You are currently browsing the monthly archive for Maret 2019.

Judulnya abstrak banget ya? Yang satu di Indonesia, yang satu di Jerman, yang satu Kawasaki, yang satu BMW…

Ya kesannya ngacak, tetapi buat yang sudah paham motor pasti paham juga langsung arah judul ini ke mana.

20190303_144407

Salah satu fungsi ilmu itu adalah membantu manusia untuk memperoleh hasil maksimal sesuai dengan keadaan. Ini itu harus bisa kita perhitungkan, jangan nafsu, meskipun duitnya ada. Salah-salah, malah kelihatan kurang pengetahuan alias bodoh..

Dan inilah pentingnya sejenak meluangkan waktu untuk menelusuri jejak suatu motor. Kita perlu tahu juga, di negara lain, suatu motor itu dijual berapa sih. Nah, dari situ kita akan dapat gambaran, berlebihan tidaknya harga sebuah motor.

Misalnya, Kawasaki 250 SL murah atau tidak dengan harga 37,9 juta rupiah on the road Jakarta? Dibilang murah kalau dilihat kompetitornya ya murah. Begitu dilihat dengan motor serupa tapi tak sama, wah motor jomblo silinder ini ini ekonomis luar biasa!

20190303_144948

Kenapa ekonomis? Ya lihat saja harga motor ini di Jerman. Yang cuma 125 cc lagi! Harganya di 4995 Euro Bro! Ya kira-kira dengan kurs 1 Euro 16000 didapat Rp. 79.920.000 Bro! Nyaris 80 juta! Artinya dengan kapasitas hanya separuhnya, harganya malah 2 kalinya!

20190303_144918

Keterlaluan ya ini motor mahalnya di Jerman. Kenapa Blog Sesat bilang keterlaluan? Tahu Yamaha YZF-R125 yang keren itu kan? Namun, kini jadi terlihat makin biasa karena di Indonesia sudah hadirnya Yamaha R-15 dan Yamaha R25.

Yamaha YZF-R 125 2019 dibanderol 4995 Euro! Itu sudah dapat suspensi depan USD, swing arm banana dan ban belakang lebih lebar ukuran 140/70/17. Mahal kan si Ninja 125?

Mau lebih miris lagi? Bandingkan dengan BMW G310R yang kapasitasnya hampir 2,5 kalinya Ninja 125. Tenaga pun jelas 2 kali lipat lebih, yakni 34 PS, jauh di atas motor 125 cc Kawasaki yang hanya 15 PS.

Okelah made in India, tetapi yang namanya BMW ya BMW. Kualitas dan desain masih sangat mereka jaga, meskipun ada mnisnya juga. Nah, BMW G310 R di 2017 dibanderol 4750 Euro! Daaaaaan…harga 2019 4950 Euro saja! Artinya masih lebih murah dibandingkan motor 125cc Yamaha dan Kawasaki!

20190303_144936

Nah, sekarang yang nyesek yang beli BMW G310 R di Indonesia kan? Dengan perbandingan begitu, BMW G310R kalau ga kena pajak kapasitas mesinnya, bisa saja dibanderol 37jutaan!

Nyesek ga???

Ya harusnya ga nyesek sih..kan sultan… Kalau masih nyesek, berarti baru calon sultan wkwk….

Untuk kesekian kalinya Blog Sesat ketemu dengan motornya Marquez. Kalau biasanya ada di booth Honda, kali ini yang pajang Michelin.

20190303_154958

Kenapa saya bilang KW super? Sebab entah kenapa, auranya ga keluar. Motornya tak terlihat mentereng sebagaimana RC213V Marquez yang original. Ya bisa juga karena masalah pencahayaan dan posisi motornya yang tidak dibuat tinggi dan jadi pusat perhatian sih. Ketika saya lewat, orang-orang lain pun bahkan hanya melihat sekilas saja..

20190303_155153

Beda dengan kebiasaan orang-orang yang biasanya banyak mengambil foto motor MotoGP. Saya yang penasaran pun akhirnya mampir. Mau megang-megang, tapi ada si mbak-mbak yang jagain ini motor. Jadi, tangan saya sopan..biasanya sih suka saya pegang-pegang, raba-rapa, putar-putar, ketuk-ketuk dikit hehe…

20190303_155304

Okelah motornya agak kusam.. Ya motor bekas pakai gitu dan kesannya seperti replika saja.

20190303_155025

Mau melihat bagian mesin, sayangnya ga kelihatan tuh, V4 atau jangan-jangan 4 silinder inline..

Kenapa awalnya saya pikir KW? Selain auranya ga keluar, karena master rem yang dipakai Nissin! Seingat saya, motor MM93 kan Brembo, ya seperti mayoritas motor MotoGP lainnya. Di sini doang Nissin!

20190303_155258

Kopling hidroliknya pun Nissin! Bingung sendiri kan jadinya…

20190303_155035

Kalipernya juga Nissin Bro… Makin bingung deh, ini motor KW atau original wkwkwk..

Namun, kalau lihat piringannya, ya ini jelas-jelas motor MotoGP! Suspensi depan pun Oehlins.. dan peranti dari knalpot yang SC Project, lever guard Rizoma, wind shieldnya Puig dan velg OZ Racing, ini motor terlalu mahal untuk dibilang replika..

20190303_155059

Bahkan saya pikir, ini CBR 1000 RR dimodif! Namun, melihat rangkanya dan bagian koplingnya, saya yakin ini RC213V original.

20190303_155200

Atau jangan-jangan MM93 pernah pakai Nissin ya?

Gimana Bro, ori atau KW????

Tahun lalu, Blog Sesat pernah menampilkan foto-foto ZX-10RR Rea tahun 2017 yang dipajang Kawasaki di ajang Motorraeder Dortmund. Nah, tahun ini, Blog Sesat ketemu lagi dengan motor pembalap yang 4 tahun berturut-turut menjadi juara dunia WSBK dan mulai menjadi legenda baru di ajang balap motor superbike massal ini.

Karena mirip-mirip, kami tampilkan dulu yang dari tahun lalu:

20180304_125839

Nah, ini dia ZX-10RR dari tahun ini, dipamerkan di lokasi yang persis sama dengan tahun lalu. Motornya sendiri pun beda tipis..Awalnya saya pikir, ini motor yang sama, maklum, tak terlalu perhatian dengan WSBK dan crew kami yang bertugas punya gangguan memori hehe.. Namun, ketika melihat knalpot dan di situ ada 4 kartu remi alias kartu yang biasa dipakai main 41 atau minuman atau cangkulan, baru deh sadar. Ini dia tampilan motor yang sekarang:

20190303_143725

Bentuknya bisa dibilang sama, tapi masih kelihatan lah liverynya beda: Kelihatan kan 4 kartu remi yang ditampilkan di silencer Akrapovic itu?

Nah, di sinilah letak kesalahan Kawasaki… Mereka bangga dengan 4 kemenangan Rea berturut-turut sebagai juara dunia WSBK. Ya, boleh saja sih.. lucunya ya karena mereka membanggakan dengan kartu remi. Kan kartu remi hanya ada 4 jenis, hati, wajik, waru dan sekop.. Nah, karena tak ada jenis yang ke-5, selesailah perjalanan juara dunia WSBK Kawasaki hihihi…

Mengharap joker? Lah, Jokernya malah Bautista kan..

Ya sudahlah.. Mungkin masuk seri di Eropa, Kawasaki bisa kembali memberikan perlawanan lebih baik. Meskipun berat, maklum, 2 seri awal, Bautista merajalela dengan sapu bersih podium tertinggi dan meninggalkan lawan-lawannya selapangan bola wkwk..

Kita nikmati saja si Ninjanya Rea yang keburu sesumbar setara Marquez..

Buktikan dulu lawan Bautista ya hihi…

20190303_144046

20190303_144054

20190303_144116

20190303_144106

20190303_143810

 

 

Apa yang muncul dipikiran Bro mendengar judul kali ini? Menarik? Bakal dapat hadiah? Yup, tentu bakal dapat hadiah yang lebih baik dari apa saja yang bisa dikenal dan dilihat di bumi dari awal sampai akhir zaman..

Wah, apaan tuh? Jumatan Bro… Jangan minta dalil dan hadits ya.. Ini bukan isi hadits, tetapi pengumuman yang disampaikan di mesjid Khaleed. Kalau sudah masuk 200 orang, pintu akan dikunci!

20190201_130916

Foto yang ini bukan dari mesjid itu, tetapi dari mesjid di kampus yang entah mulai kapan terpaksa ditutup karena gedung akan dipugar dan sayangnya pihak kampus tak memikirkan gantinya dan tak bersedia menyediakan alternatif. Sedih sih.. ya mudah-mudahan Jumat ini masih bisa jumatan di sini.

Kembali ke mesjid Khaleed, ya ini sudah bukan hal baru sebenarnya. Namun, kali ini kembali ditegaskan. Pemkot membatasi peserta sholat Jumat 200 orang saja di kloter pertama dan 200 orang di kloter ke dua. Sebagai gambaran, di lantai dasar saja saya hitung dari pola karpetnya, kira-kira bisa 230 orang (tidak dempet-dempetan). Nah, Jumatan biasanya kan dempet-dempetan dan yang dipakai 2 lantai.. Artinya satu kloter sudah bisa 500 orang. Kloter ke dua pun tak kalah ramainya Bro.. Berapa banyak orang yang jadi tak bisa jumatan karena kuota total 400 orang ini???

Ya ga heran sih, ini gara-gara teror di Utrecht lusa lalu.. Ketika dunia berduka begitu dalam, ditambah lagi kedukaannya dengan teror membabi buta di Utrecht. Imbasnya, katanya, di Belanda 4 mesjid ditutup.. ya di sini juga kena imbasnya lah sebagai negara tetangga.. Bodoh benar itu teroris.. Dia melakukan apa yang diharapkan teroris BT di NZ sana yang ingin mengobarkan perpecahan..

Nyusahin orang Islam kan jadinya.. berapa banyak orang Jumat ini tak bisa Jumatan gara-gara kebodohannya.. Kira-kira cukup tidak amalannya kalau dia tanggung akibat perbuatannya itu di hari akhir kelak?

Untuk meningkatkan performa motor standar S1000RR, BMW tentu perlu menambah tenaga, mengurangi bobot dan meupgrade teknologinya.

Yang paling terlihat jelas dari S1000RR 2019 adalah ukurannya yang mungil. Bahkan di booth BMW, S1000RR ini terlihat paling kecil. Saya rasa, dibanding Ninja 250 mirip lah, bahkan jelas lebih kompak dan padat berisi.

Ya mengecilkan sosok motor merupakan cara termudah untuk mengurangi bobot kan. Apalagi BMW menginginkan, motor superbike Eropa yang tergolong ekonomis harganya ini makin mudah dikontrol.. Caranya ya dikecilkan saja hehe… Jadi jangan heran, motor superbike makin ke sini makin mengecil: Makin enteng, makin mudah dikendalikan..

20190303_145620

Secara total, versi standard alias versi termurahnya turun sampai 197 Kg saja. Kalau kurang ringan, bisa ambil M Paket dan beratnya fulltank 193,5 Kg saja. Bobot ringan pun dibekali dengan dapur pacu yang power puncaknya naik sampai 207 PS @13500 rpm dengan torsi 113 Nm @11000rpm, melonjak 8 PS dibandingkan versi sebelumnya.

20190303_145738

Bukan cuma kuat power atasnya saja. BMW mendengar keinginan penggemarnya yang mendambakan power bawah dan menengah seberisi dan semantap si single R alias S1000R, tetapi peak power tetap ala double R alias S1000RR. Nah, disinilah dipakai  BMW ShiftCam Technologie. Inilah yang Blog Sesat anggap fungsinya mirip VVA di R15 V3 hehe…

Jadi, di sekitar rpm 9000, kem masuknya bergeser dan terkunci pin yang membuat kem berprofil S1000RR mengisi putaran atasnya setelah putaran di bawah 9000 rpmnya profil kem ala S1000R yang beroperasi.

20190303_145828

Blog Sesat yang melihat langsung mesin S1000RR ini lumayan tercengang dengan ukurannya yang tergolong mungil. Yup, kecil Bro.. Mesin pun didesain sekompak mungkin. Dinamo stater terintegrasi di dalam mesin hingga bisa mereduksi jumlah gir starternya. Batang kem pun dilubangi oleh BMW demi mendapat bobot yang lebih ringan.

Namun, percuma semua keringanan itu..karena tetap saja harganya terlalu berat di kantong kami awak-awak redaksi Blog Sesat hiks..hiks.. Mungkin BMW Motorrad bersedia memberi keringanan??? Diskon 95% gitu lah wkwkwk… jadi 35 jutaan haha

 

انا لله وانا اليه راجعون

“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)

IMG-20181201-WA0003

Sebagai manusia biasa, melihat kejadian di Christchurch merupakan sebuah kengerian dan kesedihan yang luar biasa… Ada yang trauma, ada yang kesakitan, ada yang sedih luar biasa, ada duka yang mendalam, ada kecemasan yang menyelimuti, ada amarah yang tersulut dengan kebiadaban teroris rasis yang susah digambarkan dengan kata-kata kekejiannya itu..

Bagi yang rasis, mereka tentu tak senang dengan apa yang ada di mesjid-mesjid. Salah satu tempat paling mudah menemukan manusia berbagai ras yang bercampur baur penuh ketundukan di depan Tuhannya ya di mesjid. Kaum rasis yang dibelakangnya banyak setannya tentu panas hatinya melihat fenomena ini..

20190201_130916

Bagi kaum rasis, mereka senang melihat pembantaian biadab itu…

Bagi orang Islam dan Muslim yang taat dan berilmu, di balik segala duka itu, sungguh ada kegembiraan jauh lebih besar yang akan abadi sampai di kehidupan mendatang yang tak kenal lagi sedih dan kematian. Dipanggil ke hadapan Allah untuk hidup di sisi Allah, apa lagi yang bisa lebih diinginkan seorang Mukmin daripada itu?

Allah memuliakan mereka dengan akhir hidup ketika mereka mendekat kepada Penciptanya dan banyak-banyak mengingat Penciptanya.. Di hari Jumat yang mulia di dalam ibadah puncak di hari mulia itu. Apa yang terlihat ngeri di mata orang awam, justru banyak yang merasa ingin di posisi para syuhada.. ya berat, butuh keimanan, butuh ilmu dan butuh kemudahan dari Allah untuk memahami ini..

Sebagai hamba Allah, kita harus berprasangka baik kepada Allah. Apa yang terjadi kemarin, sungguh akan menjadi kebaikan yang luar biasa bagi Muslim yang bersabar.. Tak ada lagi yang bisa memisahkan kata Christchurch dari aksi teror rasisme ini.. Sungguh sudah ada bukti nyata tambahan yang bisa membuka banyak mata, dan semoga membuka banyak hati..

Ada sedikit kebahagiaan bagi saya pribadi melihat pemberitaan-pemberitaan.. Banyak media mulai lebih adil dengan mengatakan ini sebagai aksis terorisme.. bukan sebatas aksi penembakan atau sekedar mengatakan ego shooter.

Semoga yang ditinggalkan bersabar dan dibahagiakan dengan dimuliakannya orang-orang yang meninggalkan mereka untuk “sebentar saja”. Semoga ketabahan dan kebersamaan mereka membuat mereka lebih dekat kepada Penciptanya. Dan yang menyaksikan ingin mengenal apa yang sebenarnya membuat mereka begitu tegar dan bisa tersenyum menghadapi ketentuan ini……

 

Honda CB 200 sudah terhitung lumayan lama punya status jadi motor klassik di Indonesia. Bentuknya yang tergolong keren dan sangat mudah digantengin plus suaranya yang gahar kalau diberi knalpot free flow, membuat motor ini dulunya banyak dimodifikasi.

Kebanyakan di Indonesia dimodifikasi model chopper sih.. Ya biar hampir Davidson gitu kan.. Nah, di Jerman, Blog Sesat menemukan satu unit Honda CB 200 modifikasi extrem. Kenapa etrem? Sebab tanpa informasi dari pemiliknya, bentuk CB 200 sudah hilang sama sekali. Ini dia penampakannya:

20190303_170220

Gimana Bro? Yang suka CB 200 pasti ngilu ngeliatnya haha.. sedih banget ya motor klassik dijadikan macam itu. Namun, di Jerman karena harganya relatif lebih terjangkau, ya biasa saja.. Apalagi di sini pilihan motor klassiknya jauh lebih banyak… Ya CB750 saja lebih mudah dicari dibandingkan CB 200, tak heran, yang doyan klassik mending melestarikan yang 4 silinder sekalian dong.. Selain legend, melihara CB 750 di Jerman kesannya lebih mudah.. Apalagi tenaganya dijamin lebih memadai untuk masuk Autobahn atau jalan-jalan ke Alpen..

Terlepas dari pertentangan, layak atau tidaknya motor klassik sekelas CB 200 dimodifikasi, modifikasinya sendiri yang dijuluki Notkessel alias ketel darurat seru juga ya.. Gaya industrialnya pol dan benar-benar kuda besi, tak ada tempat bagi plastik-plastikan dalam jumlah signifikan. Motor mini, suara maksi, menarik juga.. Apalagi mesin diklaim punya tenaga 20 PS, berani nih ngasepin Gixxer 150 dan motor sekelasnya..

Duka Cita yang mendalam atas kecelakaan yang menimpa Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines… Belum hilang duka banyak masyarakat Indonesia dengan jatuhnya jenis pesawat yang sama, kejadian ini tentu membangkitkan lagi memori menyedihkan itu.

Jatuhnya Max 8 milik Lion Air sudah penuh dengan tanda tanya pada kualitas pesawat laris manis Boeing ini, dengan jatuhnya Max 8 kedua dalam kurun waktu dekat dengan gejala yang sama, tentu menjadi titik yang memaksa pemerintah berbagai negara tegas terhadap pesawat jenis ini. Cina dan Indonesia misalnya sudah menyatakan menonaktifkan dulu pesawat yang dikenal canggih dan punya kemampuan terbang di atas rata-rata ini.

Di satu sisi memang Boeing sangat canggih, dan keiritannya membuat produk mereka banyak dilirik. Di sisi lain, kualitas mereka dipertanyakan… yup..kedengeran aneh buat orang awam, bahkan untuk yang suka dunia dirgantara sekalipun.

Kalau Bro punya waktu luang, cek deh video dari Al Jazeera berikut ini:

Ya tentu harus kritis juga ya kalau menonton produksi sebuah televisi. Saya sempat berpikir, jangan-jangan siaran ini pesanan Airbus… Maklum, saingan berat.. NAmun, belakangan ini nampaknya Airbus sudah babak belur..A380 sudah diumumkan distop, ya sesuai prediksi..Namun, untuk pesawat lainnya, mereka bahkan ke depannya belum dapat order lagi..habis diborong Boeing pasar pesawat terbang..

Cukup aneh ya.. sehebat itukah Boeing.. Seirit dan secanggih itukah Boeing? Kenapa Boeing bisa begitu menggiurkan airlines dunia? Menonton video di atas bisa menjawab sebagian pertanyaan itu..

Memang bukan tentang 737 Max 8, tetapi bisa kok memberikan gambaran dari satu sudut pandang, bagaimana Boeing itu..

Hari gini di kalangan pemoge kalau belum mainan bodi karbon, khalayak belum mengakuinya sebagai Sultan… Belum hedon lah..padahal sudah moge.. Nah motor kecil pun tak mau ketinggalan, hanya saja mayoritas main sticker karbon saja..

20190303_170018

Bodi bahan karbon memang tak hana sangar dan keren dilihat. Keentengannya plus kekuatannya membuat material ini jadi sesuatu yang tak bisa dilepaskan dari dunia balap level tinggi.

Buat pemakaian di jalanan, tenu tak ada larangan. Larangan hanya akan datang dari istri yang merasa kebutuhan hura-huranyapun masih perlu perhatian lebih.

Bagi mereka yang berduit dan bisa beli moge seratus jutaan, bodi karbon asli pun masih tergolong mahal. Artinya, kalau memang belum benar-benar sultan, melangkah ke modifikasi ini mempertaruhkan stabilitas keuangan negara.

20190303_170035

Tuh, untuk part karbon sekecil itu saja, perlu keluar duit 149 Euro! Ya boleh lah dibeli, toh bagian ini masih kebeli dan jarang rusak.

Beda dengan fairing kan.. Ga mungkin masang parts karbon ketengan doang, bisa-bisa diketawain kalau jadi sultan setengah-setengah. Namun, untuk dapat predikat sultan itu tidak mudah.. Okelah kebeli itu satu set full fairing. Terus suatu hari dipakai riding dan terjatuh menghindari keajaiban di jalanan ibukota. Berapa kira-kira biayanya? Perhatikan foto berikut ini di bodi Ducati Panigale V4S:

20190303_170025

Nah, anggap saja sisi kanan fairing karbon perlu diganti semuanya.. Untungnya, main karbon bisa beli ketengan.. Namun, harganya membuat calon sultan pun bisa ketawa meringis.. 279+569+599+369= 1816 Euro. Nah, Kalau 1 Euro 16000 rupiah, kita hitung jadi 1816 x 16000= 29.056.000, 00.

Itu baru harga barang, belum ongkos kirim, belum pajak, dan belum juga handel, footstep dan mungkin knalpot yang ikut kena imbas crash…

Ini salah satu motor yang ingin Blog Sesat buru di acara motor di Dortmund tahun ini: S1000RR 2019. Dan, kesan pertama bertemu motor ini, agak kecewa haha..

Ternyata kepicekannya yang kami juluki si Picek nan Ganteng cukup kami rindukan hadirnya. Namun, ya begitulah teknologi. Kabarnya, dulu kan desain picek karena BMW ingin meringankan bobot dengan tanpa melanggar faktor keamanan dalam hal penerangan lampu depan.. Dengan satu lampu yang lebih kecil, mereka bisa kurangi 130 gramm.

20190303_145645

Nah, dengan teknologi lampu terkini, penerangan bisa lebih terang dengan rumah lampu yang kecil. Ya berkat LED, kita bisa lihat, beberapa motor sudah memilih memperkecil head lamp mereka, sebut saja R1 dan kini BMW S1000RR pun memilih jalan ini.

20190303_145750

Efeknya, wajah simetris membuatnya lebih luas diterima selera pasar. Meskipun menurut Blog Sesat, ciri khas S1000RR jadi hilang. Tanpa warna khas BMW dan logo BMW, niscaya akan ada yang percaya saja, ini motor TVS 310 yang baru wkwk..

20190303_150156

Kesan pertama ketemu motor yang powernya meningkat 8PS ini ya biasa saja. Namun, biasa saja dalam artian lebih senang ketimbang ketemu superbike-superbika lainnya yang ada di ajang itu. Ya bisa menang karena faktor baru sih..

Desain baru dan warna barunya plus ukurannya yang jelas terlihat mengecil membuat kesan sangar di motor yang tak lagi jadi motor terkuli tenaganya gara-gara Ducati V4R ini hilang… Motor terlihat manis, ceria dan anak muda banget. Anak muda akan berbinar-binar melihat warnanya.. Om-om yang ingin menyaruh jadi anak muda pun akan senang melihat motor ini. Buat yang tinggi badan kurang, S1000RR jadi motor yang makin bersahabat, apalagi jarak jok ke setang makin rapat dengan diperkecilnya tanki.

Di jajaran produk BMW pun, S1000RR ini terlihat yang paling kecil! Ya masih ada 310 series sih, tetapi itu kesan visual yang tertangkap mata. Motor-motor BMW lainnya macam GS, apalagi yang touring-touring dan GT 1600 mah ga kira-kira gedenya…

20190303_150147

Untuk suspensi depan, BMW kini mempercayakan tak lagi ke Sachs, tetapi ke produsen suspensi asal Italia, yakni Marzocchi. Nah, ukurannya yang sebelumnya berdiameter 46mm, ya standard moge-moge lain, justru malah diperkecil jadi 45mm. Ini dikatakan demi memperoleh feedback yang lebih baik, disamping mengejar bobot ringan tentunya.

Rem pun direvisi. Kalau tadinya kita lihat Brembo dan kalipernya dengan bangga nangkring di roda depan S1000RR jadul yang tenaganya masih 199 PS, di dobel R sekarang hanya ada kaliper BMW hehe..

Kata orang BMWnya, ini karena BMW inginkarakter rem yang gigit banget saat dibejek di awal, dan setelah itu sangat terdosis ketika dibejek lebih kuat tuas remnya. Ya makin controlable lah.. Mereka pun meminta produsen rem berlomba-lomba membuat rem dengan karakter itu. Namun, ujung-ujungnya BMW mengombinasikan master rem Nissin, piringan Brembo dan kaliper BMW sendiri.. soal kaliper sepertinya bisa juga buatan Brembo, tapi logonya BMW, demikian menurut bisikan gaib yang kurang jelas kadar kebenarannya.

20190303_150300

Lengan ayun belakang kami nilai lebih keren. Yup, jadi seperti lengan ayun Yamaha R1 jadul.. Ya M1 dan RCV juga begini sih.. Model lengan ayun ini dinilai lebih stabil untuk berakselerasi dalam keadaan menikung dan selepas tikungan. Ya untuk tampilan sih jelas lebih gahar..

d

20190303_150247

Soal velg..wow karbon Bro… tetapi ini bukan bawaan standar ya..ini untuk versi M paket yang tentu harus tambah dana extra lagi dari motor yang dilego 18750 Euro versi standardnya…kalau mau velg dan warna ini, ya harus ambil M Paket senilai 3500 Euro, dapat velg karbon, warna BMW motorsport, tempat duduk, peninggi buritan, aki dan swing fulcrumnya M Paket.

20190303_145932

Soal knalpot, hmm mirip knalpot racing variasi yang sempat beredar banyak juga di indonesia ya..ya model hexagon gitu.. Keren sih, tapi ya terlihat biasa.. Untung materialnya terlihat mahal hihi..

Nah, yang bikin bingung Blog Sesat, kok lampu remnya yang “dicontek” Gixxer 150 tak ada.. Terlihat hitam polos, hanya body buntut saja.. Wah, Blog Sesat ga berani beli motor kaya gini unutuk dipakai di jalanan Ibu Kota..bisa-bisa kena tiga pasal: knalpot racing, tak pasang spatbor belakang dan tak pasang rem belakang hihi.. (buka alasan sesuangguhnya-red).

20190303_145929

Rupanya.. sen dan lampu rem disatukan.. Ya mengingatkan pada Ople Blazer sih.. Bagus juga, karena secara visibilitas di malam hari, si RR ini lebih terlihat dengan 2 lampu rem kan.. Buat balap pun tentu lebih praktis, tak perlu ribet mikir copot lampu rem dan extra beli buntut buta lagi..

20190303_150043

Blog Sesat sebenarnya ingin menyemplak S1000RR ini. Namun apa daya, si om2 berbaju kuning ini termasuk kaum intoleran dan EGP pada pengunjung lainnya…wkwk.. Si tante-tantenya pinter banget menjelaskan ini itunya..setelah Blog Sesat lihat brosur dan googling, ternyata dia bernama nicki Scharf, instruktur balap yang punya sekolah racing juga. Dia kerjasama dengan BMW untuk membuat coaching balap dengan S1000RR terbaru.. ya ga sampai 800 Euro sih… tapi tetap saja terlalu banyak buat dompet mahasiswa macam kami..ya kalau 80 Euro sih kita ikutan wkwk.

20190303_150402

Karena si om-om ini lebih dari 5 menit ga turun-turun, agen spesial kami muter-muter dulu melihat motor BMW lainnya.. Balik-balik, eh dia malah minta si tante jadi boncenger.. dan mereka ngobrol lagi lama…….

yup..lama…..

*sigh….20190303_150000

Intinya udah 10 menit lebih dia ga turun-turun.. betah dia di atas S1000RR 2019 dan dijelaskan ini itunya sama si tante.. Ya karena tak mau sirik dan makin terkena penyakit hati, agen kami pun memutuskan meninggalkan motor yang displaynya keren maksimal ini…

20190303_150432

Kesimpulannya, GSX 150 R lebih keren dan canggih karena sudah Keyless dan bobotnya jauh lebih ringan..

sekian..

jangan kesel ya..cukup agen spesial kami saja yang KZL gagal nyemplak si dobel R…

tersesat muter-muter

  • 2.430.411 x 1000 rpm

Kata yang tersesat

arieslight pada Tidur Terlalu Lama……
Poleng pada Tidur Terlalu Lama……
arieslight pada Cakram Lebar Thunder 125
abdul rosid. pada Cakram Lebar Thunder 125
Sulthony Buluati pada Ban Lebar di Velg Standar Thun…

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Top Clicks

  • Tidak ada
Follow Motorklassikku on WordPress.com