DSC00697

Suatu hari saya terdampar di rumah teman saya. Karena tidak ada kendaraan balik, saya dipinjamkan sebuah sepeda motor legendaris, siapa tak kenal C70? Meskipun ini motor sudah lumayan tua, tetapi dia termasuk motor harian jadul yang tetap dikenal. Maklum, selain banyak, menjaga doi tetap fit untuk motor operasional bukan hal yang sulit dan tak banyak menguras isi kantong.

Bagaimana kesannya naik motor yang satu ini? Wow.. bisa bikin senyum-senyum juga ternyata. Motor yang juga digemari dan banyak variasinya ini punya karakter extra kalem dan memberikan kedamaian. Buat bikers berdarah panas, motor ini cocok banget, maklum, hanya 70 cc dan hanya 3 speed. Di spidometernya sih saya lihat sempat tembus 60 Km/jam, tetapi karena bukan motor saya dan kasian pada motor tua, kecepatannya saya turunkan lagi. Enteng kok meraih kecepatan segitu di spido, tetapi raungannya tak nyaman, ya cruising speednya di 50-55 Km/jam saja, cocok untuk menikmati pemandangan dan suara si bebek manis yang kalem ini. Oo ya, tua-tua begini doi sudah dilengkapi elektrik starter lho…
DSC00695

Performa mesin yang sangat jinak membuat dompet senyum manis, pertanda super irit Bro… Apalagi ini motor kecil dan ringan, jadi rem tromol depan belakang sudah sangat mumpuni menghentikan lajunya. Satu hal yang menarik di C70 adalah suspensi depannya. Seru sih ayunannya, empuk, tetapi di motor yang saya pakai agak bunyi, pasti karena kurang minyak, Gejala mudah limbung muncul ketika ban depan menginjak belahan jalan, ya normal sih, tetapi dibandingkan motor batangan macam Gl 100, terasa jelas beda, goyang banget…Kelemahan lainnya tentu penerangannya di sektor depan yang malu-malu, tetapi untuk speednya, sudah cukup proporsional.. Selain itu, no complain…

Yang lumayan bikin tercengang adalah body-bodynya. Si Smash di sebelahnya pasti tengsin…tengsin…tengsin…. Maklum, C70 bebas getar dan bunyi-bunyi mengganggu!

Motor ini tidak saya rekomendasikan untuk dipakai kerja harian di Jakarta, maklum, tak agresif, kasihan motornya… Selain itu, keluar kota jelas bukan tugasnya, apalagi kalau dipakai berboncengan.

Tugas paling tepat bagi C70 adalah menikmati akhir pekan dengan santai dan mengantar doi kemana-mana.. maklum, jok sempit, suspensi ngayun, speed extra slow, thats all what a man needs……

Picture (4)-1

Akhir pekan kemarin saya tersesat ke sebuah bengkel di kawasan RTM Kelapa Dua, Depok. Di bengkel yang terima pasien mulai dari bebek, Vespa dan matic biasa hingga matic eksotis bahkan moge ini ada satu sosok motor yang rasanya familiar. Sosok mpotor matic bergaya Italia dengan teknologi luar angkasa, tentu layak kita PDKT.

Melihat pelat nomor AB, tak salah lagi, kemungkinan besar ini milik Blogger Kucing Ireng aka Irawan Kurnianto, juru kunci Blog:

http://blackcat200.com/

Kalau mau tau motor apa ini sebenarnya, silahkan langsung tanya mantan pemiliknya, dijamin puas…..

Picture (3)-1

Si Biru Gendut masih tampak segar catnya, pertanda bukan dicat dengan cat kelas bulu…Sepintas masih sangat mengilap dan rapi..

Yang bikin menelan ludah, Kaki-kaki dan desain bodynya itu lho… wah, kalau bikinan Piaggio, harganya dijamin bikin melongo..

Picture (5)
Tak sampai satu jam, mesin sudah turun dan CVT sudah terbongkar. Mau ganti gasket, oli, cek-cek mounting dan kondisi CVT rupanya, ya servis besarlah. Saya tidak nongkrong lebih lama lagi Jumat malam itu, maklum, Sabtunya masih kerja.

Buat Bro yang puyeng-puyeng sama kondisi atau parts motor-motor matic eksotis atau moge-moge multisilindernya, lumayan nih, ada pilihan baru, bisa hubungi Aal di 0856 8380856, kali aja cocok. Kalau mau datang ke bengkel, tanya aja dan janjian dulu, maklum, jam kerjanya kadang “aneh” heheheh…

tamburini1024hoch.jpg.3120228

Seminggu sudah sang maestro kelahiran 28 Nopember 1943 ini pamit dari kehidupan, tetapi karya yang ditinggalkannya jelas tidak mungkin terhapus dari sejarah permotoran dan benak penggemar roda dua. Dialah Massmo Tamburini, desainer motor yang bisa dibilang penentu kunci kesuksesan motor Italia. Dengan desainnya, Italia dikenal memiliki motor-motor dengan desain terbaik, mewah, elegan dan membangkitkan gairah tersendiri yang tak ditawarkan desain-desain motor negara-negara lain. Ducati 916 di awal 90an dan MV Agusta F4 tentu tak pernah absen dari pemilihan-pemilihan motor tercantik sepanjang masa. Dan itu baru sebagian kecil, motor beken lainnya adalah Ducati 851, 888, 996, Cagiva Mito, MV Agusta Brutale dan masih banyak lagi.

Finale_Ducati_916_010.jpg.1697446

Motor-motor karyanya benar-benar klassik! Berkelas dan tak termakan waktu! Lihat saja desain sejak Ducati 916 yang fenomenal. Doi dikenal sebagai desainer yang membekenkan rangka tralis dengan kualitas sanggup bersaing dengan rangka twin spar Jepang. Doi juga dikenal dengan pembuat desain knalpot undertail dan menyatukan lampu sen dengan spion.

GAris-garis desain 916 pun mewarnai motor-motor yang ingin tampil cantik hingga sekarang. Tak heran, bahkan Panigale pun masih banyak mewarisi dasar-dasar desain 916. Pabrikan Jepang pun ada yang “meneladani” desain 916, yakni Yamaha dengan R1nya. R1 pun dijuluki Japanese 916. Bahkan desain itu pun dibuktikan manjur ketika ditularkan ke desain-desain motor full fairing Yamaha lainnya. Suka tidak suka, R125/R15 dan R25 nantinya kalau ditarik-tarik ke belakang ya turunan desain Ducati 916 ini!

-eine-ab-modell-1999-996-sps

916 dan F4 merupakan salah satu motor yang paling mendekati keinginan Tamburini, meskipun doi sendiri sebenarnya masih kurang sreg dengan adanya lampu depan. Namun, tak bisa kan tanpa lampu depan…

Bagaimana sebenarnya Tamburini yang anak seorang petani beranak banyak ini bisa jadi desainer top dunia? Itu semua tentu kuasa Tuhan hihihi….

Doi memang punya passion terhadap motor dan di tahun 1966 sempat mengenyam pendidikan di sebuah institut teknik di Rimini, tetapi tidak selesai. Bersama Giuseppe Mori dan Valerio Bianchi, dia mendirikan sebuah firma yang bergerak di bidang sanitasi, spesialisasinya sih pemanas suasana ruangan.

Nah, karier besarnya dimulai oleh Honda sebenarnya! Tak percaya????

Lah, itu kata Tamburini sendiri lho… Berawal dari sebuah kecelakaan di sirkuit Misano. Pria penggemar motor ini terjatuh saat menggeber Honda CB 750. Kecelakaan terjadi karena rangka dan suspensi CB 750 saat itu yang tak mumpuni! Ane pernah coba, benar bener nih si Om… masih stabilan Tiger lah hihihi…

Dari kecelakaan itu muncul niatnya untuk memperbaiki performa rangka dan suspensi CB 750. Doi pun menggabungkan perusahaannya dengan Bimota Meccanica. Di sana dia menjadi desainer dan ahli rangka-suspensi.

Proyek pertamanya adalah HB1.. tau kan, bukan Hamengkubuwono, tetapi Honda-Bimota 1. Yup, sampai saat inipun kerja Bimota ya masih gitu-gitu aja…

HB1 hanya dibuat 10 unit! Dan karya ini sukses dan membuat Tamburini terkenal se-Italia!

69_MV_Agusta_F4_Serie_Oro

Tahun 1983, doi meninggalkan Bimota dan gabung dengan team balap Gallina. Doi membuat motor balap TGA 500. Karyanya ini membuat sang taipan motor, Claudio Castiglioni kepincut. Castiglioni pun melakukan PDKT dengan Tamburini, dia mengorder desain untuk membuat motorsport 125 cc demi membuka segmen pasar baru. Tahun 1984, Cagiva Aletta Oro diperkenalkan dan sukses!

Kerjasama dengan Castiglioni yang pemilik Ducati, Cagiva dan kemudian MV Agusta adalah periode emas dalam hidup Tamburini, dan bahkan bisa dibilang periode emas permotoran Italia. Sebagai kepala riset pengembangan Cagiva, Tamburini bisa menunjukkan bakat seni dan kemampuan maestronya, jelas, kabarnya doi tak perlu pusing memikirkan budget!

Dalam usia 70 tahun pun dia meninggal di Rimini, kota yang sungkan ditinggalkannya. Ciao Tamburini………

Hari ini panasnya jakarta memang hot jeletot, tapi tekad bulat untuk menuju samsat tak padam, kapan lagi..
R 27 sudah nunggak pajak setahun, maklum, selain bokek menahun ala keluarga cemara, R 27 juga jadi penghuni kamar saja..(tdk punya garasi-red)
20140323_192742

Berhubung keuangan masih ala keluarga  bcendana, bela2in deh bayar pajak motor yang keluar rumah paling setaun 3 kali ini..
Seperti biasa saya ke lantai 4 untuk perpanjang..hmn formulirnya baru Bro..waktu bulan februari lalu msh yg lama, tp malah lebih simple kok..paling bedanya ada kolom npwp segala..tapi kan tidak semua kolom harus diisi..
Waktu mau menyerahkan, eh ternyata harus buat skp dulu. Surat ketetapan pajak ini diurus di lantai 3. Setelah terima form skp bayar 10ribu, lalu ke loket jaja miharja, 67 ribu, dibayarkan sekalian pajak tertunggak dan dendanya. Saya kena 298 ribu. Proses totalnya cepat, sekitar 15 menit..paling bete sama orang2 yg tukang nyerobot antrian aja.. ciri khas masyarakat blm cerdas..etikanya minim..
Dari situ naik lagi ke lantai 4 dan ikuti proses seperti biasa.
Lumayan, pajaknya turun. Sebelumnya per tahun saya harus bayar 273 ribu, tahun ini turun jadi 215 ribu. Alhamdulillah…

Pabrikan legendaris Inggris yang masih bisa terus berkarya dan sesekali bisa mencederai produsen motor Jepang, Triumph, ternyata bisa-bisanya ikut meramaikan April Mop.

Tidak.. mereka tidak menipu pelanggan dengan mengirimkan CB 100 untuk para pemesan Triumph Bonneville atau mengirimkan Byson untuk pemesan Speed Triple…

Tanggal 1 April lalu, Triumph membuat sebuah penawaran menarik, yakni Triumph Bonneville edisi warna spesial. Uniknya, warna yang ditawarkan bukan warna-warna elegan, klassik, atau gagah seperti yang selama ini melekat di merek Triumph. Pabrikan motor Inggris ini malah membuat penawaran bagi penggemar Triumph yang benar-benar “pemberani”. Yup… harus berani tampil beda! Wajar nyali calon pembeli ditantang, sebab edisi kali ini adalah warna-warna pastel yang centil. Motor yang dihargai hampir 10.000 Euro ini hadir dalam warna hijau apel, pink dan turkis, dan semuanya pastel, sehingga si biker dituntut untuk tidak takut terlihat seperti cowok presto (tulang lunak aka melambai-red).

Sebenarnya yang membuat penawaran ini April Mop bukan warnanya, tetapi pemesanan ini katanya sih hanya berlaku satu hari saja, yakni 1 April! Wah, bisa jadi edisi layak koleksi nih… Ini dia penampilan manis ala Bonneville:

triumph_1024.jpg.3102546

Dari namanya sudah bisa ketebak kan, motor baru apalagi yang akan dikeluarkan pabrikan yang bermarkas di Muenchen, yup, pasti salah satu turunan si Picek nan Ganteng BMW S 1000 RR.

Setelah keluar versi nakednya, yakni S 1000 R, BMW sudah siap mengeluarkan satu varian berbahan dasar sama, bedanya kali ini dilabeli F. Kalau ingat Kawasaki yang ada versi Fnya, sudah ketebak kan, ini motor bagaimana nantinya? Yup, dibekali fairing, bedanya dengan produk Kawasaki, fairing di S 1000 F berukuran mini, setidaknya itu yang terlihat di motor yang tertangkap kamera diam-diam (ceritanya-red).

Kalau saya lihat dari foto-fotonya, motor ini bahan dasarnya S 1000 RR yang dibuat lebih tinggi, bersetang baplang dan beraksesoris ke arah GS. Beda dengan S 1000 R yang naked dan beraliran street fighter, seri F ini touring banget… Mungkin ini jawaban BMW terhadap gempuran motor-motor touring sporty macam Z 1000 maupun Ducati Multistrada. Yup, berbekal mesin bertenaga gila dan jelas-jelas lebih ringan dibandingkan GS atau K-Series, BMW mencoba membuka celah baru yang belum ada di jajarannya. Langkah yang hemat tenaga, tetapi bisa jadi efektif. Ya berhasil atau tidaknya kan tergantung sambutan pasar.

Kabar baiknya, gaya picek yang hadir di S 1000 RR dan S 1000 R tampaknya mulai ditinggalkan. S 1000 F terlihat simetris, minimal hingga saat fotonya tersebar. Silahkan lihat sendiri tampilannya:

09_BMW S 1000 F Erlkoenig Bilder.jpg.3107964

08_BMW S 1000 F Erlkoenig Bilder.jpg.3107946

06_BMW S 1000 F Erlkoenig Bilder.jpg.3107910

10_BMW S 1000 F Erlkoenig Bilder.jpg.3107802

 

07_BMW S 1000 F Erlkoenig Bilder.jpg.3107928

hans_a_muth_1024.jpg.2321936

Sepertinya Bro lupa, apa yang saya maksud dengan nah ini dia orangnya. Kalau saya bilang R 90 S ingat dong… Yup, ini dia orang yang merancang R 90 S, sebuah sepeda motor yang bisa dibilang memulai kesuksesan BMW jualan di era modern. Di tahun 1973 itu, R 90 S memiliki desain cantik dan top spees 200 Km/jam, salah satu yang terbaik di zamannya. Dengan power 67 PS, R 90 S menjadi tonggak baru, sebab BMW-BMW sebelumnya hanya dibekali power di bawah 50 PS.

Pak Tua ini bernama Hans Albrecht Muth, kelahiran 1935 dan masih aktif rancang merancang. Karyanya yang legendaris adalah BMW R 90 S dan R 100 RS. Doilah yang mengatakan, BMW R-Ninety hanya seperti wanita tua yang dipakaikan bikini hehehe…

Tersinggung amat ya… maklum, BMW tak pakai tanya-tanya ke desainernya, bagaimana R 90 S seharusnya kalau filosofinya dilahirkan sekarang. Menurut Hans, BMW tak melihat sejarah, malah main order ke Roland Sands. Hans pun berkomentar, R-Ninety adalah sebuah motor yang BIASA… dengan desain yang STANDARD! Roland Sands pun dianggapnya tak paham…

IMG-20130211-00690Di awal kemunculan R-Ninety, kita lumayan dibuat terpukau. Maklum, menentang arus dan kesannya custom kelas wahid banget! Namun, menurut Hans A. Muth, tak ada yang baru di sini!

Hmmm… Kalau mau jujur, Muth ada benarnya juga ya… Tak ada yang baru… memang motornya special dengan spek dan acessoris yang special, tetapi secara filosofis dan rancangan, tak ada yang benar-benar baru di sini.

Saya pribadi pada awalnya tak setuju… Bro sendiri bagaimana? Masih belum setuju kan? Namun, setelah baca profil Hans A. Muth dan melihat-lihat lagi desain R-Ninety, pria yang memulai kariernya tahun 1965 sebagai desainer Ford di Jerman ini ada benarnya. Doi pun pernah bekerja di Ford USA dan mengembangkan desain-desain mobil Ford. Tahun 1971 doi mudik ke Jerman dan kerja di BMW sebagai desainer interior mobil. Namun, doi tak suka dengan seri 5 motor-motor BMW saat itu dan doi bicara pada pimpinan BMW bagian pengembangan motor (padahal doi baru kerja di BMW), Hans- Guenther von der Marwitz: “Siapa yang tanggung jawab mendesain motor?” Marwitz pun menjawab: “tak ada spesialisnya sih…, Ente suka motor??? Ente kerjain deh!”

Saat itulah Hans A. Muth mulai merancang motor untuk BMW. Doi cuma dapat orderan: tanki harus muat 24 liter, harus sporty, bisa bawa boncenger, harus keluar dari image motor konservatif! Dan… mesin akan dikasih yang 67 PS (sebelum-sebelumnya mentok sebelum 50 PS).

Nah, lahir deh tuh sekitar 1 mingguan corat-coret sosok R 90 S. Bukan sesuatu yang benar-benar baru, hal itu diakui Muth, sebelumnya sudah ada motor Jepang / Italia yang bertudung dan tanki celong untuk kaki rider juga bukan untuk pertama kalinya, tetapi gabungan-gabungan keunggulan itu membuat R 90 S sukses!!!!

Oya… Muth juga keluar dari BMW karena tak suka pada kebijaksanaan BMW yang terpengaruh trend Chopper di akhir tahun 70an. Saat itu BMW bekerjasama dengan studio desain dari Swiss. Muth yang enek pada desain asal Swiss itu memilih hengkang… Memang dasarnya desainer bagus, 4 tahun kemudian BMW kembali menghubunginya lagi untuk memberikan order desain.

Muth sendiri sebenarnya pernah bekerja 10 tahun sejak 1980 ke Jepang sebagai desainer. Ia merancang mobil, jam, stick golf dan tentunya sepeda motor. Salah satu desainnya yang begitu digemari tentunya desain Suzuki Katana, hasil kerjasamanya dengan Hans Georg Kasten dari Target Design. Desain Katana, terutama tankinya tentu sampeyan kenali kan….

Nah, ketika ditanyai, harusnya menurut Muth R- Ninety yang mengikuti perkembangan zaman itu bagaimana, beginilah hasil karyanya…

Bagaimana Bro, setuju sama Muth? Tak salah juga ya kalau dia bilang R-Ninety tak se-WOW itu…

 

Interview_Muth_BMW_R_90_S_re-date.jpg.2753774

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Motor-motor big matic seakan-akan berlomba menjual tampang bongsor, elegan, ekslusif dan nyaman, tetapi mayoritas terlihat “anak baik-baik”. Honda dengan Vultusnya menawarkan desain yang beda dan berani main gila. Vultus sendiri diambil istilahnya sari bahasa latin yang berarti wajah/mimik/tampang…

200_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075906

Motor keturunan NC series yang memang dikenal aneh-aneh desainnya kali ini terlihat seperti motor-motor tokoh-tokoh jagoan macam Batman atau Robocop. Tinggal tempel sticker Batman, Om Batman tak perlu pusing-pusing lagi mencari modifikator handal hihihi.

Tampang sangar yang ditawarkan dengan fairing depan extra lebar ternyata tak sebatas gaya-gayaan saja, tetapi juga punya manfaat lain.  Dengan fairing extra lebar, big matic ini benar-benar melindungi ridernya dari terpaan angin. Yang penting sih, gahar! Mengingatkan kita juga pada pesawat siluman teknologi 90an macam F117A.

150_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075816Mantebs kan.. Ane sih jadi ingat robot penjahat di film Robocop I.  Fairing extra lebar itu ternyata juga berfungsi sebagai laci, lumayan banyak tuh tempat untuk bawa peralatan lenong…

180_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075870

Lumayan juga kan bagi mereka yang gemar turing. Itu baru laci bawaannya, Honda juga masih menawarkan box tambahan. Wow, bisa buat jualan juga nih motor.

140_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075798

Keunikan lain dari motor bermesin twin pararel 750 cc dan berbobot 245 Kg ini adalah layar LCD spidometernya yang bisa berubah-ubah warna. Vultus menawarkan 25 warna yang berbeda. Jika motor dalam keadaan netral, maka LCDnya berwarna putih.

120_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075762

Jika LCD berwarna pink kemerahan, artinya Vultus sedang dalam mode S yang digunakan kalau rider ingin berkendara dengan mode sport yang bertenaga penuh.

130_Honda_NM4_Vultus.jpg.3075780

Kalau layarnya biru, artinya sedang dalam mode D yang digunakan untuk jalan-jalan santai. Jika ingin manual, layarnya juga menjadi biru (beda birunya tentunya). Beda dengan motor-motor batangan kita yang harus congkel-mencongkel gigi, Vultus berpindah gigi dengan perintah tombol yang ada di setang.

Bagi Bro yang kesengsem Vultus, jangan kuatir harganya extra mahal, termasuk biasa aja kok, kalau di Jerman 11.000 Euroan, ya sekelas dengan motor-motor supersport 600 cc lah, bahkan masih sedikit lebih murah. Ya, semurah-murahnya, Vultus tetap harus ditebus dengan banyak fulus…

170_Sport_Fahrbericht_Superbike-Kawasaki_Tom Sykes.jpg.2898356

Setelah tahun 2012 Tom Sykes dan ZX-10R gen teranyarnya gagal merebut gelar juara dari Max Biaggi dan Aprilia, tahun ini doi berhasil menuntaskan puasa gelar WSBK Kawasaki yang sudah berlangsung selama 20 tahun (1993 ZX-7R juara di tangan Scott Russel). Sebuah kemenangan yang layak diterima, terlebih mengingat tahun lalu Sykes kalah hanya setengah point saja, sebuah perbedaan extra tipis yang rasanya tak bisa terulang lagi di masa mendatang.

Nah, sekarang kita pdkt dengan tunggangan juara dunia ini. Jika standardnya hanya menghasilkan power 190 PS-an, di tahun 2012 tim balap Kawasaki berhasil mengail 236 PS dari mesin 4 silinder screamer ZX-10R. Nah, di tahun 2013, para mekanik balap Kawasaki berhasil memperoleh tenaga extra 4 PS dengan pencangkokkan pelatuk dan per klep yang lebih ringan, jadi si superbike geng ijo punya power 240 PS, ya gak malu-maluin dibandingkan BMW S1000RR lah.

040_Sport_Fahrbericht_Superbike-Kawasaki_Tom Sykes.jpg.2898226

Meskipun S 1000 RR paling powerfull, ZX-10R bisa dengan mudahnya menaklukkan si picek nan ganteng. Bukan semata-mata kepiawaian Tom Sykes, tetapi paket lengkap motor dan tim yang handal. Motor yang setelah dapat per klep dan pelatuk klep baru mampu berkitir 500 rpm lebih tinggi (dirahasiakan oleh Kawasaki, yang pasti tembus 15.300 rpm) punya power delivery yang oke. Setting mesin dan elektronik membuat motor ini di tikungan punya karakter mesin twin dan mampu berakselerasi lembut, layaknya Yamaha R1 dengan teknologi crossplane crankshaftnya. Salah satunya da di setting velocity stack (VS) yang beda dengan ZX-10R standard. Jadi, ketika di motor standard ke-4 VSnyabermain serempak, di motor WSBK Kawasaki VSnya diatur bermain 2-2. Dengan cara itu, akselerasi lembut, tetapi tetap bertenaga diperoleh. Yang sudah lupa VS dan fungsinya, silahkan lihat lagi nih…

https://motorklassikku.wordpress.com/2013/09/12/velocity-stack-panjang-vs-pendektorsi-vs-power/

050_Sport_Fahrbericht_Superbike-Kawasaki_Tom Sykes.jpg.2898236

Tak hanya modifikasi mesin dan perangkat elektronik macam wheelie dan traction control saja, rangka juga dimodifikasi. Terlihat di bagian komstir yang ditambah plat penguat dan di bagian kiri rangka yang juga ikut diperkuat. Kelihatan kan las-lasannya? Berhubung kita-kita tidak belum punya motornya, makanya kita ga “ngeh.”

Penguatan rangka ini tentu sangat mendukung stabilitas si motor, terutama saat di tikungan dan mengerem habis-habisan. Kerja suspensi USD Showa pun mampu memberikan feedback extra sensitif. Apalagi Kawasaki mensetting bobot 56% ada di roda depan. Yup, front end yang baik dalam memberikan feedback jelas menjadi kunci kesuksesan Kawasaki.

Untuk knalpot, merk Leo Vince dipercaya kawasaki untuk mengail power peak yang mantebs dan power delivery yang terukur. Knalpot ini memiliki klep yang hanya akan menutup ketika berdeselerasi alias menutup gas dan mengerem. Katanya sih supaya lebih ada sedikit efek engine brake, maklum, sebagai kompensasi penggunaan kruk as yang sangat ringat…

030_Sport_Fahrbericht_Superbike-Kawasaki_Tom Sykes.jpg.2898216

Balance yang baik juga ditentukan oleh penempatan tanki bensin yang paling sesuai dengan paket rangka, suspensi dan bobot si pembalap itu sendiri. ZX-10R Sykes dilengkapi tanki bensin yang bisa memuat 21,97 liter. Beda dengan tanki-tanki motor harian, posisi bensin di motor-motor kontestan balap motor modern memang ditempatkan seterpusat mungkin dengan gravity center, tak heran letaknya dibuat benar-benar di tengah motor, di bawah jok dan sesinergi mungkin dengan bobot mesin. Btw, bobot tanki yang kelihatannya besar ini hanya 4,28 Kg! Jadi ingat betapa terperangahnya ane saat mengangkat tanki kosong CBR 400 RR yang memang terbuat dari alumunium, asli kaget dengan bobotnya yang extra ringan, dan kaget juga dengan harganya yang lumayan berat, 6 juta Bro barunya!

060_Sport_Fahrbericht_Superbike-Kawasaki_Tom Sykes.jpg.2898246

Nah, trik yang ini tidak spesial (saya juga bisa hehehe-red), tetapi bisa memberikan pelajaran buat kita, betapa pentingnya detail dalam profesionalitas. Kru Tom Sykes selalu membersihkan kaliper rem setiap hari! Dan dibersihkan benar-benar detail dengan tangan, tak sekedar semprat semprot angin kompresor saja!

Tahun 2013 BMW mengeluarkan R 90 S Concept yang dikatakan merupakan titisan BMW R 90 S yang memang merupakan motor legendaris BMW.Concept-Ninety-Design-Process-07.jpg.2385712

BMW R 90 S dianggap motor legendaris dari segi desain, untuk zamannya jelas merupakan terobosan dalam sebuah paket yang komplet.

Untuk merayakan 90 tahun produksi sepeda motor BMW, maka BMW meluncurkan BMW yang kiita kenal dengan BMW R-Ninety, sebuah sepeda motor yang bisa dibilang memiliki desain tercantik di tahun lalu. Peluncurannya pun bukan di Jerman, melainkan di USA dan menggandeng Roland Sands… Siapa tak kenal dia???????? (Ane ga kenal sih, cuma tau nama-red). Nah begini nih ceritanya:

Interview_Muth_BMW_R_90_S_Modelljahr_1974.jpg.2753836

R 90 S diperkenalkan tahun 1973 dan baru bisa diperoleh di tahun 1974. Saat itu warnanya abu-abu (grey smoke), bukan orange seperti yang banyak terkenal di dunia online. (silahkan google sendiri).

 

Interview_Muth_BMW_R_90_S_Modelljahr_1975.jpg.2753804R 90 S warna orange itu baru muncul tahun 1975 dan dibuat khusus untuk pasar USA, karena itulah warna yang dipakai di BMW R-Ninety orange. Namun, beda dengan R 90 S yang memiliki warna Daytona-orange, kabar burungnya sih, warna orange yang memang terlihat agak gelap punya filosofi lain. Gradasi orange di tanki menguatkan dugaan, cat di BMW R-Ninety terinspirasi warna gitar listrik Gibson, Sunburst.

BMW_R_90_S_Konzept_060.jpg.2265665

Oke, kenapa warna yang dipilih orange dan kenapa diluncurkannya di USA dan bekerjasama dengan builder tenar asal USA sudah terkuak.

Nah, kenapa yang dipilih menjadi inspirasi adalah R 90 S?

Ya, karena itu tadi, BMW mau merayakan 90 tahun produksi motor-motornya, nah kebetulan banget kan punya motor yang ada angka 90-nya, dan lumayan legendaris! Bedanya, angka 90 di R 90 S yang diperkenalkan tahun 1973 adalah bocoran kapasitas motor yang 898 cc dan dibulatkan jadi 900 cc terus 0-nya dihilangkan 1 hihihi…

Nah, kalau kita terpukau dengan BMW R-Ninety, ternyata ada yang mengatakan R-Ninety seperti wanita tua yang memakai bikini! Dan… pendapatnya tak bisa dipandang sebelah mata…Wah, siapakah dia????

tersesat muter-muter

  • 642,143 x 1000 rpm

Kata yang tersesat

Suripto on Modifikasi Thunder 125 Paling…
arieslight on Velg Jari-Jari Lebar Honda…
arieslight on Ketemu si Biru Gendut
arieslight on Test Ride Honda C70
arieslight on Test Ride Honda C70

Waspadalah! Mungkin saya menyesatkan Anda....

Telah Menyesatkan

hmmm

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 77 pengikut lainnya.