col04

Bermula dari adik saya yang ke-272 minta dicarikan motor yang bisa untuk touring, hobby, berkopling dan berwarna merah (aneh ya mintanya…), saya sekitar 3 mingguan memikirkan sambil mencari motor yang tepat. Doi kalau ditawarin ini mau, itu mau, malah bingung jadinya. Yang sempat masuk nominasi adalah Jupiter MX, Thunder 250, Suzuki FXR 150 dan Tiger. Dengan Budget 15 Juta, pasti dapat lah. Namun, karena dia masih mau ngelancari kopling, agak malas merawat motor dan kasihan kalau onderdilnya susah atau mahal, ujung-ujungnya kita sepakati mencari Thunder 125 saja.

Kriterianya selain kriteria umum cari motor adalah Thunder 2008 ke atas. Kenapa 2008? Ya karena sejak Thunder 125 2008 mulai dilengkapi kick Andy starter. Soal harga, ngaruh lo secondnya, yang belum pakai kick starter secondnya lumayan ada perbedaan signifikan. Tanpa kick starter banyak yang dibuka harga di 3 jutaan, sedangkan yang sudah kick starter minimal punya 5 jutaan.

Alhamdulillah malah dapatnya Thunder merah tahun 2011, artinya sudah edisi terbaru Thunder 125 yang sama plek dengan Thunder yang keluar di tahun 2014 hingga hari ini. Motor seharga 15 jutaan itu kmnya masih tak terlalu tinggi, minus spion original, bohlam lampu depan mati dan handel kopling patah, katanya sih nyangkut. Anehnya, di balancer setang dan bagian lain pun tak ada baret, jadi anggap saja memang nyangkut. Toh setelah di test ride motor memang stabil, Alhamdulillah ya… motor beli 8 juta pas dapat look yang lumayan seger dan masih berkilau…

Jujur aja, ini mtor bisa dibilang murah untuk motor dikelasnya. New Thunder 125 punya tanki lebih besar, yakni 15 liter dengan tutup tanki yang ala moge balap. Knalpot barunya juga bikin kesengsem, bentuknya bagus dan bunyinya jadi mirip FU. Bahannya pun dikrom! Mana ada motor sekelasnya pakai knalpot full krom. Yang sekelas Tiger aja tidak! Balancer setang juga terlihat manis dengan laburan krom plus kacamata spidometer juga kena labur krom. Spionnya juga krom dengan desain moge banget! Ajaib juga ini motor, 15 jutaan, tapi finishingnya ajiiiiib… Bunyi mesin baru yang sudah dilengkapi balancer dan posisi dinamo starternya digeser juga seru…ada zing..zingnya… Spidometer digitalnya pun lumayan bikin jatuh cinta, bening dan berhasil menampilkan kesan klassik-elegan. Desain velg barunya pun saya nilai yang terbaik saat ini di motor-motor sekelasnya, bahkan kalau dibandingkan punya new Ninja 250, saya lebih senang velg Thunder 125, sayang saja velgnya tidak lebar. Ya, mudah-mudahan velg ini sekuat generasi pendahulunya. Posisi kabel kopling pun kata adik saya yang nomor 343 juga ada perbaikan, jadi masalah kopling cepat putus rasanya sudah ditangani.

Sehabis motor ditebus, kami membawanya ke bengkel Suzuki di Depok. Kata adik ane yang satunya lagi itu, ini bengkel resmi yang lebih baik dibandingkan bengkel resmi Suzuki di Depok yang satunya lagi. Nah, disinilah terasa betapa mogenya Thunder 125! Tidak sebatas servis dan ganti oli, anggota baru Keluarga Sesat butuh komponen lain. Bengkel resmi itu ternyata tak sedia handel kopling New Thunder 125. Katanya beda-beda tiap generasi Thunder 125! Ajaibnya lagi, bohlam lampu depannya juga tidak ada! Terpaksa inden 1 minggu!ย 

Minggu depannya pun si motor balik ke sana, daaaaaaaan…barangnya belum datang!

Minggu depannya mau datang lagi, eh motornya tak mau hidup. Akhirnya diderek .. dan setelah dites, CDI bawaannya mati! Kacaaaaaaaaaaauuuuuuu… seumur-umur punya motor baru hari ini ada yang CDI bawaannya mati, dan itu baru berumur 3 tahun! Dan jeleknya Suzuki Thunder 125 hanya dijamin mesin dan kelistrikannya selama 1 tahun! Bandingkan dengan pabrikan sesama Jepang yang kasih jaminan 3 tahun, bahkan 5 tahun untuk mesin! Gimana nggak KO tuh jualan Suzuki roda dua!

Ketauan CDInya mati, karena ditest dengan CDI yang ada di bengkel itu, motornya mau hidup.

Dan minggu depannya lagi motor kembali diderek ke bengkel resmi Suzuki itu. Pesanan CDI dan handel kopling sudah datang. Daaaaaaaaan…ternyata handel koplingnya tidak pas! Yang nyebelin lagi, ketika CDInya dipasang motornya tetap tak nyala! Ini salah yang mesen apa salah yang ngirim ya???????????? Yang pasti image Suzuki di mata ik van de brut sudah rusak banget dengan pelayanan di lapangan model begini!

Thunder 125 ade ane pun diinapkan di bengkel hingga dari hari minggu lalu hingga hari ini. Kata ade ane sih belum ada kabar dari bengkelnya. Ane suru telpon, tapi doi malas-malasan. Ya biarin ajalah, masa semua harus saya yang bereskan.

Hebat ya si Thunder 125 bisa segitu lamanya untuk diperbaiki, moge banget kan pakai acara inden-indenan di bengkel resmi! Suzuki suzuki…untung saja ane kandidat cowok tersabar se-Jakarta Selatan…