Inilah satu-satunya motor warisan WSBK zaman dulu, masih 750cc 4 silinder. Kalau standarnya dulu di tahun 90an tenaganya setara motor supersport sekarang, sekitar 120 PS, maka seiring perkembangan zaman, tenaga Gixxer 750 turut meningkat, kini sudah 150 PS @ 13200 rpm dan torsi maksimum 86,3 Nm @ 11200 rpm.

20170304_104114

Tenaga segitu jelas cukup banget untung mengasapi motor 600cc modern, maklum, beda 20-30 PS dengan bobot setara, yakni 190 Kg.

Meskipun tidak ada lagi kelas balap yang mempertandingkannya, Gixxer 750 di Jerman tetap laris manis! Kalau 1000cc terlalu mahal karena mengikuti perlombaan perang bintang di kelas superbike, maka Suzuki bisa merdeka di kelas 750cc ini, tidak perlu jor-joran fitur sehingga harganya pun tak menggila.

20170304_104043

Saat ditest di sirkuit pun, Gixxer 750 biasanya tertinggal hanya sekitar 2 detik, tak jauh kan.. Buat harian, ya lebih tak ketara lah, paling kalahnya di straight yang panjang. Percayalah, memompa 150 PS di jalanan umum itu rasanya serem!

20170304_104203

Saya memang hanya coba nyemplak dalam keadaan diam. Namun, dari situ saja saya pasti pilih Gixxer 750 dibandingkan Gixxer 1000. Posisi riding Gixxer 750 terasa lebih santai dan kedua kaki bisa menapak mantab.. Kalau naik Gixxer 1000, dengan tinggi 170cm kaki saya memang menapak, tetapi kurang mantab. Buat mendorong maju mah simple, tapi kalau buat memundurkan motor, haha, susah itu..

20170304_103949-2

Secara tampilan, buritan Gixxer 750 pun masih mempertahankan ciri khas lampu rem dobelnya..ya dari tahun 90an masih dipertahankan trendnya. Lampu rem Gixxer 750 terwarisi di Suzuki yang diiklankan Irfan Bachdim ya, yakni Suzuki Hayate.

20170304_104301

Suzuki tampak menekan harga Gixxer 750 supaya tetap ekonomis dan mudah terserap pasar. Bisa dilihat dari penggunaan parts yang terpasang. Misalnya master rem dipasang Nissin.

20170304_104131

Nah, Kaliper remnya Brembo hehe..belang ya, tapi oke lah…toh lebih terlihat dibandingkan pasang master Brembo, tapi kaliper Nissin kan…

20170304_104030

Cockpit Gixxer 750 pun masih klassik, yup belum full digital. Ya sama lah sama Yamaha R6 gress…buat saya, justru ini yang lebih dapet racing feelnya hehe..Lebih gimana gitu..toh di MotoGP pun tak semua pembalap menyukai yang full digital..coba lihat lagi bahasan kita tentang motor Cal Cruthlow yang dibandingkan dengan RCV Marc Marquez.

20170304_104315

Di depan, lampu depan agresif khas Gixxer yang diturunkan ke Satria FU generasi menengah pun masih dipertahankan.. nanti kita bandingkan lagi di artikel selanjutnya dengan Gixxer 1000.

20170304_104125

Oh ya, konsumsi bensinnya diklaim Suzuki 5,2 liter untuk menempuh 100 Km. Hampir 1:20 Bro, irit banget lah buat mesin moge balap berkapasitas 750 cc. Dengan tanki 17 liter, Gixxer 750 bisa keluyuran dengan tenang hingga 300 Km.

Melihat fitur, performa dan merasakan kenyamanannya dalam kondisi diam, saya paham kenapa ini motor memang masih dipertahankan Suzuki dan punya pasar tersendiri.

Iklan