat pos-pos di perbatasan kota untuk mencegah sepeda dipakai meninggalkan kota. Dan tentu perlu biaya untuk menjalankan program ini. Tapi lebih bermanfaat kok untuk jangka panjang dibanding bikin hujan buatan.

Bagaimana dengan uji emisi? Ya boleh saja sih. Namun, di sini banyak kecurangan juga lho hihi.. Jadi jangan terlalu mengandalkan uji emisi. Jangan sampai hanya jadi alat pemerah duit juga. Dan jujur saja, emisi kendaraan tua kan perlu diperlakukan dengan adil. Ga mungkin disamakan dengan standard kendaraan sekarang yang sudah pada injeksi. Nah, ini jangan sampai jadi ladang wani piro?

Blog Sesat sebagai penggemar motor klassik sangat keberatan dengan uji emisi di tiap perpanjangan. Sebab kadang kita punya motor klassik dalam keadaan tidak hidup! Mahal juga lho untuk bisa menjaga kendaraan simpenan ini untuk bisa selalu hidup dan bisa dibawa jalan. Meskipun begitu, tetap taat pajak. Perlu dipikirkan juga untuk kendaraan yang berusia di atas 30 tahun misalnya, tak perlu harus cek ini itu sekompleks kendaraan yang relatif baru dan dipakai harian.

Semoga pemegang kebijakan bisa benar-benar bijak… Kendaraan antik juga bisa dilihat sebagai kebudayaan dan cagar budaya lho.. Perlu dipikirkan juga kelestariannya, dan memang perlu pengistimewaan hihihi…

Jumat pekan lalu sebenarnya hari biasa saja. Namun buat beberapa gelintir mahasiswa di Ruhr Universität Bochum (RUB) menjadi hari yang menyentuh.

Sebelumnya saya pernah cerita tentang rencana penutupan musholah/mesjid/ruang sholat di Gedung NA (Naturwissenschaft A) di RUB. Rencana itu sudah diberitahukan tahun lalu dan tentu yang mengurus ruang sholat ini juga berusaha negosiasi untuk mendapat ruang pengganti. Apa daya, tidak mendapatkan sambutan positif pihak universitas. Bahkan seusai renovasi nanti pun, tidak dijanjikan akan diberikan lagi ruangan ini untuk dijadikan mesjid. Sedih sih..setelah 30 tahun eksistensinya, ruangan ini harus berpisah dari orang-orang yang menempelkan dahi di lantainya untuk mendekatkan diri ke Penciptanya.

20190712_182257

Untung pihak AKAFĂ– yang merupakan bagian dari kampus juga meminjamkan satu ruangan yang hanya untuk menunaikan sholat Jumat saja. Untuk sholat-sholat berjamaat lainnya, tidak ada tempat. Sedih, mengingat sebenarnya banyak ruangan-ruangan yang terkesan kosong di kampus ini. Tapi ya begitulah keadaan sekarang.. yang berkibar di samping bendera universitas malah bendera-bendera pelangi..

Dan di tanggal 12 Juli 2019 itu, di waktu ashar, menjadi sholat berjamaat terakhir di ruangan itu. Azan dilantunkan dengan lebih lantang dari biasanya.. dan dada rasanya bergetar…… Yang mengumandangkan iqomah pun bahkan terisak-isak dan sangat kesulitan mengumandangkan iqomahnya.

Selesai sholat pun beberapa terlihat berkaca-kaca matanya dan bergetar badannya..

20190712_185509

Setelah itu ada pidato kecil dari ketua perhimpunan mahasiswa muslim RUB. Dia menceritakan bagaimana ruangan ini nantinya akan merindukan orang-orang bersujud di dalamnya dan bersaksi untuk mereka.

Setelah itu mulailah barang-barang dikeluarkan dengan bergotongroyong untuk dibawa ke mesjid lain yang membutuhkannya..

Itulah 12 Juli 1019……. Saya pribadi akhirnya hanya bisa meminta ampunan kepada Allah karena tidak melakukan apa-apa.. Semoga Allah mengampuni saya yang hanya bisa bercerita.. Semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik…..

tersesat muter-muter

  • 2.445.251 x 1000 rpm

Kata yang tersesat

arieslight pada Kelemahan Thunder 125
Tar pada Kelemahan Thunder 125
Tar pada Kelemahan Thunder 125
arieslight pada Tidur Terlalu Lama……
Poleng pada Tidur Terlalu Lama……

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Top Clicks

Follow Motorklassikku on WordPress.com