Para pembalap MotoGP memang terlihat selalu berkilau, ini itunya serba nyaris sempurna. Kalau kita lihat pakaian balapnya, helmnya, sepatunya, semua terlihat baru. Padahal, mereka kan juga sering terjatuh dan dipastikan baju balap mereka bakal beset-beset tidak karuan. E10_Alpinestars_Rennservice.jpg.3925002

Nah, kalau jatuhnya sedikit dan baju balapnya hanya lecet sedikit, apa itu baju balap langsung dibuang? Ke manakah buangnya? Siap-siap ngorek-ngorek sampah nih kalau begitu di sekitaran tempat penyelenggaraan MotoGP.

Kalau di kelas bawahnya, macam Moto3 dan Moto2, baju balap pembalapnya tak selalu terlihat sesempurna pembalap MotoGP. Kalau kita jeli, kita bisa lihat bekas jatuh atau ada lecet-lecet dikit di baju balap mereka. Beda dengan pembalap MotoGP yang selalu kinclong.

Nah, kalau beset dikit langsung dibuang, sayang banget kan… Ternyata, sebanyak-banyaknya uang mereka, mereka tak main buang baju balap yang sedikit rusak akibat terjatuh. Ada tim sponsor baju balap yang siap melayani dan mereparasi baju balap pembalap level dewa ini.

A13_Alpinestars_Rennservice.jpg.3924642

Kali ini, kita akan lihat dapurnya Alpinestars. Tim inti mereka ya 3 orang ini… Para pembalap MotoGP yang disponsori Alpinestars akan menghampiri 3 ahli ini kalau baju balap mereka memerlukan sentuhan ahli. Bukan cuma jahit lho, tetapi tentu juga ada analisis kerusakan dan tingkat kekuatan benturan. Tim Alpinestars mendampingi di semua race di Eropa, sedangkan, kalau balap di luar Eropa, para pembalap pengguna Alpinestars harus jaga diri masing-masing. Aman lah, sebab rata-rata pembalap memiliki 5 set baju balap.

Meskipun punya banyak baju balap, mereka tak selalu mau menggunakan wearpack baru saat balap. Maklum, tingkat kelenturannya pasti beda. Para ahli Alpinestars ini juga memodifikasi baju balap, sepatu atau sarung tangan Alpinestarsnya sesuai kebutuhan pembalap. Misalnya saat tangan Cal Crutchlow bengkak, nah sarung tangannya disesuaikan tuh untuk menampung “bengkaknya”.

C40_Alpinestars_Rennservice.jpg.3924786Berbeda dengan baju balap zaman dulu yang pemeriksaannya hanya mengandalkan kejelian indra penglihatan dan peraba, pemeriksaan baju balap dan perlengkapannya saat ini juga melibatkan komputer. Terlebih lagi di masa kini yang penuh dengan sensor.

Yup, kan sekarang baju balap juga dilengkapi fitur airbag. Nah, sehabis kecelakaan, sebelum diperbaiki, baju balap dianalisis kerusakannya terlebih dahulu. Di situ dilihat, apakah airbag terkembang, berapa lama airbag terkembang, berapa tingkat kekerasan benturan, dan sebagainya. Kabel-kabel pun dicek, apakah masih berfungsi baik dan tak rusak akibat kecelakaan. Nah, di tim Alpinestars, ini kerjaan si Marco. Doi otak airbag sytemsnya Alpinestars. Lucunya, doi bukan ahli elektronik atau mekatronik, doi kuliahnya matematika, kemudian S2nya bidang ekonomi wkwkwk…

D10_Alpinestars_Rennservice.jpg.3924822

Nah, setelah ini itunya diperiksa dan dianalisis, barulah pakaian balap yang sebelum dianalisis itu sudah dibersihkan dibuang…

Eitsss.. salah deng…itu harapan kita yang siap-siap mulung baju balap pembalap MotoGP ya hehe..

Setelah itu, ternyata tidak main buang saja. Namun, baju balap yang masih bisa diperbaiki akan diperbaiki. Misalnya, kalau hanya lecet-lecet dikit, mereka punya alat untuk “meratakannya” dan mewarnai baju balap itu hingga terlihat layaknya baju balap baru.

D60_Alpinestars_Rennservice.jpg.3924912

Kalau rusaknya parah, bisa dilepas per bagian dan diganti baru. Nih, misalnya bagian lengan wearpack Marc Marquez.

Alpinestars sudah sedia set lengan baju balap ini. Jadi, tinggal buka dan pasang yang baru.

NAh, kalau yang rusak emblem-emblem sponsor, tentu juga perlu penanganan khusus. Tim Alpinestars juga sedia emblem-emblem sponsor itu dan mereka tahu, di bagian mana letaknya.

D70_Alpinestars_Rennservice.jpg.3924930Jadi, emblem yang lama diangkat, dan emblem yang baru pun dijahit. Untuk mengerjakan semua ini tak mudah. Meskipun banyak alat yang bisa menggantikan ketrampilan manusia, ketrampilan tangan manusia tetap diandalkan di sini.

Hmmm.. saya pikir sebelumnya baju-baju balap atau ini langsung jadi penghuni tong sampah.. Wah, bagaimana dengan fairing atau parts MotoGP yang rusak karena kecelakaan ya? Kalau main buang, jadi pingin mulung nih hehe…

Sumber: http://www.motorradonline.de/motogp/alpinestars-rennservice-motogp/629794