Memiliki Honda CB klassik  bersilinder jamak masih jadi impian banyak bikers tanah air. Harga yang makin melambung membuat impian itu semakin nyata (nyata-nyata tak terkejar). Beda dengan bule-bule di luar sana, dimana banyak motor bersilinder jamak bisa jadi pilihan untuk modifikasi. Pemilihan jumlah silinder menentukan karakter motor. Kebanyakan aliran Cafe Racer lebih memilih yang bersilinder ganda. Selain lebih ringan dan praktis, kesan klassik juga lebih dapat. Kan patokan para pencinta Cafe Racer motor-motor Inggris 60an dan 70an toh? Yang berikut ini salah satu contohnya: Honda CB 450 K yang harganya di sini mahal bisa diobok-obok tanpa perasaan bersalah:

Honda-Eigenbau-CR-450-Classic-Racer_100_jpg_1969989

Motor ganteng yang sudah DOHC ini  dirombak, sebab banyak komponennya yang sudah hilang. Mau balikin ke original, dananya dijamin bikin galau. Belum lagi waktu dan usaha pencarian yang bisa jadi tak berujung.

Aslinya CB 450 sudah ganteng, riskan juga kalau modifikasinya gagal. Tapi, kalau hanya mengejar arwah cafe racer sih tidak sulit, cukup tampil minimalis dengan setang pendek pun, motor-motor keluaran tahun tua sudah mendekati konsep Cafe racer. Namun, kali ini modifikasinya lumayan serius. Inilah sosok mesin berbobot  full tank kini 140 Kg bertenaga 40an PS ini:

Honda-Eigenbau-CR-450-Classic-Racer_090_jpg_1969984Aura sportnya sudah keluar ya. Dan terlihat jauh lebih singset. Aslinya, CB 450 ini berbobot 193 Kg full tank, artinya sudah turun 40 Kg lebih!. Lumayan untuk dipacu oleh mesin bertenaga 45PS @ 9000 rpm ini. Penampilan mesin DOHCnya pun menjadi susuk yang menarik biker melirik menikmati sosoknya. Kanlpot yang simpel dan pendek menjanjikan bobot ringan dan suara relatif gahar. Kanlpot pendek macam ini pun mengindikasikan, yang dikejar adalah torsi, bukan tenaga puncak. Ya, kebanyakan cafe racer kan memang buat lucu-lucuan, tempatnya bukan lagi di sirkuit, tetapi di jalan-jalan yang jauh dari keramaian. Setelah tekuk-tekuk rangka  dan pengerjaan body dari plat, hasil akhirnya adalah:

Honda-Eigenbau-CR-450-Classic-Racer_030_jpg_1969954

Lumayan banget kan… Motor yang tadinya ngejogrok di gudang sudah bisa menjadi mainan hari-hari. CB 450 pun menjelma jadi CR 450. Biarlah dulunya doi terusir dari sirkuit oleh mesin-mesin 2 tak dan mesin-mesin 4 silinder. Kini nasibnya lebih baik dari motor-motor itu…

Iklan